Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Kabar Lifestyle

SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September

badge-check


					SpaceX menargetkan peluncuran roket Starship Flight 14 pada 28 September 
untuk menambahkan satelit Starlink V3. (Foto: REUTERS/Steve Nesius)
Perbesar

SpaceX menargetkan peluncuran roket Starship Flight 14 pada 28 September untuk menambahkan satelit Starlink V3. (Foto: REUTERS/Steve Nesius)

Perusahaan antariksa milik Elon Musk, SpaceX, menargetkan roket Starship untuk mengorbit pada 28 September mendatang. Roket ini disebut akan menambahkan satelit StarlinkĀ V3 ke jaringan satelit internet perusahaan untuk pertama kalinya.

Menurut SpaceX, roket Starship Flight 14 ini akan diberi jendela waktu peluncuran selama 75 menit yang dimulai pada pukul 08:15 pagi waktu setempat. Awalnya, perusahaan berencana untuk meluncurkannya pada 22 September 2026.

SpaceX tidak menjelaskan dengan rinci alasan pemilihan tanggal 28 September untuk meluncurkan roket Starship ini. Mereka hanya menyebut rencana ini masih menunggu persetujuan dari pihak regulator.

“Saat ini, kami menargetkan untuk meluncurkan Starship Flight 14 paling cepat pada Senin, 28 September, dengan syarat mendapat persetujuan dari pihak berwenang,” tulis SpaceX dalam akun resminya di X pada Jumat (18/9).

Uji coba penerbangan Starship sebelumnya bersifat suborbital. Artinya, belum mencapai orbit penuh untuk memaksimalkan keselamatan publik sekaligus memberikan ruang belajar yang maksimal.

Mengutip Engadget, SpaceX menyebut peluncuran kali ini merupakan langkah lanjutan untuk mempersiapkan roket tersebut menghadapi penerbangan komersial di masa depan, sekaligus memastikan bahwa roket ini bisa digunakan kembali.

Selama uji coba, Starship akan diterbangkan setinggi 171 mil atau sekitar 275 kilometer di atas planet Bumi dan mengelilinginya sebanyak enam kali dalam kurun waktu 10 jam. Bagian upper stage roket kemudian akan melepaskan 26 satelit Starlink V3 ke dalam jaringan SpaceX.

Pada uji coba Starship sebelumnya, roket ini sudah membawa satelit teranyar itu untuk pertama kalinya guna memastikan bahwa roket ini mampu meluncurkannya. Kala itu, satelit-satelit ini hanya membentangkan panel surya dan antenanya untuk berkomunikasi dengan satelit Starlink lainnya sebelum akhirnya terbakar habis di atmosfer.

Kali ini, satelit yang dibawa pada penerbangan roket Starship disebut akan beroperasi untuk melayani pelanggan. Satelit Starlink V3 diklaim dapat mendukung kecepatan unduh hingga 1Tbps serta kecepatan unggah 160Gbps.

Kecepatan unduh 1Tbps ini diklaim 10 kali lipat lebih besar dari kemampuan satelit V2. Sementara itu, kecepatan unggah 160Gbps diklaim meningkat 22 kali lipat dari pendahulunya.

Pada penerbangan kali ini, SpaceX tidak akan menggunakan lengan mekanis pada menara peluncuran untuk menangkap roket kembali. Booster Super Heavy milik Starship akan mendarat di perairan Teluk Meksiko beberapa menit setelah peluncuran.

Sementara itu, bagian atas roket yang mengorbit pada planet Bumi akan dijatuhkan ke Samudra Pasifik di dekat perairan Chili setelah menyelesaikan misinya.

Peluncuran roket Starship dapat disaksikan melalui siaran langsung dari akun X milik SpaceX pada 28 September mendatang.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop

21 September 2026 - 20:44 WIB

Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan

21 September 2026 - 20:34 WIB

Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana

21 September 2026 - 20:30 WIB

Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas

21 September 2026 - 20:26 WIB

Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

21 September 2026 - 20:21 WIB

Trending on Kabar Lifestyle