Menu ✖

Dark Mode
Pidato di PBB, Netanyahu Bawa Starlink Sambil Sindir Iran Mau Bikin Data Center di Luar Angkasa, Google Uji Chip AI di Orbit Komdigi Dorong Transfer AI – Cloud dalam Investasi Microsoft di RI ‘Nostradamus’ China Ramal Tragedi Serupa 9/11 Terjadi Lagi Bumi Makin Panas, 12 Triliun Ton Es Meleleh dalam 47 Tahun NASA Pamer ‘Hantu’ 5 Bintang Meledak dalam Satu Foto

Kabar Politik

Launching Bacaleg, PPP Kota Bogor Targetkan 7 Kursi

badge-check


					Launching Bacaleg, PPP Kota Bogor Targetkan 7 Kursi Perbesar

Sedikitnya 40 bakal calon legislatif (bacaleg) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Bogor dipastikan siap bertarung di Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 mendatang,  Minggu (16/4/2023).

Ketua DPC PPP Kota Bogor Zaenul Mutaqin mengatakan, selain tokoh senior, ada juga calon-calon yang merupakan kaum muda dari kalangan milenial. Tentu, ini adalah darah segar serta vitamin baru untuk PPP, karena mereka bacaleg berkwalitas, muda, memiliki produktifitas tinggi dan mudah-mudahan bisa menjadi caleg yang akan memenangkan kursi-kursi di DPRD Kota Bogor.

“Bacaleg yang sudah dilaunching ini, harus sudah mulai memperkenalkan diri kepada masyarakat, melalui momen-momen sebelum masa tahapan kampanye Pemilu 2024 dimulai,” pesan ZM, sapaan akrab Zaenul Mutaqin.

Dilaunching ini harusnya ada 50 bacaleg yang dikenalkan. Namun, karena masih berproses jadi hari ini ada 40 bacaleg PPP Kota Bogor yang dinyatakan sudah siap akan bertarung di pileg 2024.

“Launching dilakukan agar semua pengurus PPP mengenal siapa saja yang akan mewakili PPP di 2024,” tegas ZM yang juga Anggota DPRD Kota Bogor dua periode ini.

ZM menuturkan, proses rekrutmen sudah dimulai kurang lebih 8 bulan yang lalu. Pihaknya juga secara cermat serta teliti merekrut figur untuk PPP agar bisa bertarung dengan calon dari partai lain.

“Pada prosesnya banyak yang kemudian berfikir ulang, karena sampai hari ini belum ada kejelasan sistem pemilu yang akan dipakai. Itu hal yang wajar jika memperdebatkan apakah nanti terbuka atau tertutup.Tapi, ini mengakibatkan tertahannya formulir di masing-masing bacaleg yang sudah mengambil. Namun, Beberapa waktu lalu, kami mendapatkan informasi dari DPP PPP bahwa sistem pemilu terbuka akan tetap dilakukan. Jadi jangan ragu-ragu untuk maju sebagai bacaleg,” papar ZM. 

ZM berharap, bacaleg jangan takut tidak terpilih, karena PPP menjadi satu-satunya partai yang memberikan kompensasi kepada caleg yang tidak terpilih pada pemilu.

“Itu merupakan bentuk apresiasi atas perjuangan mereka dalam kontestasi pemilu. Saya sudah beberapa kali ngobrol dengan ketua DPC di Indonesia, tidak ada yang memberikan kompensasi, kecuali kita (Kota Bogor) dan Semarang,” tandasnya.

ZM menambahkan, kenapa partainya melakukan proses kompensasi itu karena inilah bukti perhatian DPC PPP, kepada kader yang sudah berjuang di pemilu. 

“Alhamdulillah di pemilu 2019, di dalam dinamika yang luar biasa, PPP berhasil mempertahankan jumlah kursi di DPRD Kota Bogor. Mudah-mudahan di 2024, kita bisa menambah jumlah kursi menjadi 7 kursi. Sehingga ada dapil yang bisa memberikan dua kursi. Misalnya, di Bogor Barat, Tansa dan Selatan ada potensi. Tapi di Utara agak berat untuk sumbang dua kursi” pungkasnya.

Hadir juga dalam kegiatan tersebut, tokoh PPP Jabar Rachmat Yasin, perwakilan DPP PPP, DPW PPP, pengurus DPC, pengurus wilayah, kader serta puluhanbacaleg yang dilaunching.Pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Ketua DPRD Kota Bogor Motivasi Mahasiswa Baru UIKA: Manfaatkan Kesempatan untuk Menuntut Ilmu

16 September 2026 - 12:13 WIB

DPRD dan Kajari Kota Bogor Sepakat Perkuat Kolaborasi

15 September 2026 - 09:07 WIB

H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat

13 September 2026 - 19:15 WIB

​Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027

10 September 2026 - 19:47 WIB

DPRD Kota Bogor Bentuk 3 Pansus pada Masa Sidang Ketiga 2026

1 September 2026 - 09:20 WIB

Trending on Kabar Politik