Menu

Dark Mode
Kapolresta Kota Bogor dan Dandim Ajak Wartawan Kompak Amankan Kota Bogor Pengurus Gudep SDN Papandayan Dilantik, Ini Pesan Ka Kwarcab Kota Bogor Buku Pelajaran Perlu Diperbarui, Jupiter Ternyata Lebih Kecil dan Pipih Canon Rayakan 30 Tahun PowerShot Lewat G7 X Mark III Edisi Khusus ChromeOS Bakal Pensiun, Diganti Aluminium OS untuk Chromebook Bonobo Bisa Bermain Pura-pura Layaknya Manusia, Ilmuwan Kagum

Kabar Politik

Launching Bacaleg, PPP Kota Bogor Targetkan 7 Kursi

badge-check


					Launching Bacaleg, PPP Kota Bogor Targetkan 7 Kursi Perbesar

Sedikitnya 40 bakal calon legislatif (bacaleg) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bogor dipastikan siap bertarung di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang,  Minggu (16/4/2023).

Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin mengatakan, selain tokoh senior, ada juga calon-calon yang merupakan kaum muda dari kalangan milenial. Tentu, ini adalah darah segar serta vitamin baru untuk PPP, karena mereka bacaleg berkwalitas, muda, memiliki produktifitas tinggi dan mudah-mudahan bisa menjadi caleg yang akan memenangkan kursi-kursi di DPRD Kota Bogor.

“Bacaleg yang sudah dilaunching ini, harus sudah mulai memperkenalkan diri kepada masyarakat, melalui momen-momen sebelum masa tahapan kampanye Pemilu 2024 dimulai,” pesan ZM, sapaan akrab Zaenul Mutaqin.

Dilaunching ini harusnya ada 50 bacaleg yang dikenalkan. Namun, karena masih berproses jadi hari ini ada 40 bacaleg PPP Kota Bogor yang dinyatakan sudah siap akan bertarung di pileg 2024.

“Launching dilakukan agar semua pengurus PPP mengenal siapa saja yang akan mewakili PPP di 2024,” tegas ZM yang juga Anggota DPRD Kota Bogor dua periode ini.

ZM menuturkan, proses rekrutmen sudah dimulai kurang lebih 8 bulan yang lalu. Pihaknya juga secara cermat serta teliti merekrut figur untuk PPP agar bisa bertarung dengan calon dari partai lain.

“Pada prosesnya banyak yang kemudian berfikir ulang, karena sampai hari ini belum ada kejelasan sistem pemilu yang akan dipakai. Itu hal yang wajar jika memperdebatkan apakah nanti terbuka atau tertutup.Tapi, ini mengakibatkan tertahannya formulir di masing-masing bacaleg yang sudah mengambil. Namun, Beberapa waktu lalu, kami mendapatkan informasi dari DPP PPP bahwa sistem pemilu terbuka akan tetap dilakukan. Jadi jangan ragu-ragu untuk maju sebagai bacaleg,” papar ZM. 

ZM berharap, bacaleg jangan takut tidak terpilih, karena PPP menjadi satu-satunya partai yang memberikan kompensasi kepada caleg yang tidak terpilih pada pemilu.

“Itu merupakan bentuk apresiasi atas perjuangan mereka dalam kontestasi pemilu. Saya sudah beberapa kali ngobrol dengan ketua DPC di Indonesia, tidak ada yang memberikan kompensasi, kecuali kita (Kota Bogor) dan Semarang,” tandasnya.

ZM menambahkan, kenapa partainya melakukan proses kompensasi itu karena inilah bukti perhatian DPC PPP, kepada kader yang sudah berjuang di pemilu. 

“Alhamdulillah di pemilu 2019, di dalam dinamika yang luar biasa, PPP berhasil mempertahankan jumlah kursi di DPRD Kota Bogor. Mudah-mudahan di 2024, kita bisa menambah jumlah kursi menjadi 7 kursi. Sehingga ada dapil yang bisa memberikan dua kursi. Misalnya, di Bogor Barat, Tansa dan Selatan ada potensi. Tapi di Utara agak berat untuk sumbang dua kursi” pungkasnya.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, tokoh PPP Jabar Rachmat Yasin, perwakilan DPP PPP, DPW PPP, pengurus DPC, pengurus wilayah, kader serta puluhanbacaleg yang dilaunching.Pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Rapat Kerja dengan Dinkukmdagin, Komisi IV DPRD Bogor Fokus Inflasi dan Penguatan UMKM

27 January 2026 - 22:54 WIB

Perkuat Sinergitas, Kapolresta Temui Pimpinan DPRD Kota Bogor

27 January 2026 - 20:08 WIB

Ulang Tahun, Redpem dan PDI-P Gelar Baksos di Pandeglang

18 January 2026 - 22:02 WIB

 Komisi IV DPRD Kota Bogor Bahas Sinergi dan Pembentukan Panja

13 January 2026 - 22:14 WIB

Terima Kunjungan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Kota Bogor, Ini Kata Ketua DPRD

8 January 2026 - 22:15 WIB

Trending on Kabar Politik