Menu

Dark Mode
Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil Magelang Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru Komitmen Pemkot Bogor dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Lewat Kolaborasi Kisah Penangkapan Lele Raksasa Sebesar Beruang Ritual Seram ‘Sunjang’ di Korea Kuno Tumbalkan Seluruh Keluarga Pesaing Starlink dari Amazon Akan Beroperasi Tahun Ini

Headline

 BPJS Ketenagakerjaan dan Disnakertransgi DKI Jakarta Perkuat Kepatuhan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

badge-check


					BPJS Ketenagakerjaan bersama Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pimpinan. (foto: ist) Perbesar

BPJS Ketenagakerjaan bersama Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pimpinan. (foto: ist)

Jakarta– Dalam rangka memperkuat kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan bersama Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pimpinan yang melibatkan seluruh Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi se-Provinsi DKI Jakarta pada Rabu (4/3/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kepatuhan kepesertaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, khususnya bagi Perusahaan Wajib Belum Daftar (PWBD). Melalui rapat koordinasi ini, berbagai langkah konkret dibahas, mulai dari optimalisasi pembinaan perusahaan, penguatan pengawasan ketenagakerjaan, hingga sinkronisasi data antar instansi guna memastikan seluruh pekerja memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebayoran Baru, Rafik Ahmad, menyampaikan bahwa sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan jajaran Disnakertransgi sangat penting dalam memperluas cakupan perlindungan bagi pekerja.

“Melalui koordinasi yang intensif dengan Dinas Tenaga Kerja serta seluruh Suku Dinas di wilayah DKI Jakarta, kami berharap upaya pembinaan dan pengawasan terhadap perusahaan dapat berjalan lebih optimal. Tujuannya adalah memastikan seluruh perusahaan yang memenuhi kewajiban dapat segera mendaftarkan pekerjanya ke dalam Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan,” ujar Rafik.

Ia juga menambahkan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman bagi pekerja dan keluarganya dari berbagai risiko kerja, seperti kecelakaan kerja, kematian, hingga jaminan hari tua.

Melalui rapat koordinasi ini diharapkan tercipta langkah-langkah strategis yang lebih terintegrasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan pemerintah daerah dalam melakukan pembinaan serta pengawasan terhadap perusahaan yang belum mendaftarkan pekerjanya. Dengan demikian, cakupan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di wilayah DKI Jakarta dapat terus meningkat secara berkelanjutan.

Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mewujudkan perlindungan menyeluruh bagi seluruh pekerja di Indonesia, khususnya di wilayah DKI Jakarta, sehingga tercipta ekosistem ketenagakerjaan yang lebih aman, sejahtera, dan berkeadilan. rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Buka Rekrutmen Karyawan, BPJS Ketenagakerjaan Siap Perkuat Layanan dan Perluas Cakupan Kepesertaan

11 April 2026 - 19:22 WIB

Griya Pekerja Batam Curhat ke Direksi BPJS Ketenagakerjaan 

8 April 2026 - 14:34 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Manfaatkan Keringanan Iuran 50 Persen JKK dan JKM

4 April 2026 - 07:09 WIB

Vonis Bebas Amsal Sitepu, Cerminkan Rasa Keadilan

2 April 2026 - 22:13 WIB

Bupati Rudy Susmanto Dites Urine, ASN Pemkab Bogor Tunggu Giliran

2 April 2026 - 20:29 WIB

Trending on Headline