Menu

Dark Mode
Nvidia Suntik Firmus, Pabrik AI 170.000 GPU di Batam Dikebut Mumi Cile Buktikan Bangsa Eropa Bawa Cacar Mematikan ke Amerika Model AI Meta Lepas Kendali dan Retas Perusahaan Lain Ilmuwan Makin Lirik Hiu untuk Pertajam Prediksi Badai Pakar Wanti-wanti Insiden AI Lepas Kendali Bakal Makin Sering Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia

Headline

Ini Motif Pelaku Congkel Mata di Bogor

badge-check


					Ini Motif Pelaku Congkel Mata di Bogor Perbesar

Kasus penganiayaan dengan mencongkel mata yang dilakukan Kundono alias Omen terhadap Faisal atau Icang di Gunungputri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada (14/9/2024) lalu, akhirnya motif pelaku diketahui. Hal tersebut terungkap dalam konfrensi pers di Gunungputri, Rabu (25/9/2024).

Menurut Kapolsek Gunungputri Aulia Robby, pelaku melakukan penganiayaan kepada korban, karena Omen kesal Icang (korban) menganiaya istri pelaku (N) dengan memukul menggunakan botol minuman keras pada pelipis sebelah kiri hingga berdarah.

“Pelaku atau tersangka ini melakukan penganiayaan terhadap korban dikarenakan merasa kesal. Karena dia sebelum melakukan penganiayaan terhadap korban ini, korban terlebih dahulu menganiaya istrinya dengan cara memukul istrinya di bagian pelipis sebelah kirinya hingga berdarah dengan botol minuman keras,” kata Robby.

Pelaku yang kesal langsung menganiaya korban menggunakan tangan kosong mencolok mata korban hingga bersimbah darah.

“Saya pakai tangan kosong,” kata pelaku.

Kondisi luka yang dialami korban khususnya pada bagian mata, menurut Kapolsek, pengakuan pelaku hanya mencolok menggunakan tangan.

Sementara itu pemeriksaan dokter juga menyebut bahwa bola mata kanan korban masih ada, tetapi untuk bagian mata kiri belum diketahui pasti karena masih tertutup karena mengalami bengkak.

“Informasi dari rumah sakit, mata kanan korban masih belum bisa melihat. Sementara mata kiri hanya bisa melihat satu titik cahaya,” terang Robby. Omen sendiri sempat melarikan diri ke Semarang dan Sragen, sebelum diserahkan oleh mertuanya ke Satreskrim Polres Bogor pada Jumat 20 September 2024,” jelasnya.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 351 KUHP karena melakukan penganiayaan hingga mengakibatkan luka berat dengan ancaman lima tahun penjara.

pratama

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline