Menu

Dark Mode
Microsoft Dikabarkan PHK 22 Ribu Karyawan Awal 2026, Imbas AI Evakuasi Astronaut Gegara Sakit Misterius, NASA Jawab Nasib Misi ke Bulan Krisis RAM dan SSD Akibat AI Hantam PC dan Laptop, Harga Bakal Naik Terus Instagram Buka Suara Soal Teror Reset Password & Isu Kebocoran Data Komdigi Resmi Blokir Akses Grok AI Imbas Marak Deepfake Asusila Pengguna Instagram Dibanjiri Email Reset Password, Ternyata Ada Kebocoran Data

Headline

Ini Motif Pelaku Congkel Mata di Bogor

badge-check


					Ini Motif Pelaku Congkel Mata di Bogor Perbesar

Kasus penganiayaan dengan mencongkel mata yang dilakukan Kundono alias Omen terhadap Faisal atau Icang di Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada (14/9/2024) lalu, akhirnya motif pelaku diketahui. Hal tersebut terungkap dalam konfrensi pers di Gunungputri, Rabu (25/9/2024).

Menurut Kapolsek Gunungputri Aulia Robby, pelaku melakukan penganiayaan kepada korban, karena Omen kesal Icang (korban) menganiaya istri pelaku (N) dengan memukul menggunakan botol minuman keras pada pelipis sebelah kiri hingga berdarah.

“Pelaku atau tersangka ini melakukan penganiayaan terhadap korban dikarenakan merasa kesal. Karena dia sebelum melakukan penganiayaan terhadap korban ini, korban terlebih dahulu menganiaya istrinya dengan cara memukul istrinya di bagian pelipis sebelah kirinya hingga berdarah dengan botol minuman keras,” kata Robby.

Pelaku yang kesal langsung menganiaya korban menggunakan tangan kosong mencolok mata korban hingga bersimbah darah.

“Saya pakai tangan kosong,” kata pelaku.

Kondisi luka yang dialami korban khususnya pada bagian mata, menurut Kapolsek, pengakuan pelaku hanya mencolok menggunakan tangan.

Sementara itu pemeriksaan dokter juga menyebut bahwa bola mata kanan korban masih ada, tetapi untuk bagian mata kiri belum diketahui pasti karena masih tertutup karena mengalami bengkak.

“Informasi dari rumah sakit, mata kanan korban masih belum bisa melihat. Sementara mata kiri hanya bisa melihat satu titik cahaya,” terang Robby. Omen sendiri sempat melarikan diri ke Semarang dan Sragen, sebelum diserahkan oleh mertuanya ke Satreskrim Polres Bogor pada Jumat 20 September 2024,” jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP karena melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan luka berat dengan ancaman lima tahun penjara.

pratama

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Operasi Wirawaspada, Imigrasi Bogor Amankan 6 WNA

18 December 2025 - 22:10 WIB

Soal Rangkap Jabatan dan Perpanjangan KTA, Ini Kata Sekjen PWI Pusat

13 December 2025 - 08:46 WIB

Jaga Alam Puncak, Menteri LH Tanam Ribuan Pohon

12 December 2025 - 14:44 WIB

Peringati Hakordia, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Menara Jamsostek Gelar Deklarasi Komitmen Anti Korupsi

10 December 2025 - 14:04 WIB

TNI dan Warga Bangun Jembatan Gantung Penghubung Dua Kecamatan di Sukabumi

5 December 2025 - 15:19 WIB

Trending on Headline