Menu

Dark Mode
Fitur Nano Banana Ditarik dari Google Earth Imbas Konten Misinformasi Latih Sistem Pertahanan, China Manfaatkan Model AI Amerika Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis Rusia Pasang Pengacau Sinyal Starlink untuk Cegah Drone Ukraina Studi Sebut Kelamaan Online Bisa Bikin Bad Mood dan Stres Mengenal Distillation, Metode “Pencurian” yang Dituduh AS ke AI China

Kabar Lifestyle

Iran Ancam Serang Perusahaan Elon Musk di Timur Tengah

badge-check


					Iran Ancam Serang Perusahaan Elon Musk di Timur Tengah
(Foto: Istimewa)
Perbesar

Iran Ancam Serang Perusahaan Elon Musk di Timur Tengah (Foto: Istimewa)

Iran akan menjadi seluruh fasilitas perusahaan milik Elon Musk di Timur Tengah sebagai target serangan militer, termasuk layanan internet Starlink milik SpaceX. Fars, media asal Iran, mengatakan ancaman ini merupakan balasan terhadap serangan Amerika Serikat.

Dalam postingannya di Telegram, Fars mengatakan Iran menargetkan semua kepentingan yang terkait dengan kepemilikan yang dikelola oleh Elon Musk di Asia Barat, termasuk ground station regional Starlink.

Starlink memiliki peran penting dalam operasi militer AS melawan Iran. Layanan internet satelit ini dipakai untuk mendukung persenjataan berteknologi tinggi, mulai dari drone penyerang hingga pesawat pengintai tanpa awak.

Iran mengatakan AS telah melakukan kejahatan perang terhadapnya dengan dukungan dari perusahaan-perusahaan yang terkait dengan Musk, menurut laporan Fars yang mengutip sumber yang familiar dengan isu tersebut.

“Republik Islam Iran berhak menyerang semua fasilitas yang terkait dengan kepemilikan Musk di wilayah tersebut dan di wilayah pendudukan,” kata sumber Fars, seperti dikutip dari CNBC, Jumat (12/6/2026).

Garda Revolusi Islam Iran sebelumnya pernah mengancam akan menyerang fasilitas milik perusahaan AS lainnya yang ada di Timur Tengah, termasuk Nvidia, Apple, Microsoft, dan Google.

Ancaman untuk menyerang entitas ekonomi regional milik Musk muncul setelah AS dan Iran melancarkan serangkaian serangan dalam beberapa hari terakhir, yang mempersulit upaya untuk mencapai kesepakatan perdamaian.

Trump menuduh Iran menembak jatuh helikopter Angkatan Darat AS saat berpatroli di atas Selat Hormuz pada Senin lalu. AS melancarkan serangan balasan pada hari Selasa, yang memicu respons militer dari Iran. AS kemudian menembakkan lebih banyak rudal pada hari Rabu.

“Kami menjatuhkan bom senilai USD 250 juta kepada mereka (Iran) tadi malam,” kata Presiden Amerika Serikat Donald Trump dalam wawancara dengan Fox News pada Kamis pagi.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Fitur Nano Banana Ditarik dari Google Earth Imbas Konten Misinformasi

3 August 2026 - 21:05 WIB

Latih Sistem Pertahanan, China Manfaatkan Model AI Amerika

3 August 2026 - 20:50 WIB

Rusia Pasang Pengacau Sinyal Starlink untuk Cegah Drone Ukraina

3 August 2026 - 20:38 WIB

Studi Sebut Kelamaan Online Bisa Bikin Bad Mood dan Stres

3 August 2026 - 20:26 WIB

Mengenal Distillation, Metode “Pencurian” yang Dituduh AS ke AI China

3 August 2026 - 20:19 WIB

Trending on Kabar Lifestyle