Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Lifestyle

Solusi Bangun Indonesia Dorong Inovasi Stabilisasi Tanah

badge-check


					Perjanjian bisnis itu ditandatangani di Tokyo pada Januari 2026 oleh lima entitas dari SIG Group dan Taiheiyo Cement Group . (foto: sbi) Perbesar

Perjanjian bisnis itu ditandatangani di Tokyo pada Januari 2026 oleh lima entitas dari SIG Group dan Taiheiyo Cement Group . (foto: sbi)

Bogor — Peningkatan curah hujan ekstrem dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan risiko tanah bergerak dan longsor di berbagai wilayah Indonesia. Kondisi ini terutama terjadi di kawasan dengan karakter tanah gambut dan lempung yang memiliki daya dukung rendah serta mudah mengalami retak dan penurunan ketika kadar air meningkat.

Situasi tersebut membuat penguatan fondasi menjadi faktor penting dalam pembangunan infrastruktur yang mampu beradaptasi dengan dampak perubahan iklim. Apalagi, wilayah dengan karakter tanah lunak diperkirakan mencakup sekitar 10 persen dari total daratan Indonesia.

Menjawab tantangan tersebut, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk mengembangkan inovasi stabilisasi tanah (soil stabilization) guna memperkuat ketahanan infrastruktur di tengah perubahan iklim. Inisiatif ini juga merupakan bagian dari kolaborasi strategis dengan Taiheiyo Cement Corporation dari Jepang yang menghadirkan transfer teknologi serta pengalaman dalam menghadapi tantangan geoteknik.

Kerja sama tersebut dilakukan bersama induk usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk melalui perluasan kemitraan strategis yang telah terjalin sejak 2021. Perjanjian bisnis itu ditandatangani di Tokyo pada Januari 2026 oleh lima entitas dari SIG Group dan Taiheiyo Cement Group untuk mempercepat pengembangan bisnis di bidang stabilisasi tanah.

Direktur Utama PT Solusi Bangun Indonesia Tbk, Rizki Kresno Edhie Hambali, mengatakan pembangunan infrastruktur yang tangguh harus dimulai dari fondasi yang kuat serta mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan.

“Perubahan iklim menuntut pendekatan konstruksi yang lebih cermat sejak tahap perencanaan tanah dasar. Melalui inovasi solusi stabilisasi tanah, kami meningkatkan stabilitas struktural untuk ketahanan proyek dalam jangka panjang,” ujar Rizki Kresno dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (9/3/2026).

Menurutnya, teknologi stabilisasi tanah dinilai lebih efisien dibandingkan metode konvensional seperti soil replacement dan vertical drain. Metode ini memungkinkan penggunaan tanah lunak yang sebelumnya tidak stabil di lokasi konstruksi.

Selain mempercepat proses pembangunan, pendekatan tersebut juga mengurangi kebutuhan penanganan tanah berlebih sehingga lebih efisien dari sisi biaya serta berkelanjutan secara lingkungan.

Melalui rekayasa stabilisasi tanah, kuat geser dan daya dukung tanah lunak dapat ditingkatkan secara lebih optimal dengan penggunaan material pengikat yang lebih efisien. Metode ini juga membantu meminimalkan risiko penurunan maupun pergeseran tanah sehingga memperpanjang usia layanan infrastruktur.

Selain memperkuat aspek teknis, teknologi tersebut turut mendukung pembangunan rendah emisi karena penggunaan material menjadi lebih terukur. Upaya ini sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung agenda adaptasi perubahan iklim nasional.

Solusi stabilisasi tanah yang dikembangkan Solusi Bangun Indonesia telah diterapkan pada proyek Tol Semarang–Solo Seksi Penggarong, wilayah yang memiliki karakter tanah lunak dan berpotensi mengalami penurunan permukaan.

Melalui rekayasa stabilisasi tersebut, fondasi jalan diperkuat sehingga mampu menopang beban lalu lintas secara berkelanjutan sekaligus meminimalkan risiko kerusakan struktur di masa depan.

Selain di proyek jalan tol, teknologi ini juga telah digunakan pada sejumlah proyek di Kalimantan yang memiliki karakter tanah lunak. Penerapannya juga terlihat pada pembangunan pergudangan, pusat perbelanjaan, serta fasilitas parkir di kawasan Cikarang dan Bekasi.

Dengan inovasi stabilisasi tanah dan efisiensi penggunaan material, Solusi Bangun Indonesia berupaya menghadirkan fondasi pembangunan yang lebih kuat sekaligus mendukung ketahanan infrastruktur nasional di tengah dinamika perubahan iklim. rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia

7 August 2026 - 15:13 WIB

Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir

7 August 2026 - 15:08 WIB

Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI

7 August 2026 - 15:00 WIB

Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya

7 August 2026 - 14:57 WIB

Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta

7 August 2026 - 14:53 WIB

Trending on Kabar Lifestyle