Menu ✖

Dark Mode
Soft Tenis Kabupaten Bogor Bidik Dua Emas Nomor Tunggal Putra dan Putri ‎ Libas KBB, Basket Kota Bogor Berebut Tiket Semifinal Lawan Kabupaten Bandung Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026

Headline

Satu Bulan, 24 Pelaku Narkoba di Kota Bogor Dibekuk

badge-check


					Satu Bulan, 24 Pelaku Narkoba di Kota Bogor Dibekuk Perbesar

Sedikitnya 24 pelaku penyalahgunaan narkoba selama periode bulan Juni 2020 di Kota Bogor, berhasil ditangkap jajaran Polresta Bogor Kota. Demikian dikatakan Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser dalam press rilis Satnarkoba Polresta Bogor Kota di Mako Jalan Kapten Muslihat, Kecamatan Bogor, Kamis (9/7/2020) siang.

Dalam penangkapan tersebut, menurut Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Hendri Fiuser, dari  24 tersangka berhasil diamankan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 66 gram,  ganja dua kilogram dan jenis tembakau sintetis atau gorila 90 gram.

“Ada 24 tersangka dari 19 kasus. Modus hampir sama dengan sebelum-sebelumnya, ada sebagai pengecer, pengedar dengan sistem tempel. Fenomena narkoba ini seperti fenomena gunung es. Pada saat PSBB, secara operasional pengungkapan kasus narkotika mungkin berkurang, namun sekarang mulai aktif lagi dan kita bisa ungkap 19 perkara ini,” ungkap Hendri didampingi Wakapolresta Bogor Kota AKBP M. Arsal Sahban.

Hendri menjelaskan,  narkotika ini bukan hanya fokus kepada remaja, tapi menyasar berbagai kalangan di lingkungan tempat tinggal, lingkungan sekolah,  rumah.

“Semua menjadi tanggung jawab semua pihak, siapapun dan bagaimanapun caranya harus terhindar dari penyalahgunaan narkoba,” katanya.

Sementara itu, Kasat reserse narkoba Polresta Bogor Kota, Kompol Indra Sani mengatakan, satu kasus penyalahgunaan narkoba ada yang memesan lewat online seperti sinte gorila, karena beredar di dunia maya.

“Tadi disampaikan Kapolresta, kami belum bisa mengatakan jaringan besar atau tidak, tapi paling tidak tetap kami berupaya semaksimal mungkin untuk mengungkap jaringan via online tersebut,” bebernya.

Indra menjelaskan, sementara pihaknya masih terputus di tersangka penerima barang, karena mereka menjual lagi. Bandar menjual via online.

“Tergantung keaktifan kami, awal ini ada 19 perkara sampai satu bulan. Kalau kami diam saja tidak tahu peredarannya seperti apa,” pungkasnya.

reporterpratama

editor aldho herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

5 November 2026 - 15:49 WIB

Empat Emas Judo di Porprov XV Jabar 2026 Disabet Kota Bogor

5 November 2026 - 15:37 WIB

Kemenko Kumham Imipas Apresiasi Capaian Reformasi Hukum di Kota Bogor

5 November 2026 - 14:41 WIB

Buka OASE 2026 di UIN Jogja, Menag Nasaruddin Sebut Hilirisasi Teknologi Bisa Buat Bangkit Kejayaan Islam

4 November 2026 - 15:46 WIB

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Trending on Headline