Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Bogor

YKI Kota Bogor Kunjungi Pasien Kanker, Asmah Menangis Tanpa Suara

badge-check


					Ketua YKI Yanti Rachim. (foto: kominfo) Perbesar

Ketua YKI Yanti Rachim. (foto: kominfo)

Kota Bogor– Namanya Asmah (60), suaranya hilang akibat kanker tenggorokan yang merampas suaranya. Selang trakeostomi telah melingkar di lehernya selama dua tahun, sejak ia menjalani operasi pada November 2023 silam.

Suasana haru menyelimuti rangkaian kunjungan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor kepada para pasien penderita kanker di enam kecamatan dalam rangka Peringatan Hari Kanker Sedunia tingkat Kota Bogor, Rabu (4/2/2026).

Satu di antaranya Asmah. Air mata yang menggelayut di pelupuk mata Asmah akhirnya jatuh tak terbendung saat dirinya bertemu dengan Ketua YKI Kota Bogor, Yantie Rachim. Tak ada isak yang terdengar, hanya bahu yang naik turun, suaranya tak lagi mampu melahirkan keluh. Kendati demikian, sepasang mata berbicara sangat dalam.

Dalam pelukan Yantie Rachim, Asmah menumpahkan perasaannya meski tanpa suara, akibat kondisi tenggorokannya.

Ketua YKI Kota Bogor, Yantie Rachim menyampaikan bahwa kunjungan tersebut sebagai wujud kepedulian dan empati terhadap para pejuang kanker yang terus berusaha bangkit.

“Kami datang memberi perhatian dan memberi bantuan yang mungkin tidak seberapa, karena memang penyakit kanker ini memerlukan biaya lebih tinggi. Mudah-mudahan dengan datangnya kami ini bisa memberikan semangat, menumbuhkan rasa percaya diri lagi untuk pasiennya, dan mudah-mudahan dengan bahagia mereka bisa sembuh,” ujar Yantie Rachim kepada awak media di Gang Masjid, Kecamatan Bogor Barat.

Ia mengatakan, bantuan yang diberikan kepada para penderita kanker tersebut berupa uang yang dikumpulkan melalui penggalangan dana, makanan sehat dan bergizi seperti buah dan sayur, serta sembako sesuai kebutuhan pasien.

“Bantuan yang diberikan oleh YKI Kota Bogor itu berupa uang yang tidak seberapa tapi mudah-mudahan cukup, itu bisa digunakan oleh orangtua ataupun keluarganya untuk membeli makanan yang sehat, selain itu kami juga meberikan makanan yang sehat seperti sayur buah dan sembako ya,” jelasnya.

Yantie Rachim menekankan bahwa dukungan moril memiliki peran yang sangat penting dalam proses pemulihan pasien kanker. Menurutnya, kehadiran dan perhatian dapat membantu pasien merasa tidak sendiri dalam menghadapi penyakitnya.

“Kami paham sekali mental sebagai pasien kanker itu ya, jadi memberikan semangat itu penting sekali untuk pasien kanker ya. Bukan hanya obat-obatan, tapi dukungan support dan kasih sayang itu sangat membantu,” jelasnya.

Ia menegaskan komitmennya untuk terus berupaya memberikan bantuan, baik berupa materi dan moril kepada para penderita kanker melalui berbagai program yang akan dicanangkan oleh YKI kedepannya.

Kepala Puskesmas Belong, dr. Mardianto, yang mengikuti perjalanan medis Asmah menjelaskan bahwa pasien telah menjalani beberapa tahapan pengobatan dan terapi.

“Bu Asmah mulai menyadari adanya benjolan di tenggorokan sejak November 2023. Setelah menjalani operasi dan terapi lanjutan di beberapa rumah sakit, alhamdulillah kondisinya membaik dan saat ini memasuki tahap pemeliharaan serta pembersihan sisa sel kanker,” jelas Mardianto.

Di lain tempat, YKI Kota Bogor turut mengunjungi Adya (11) penderita kanker otak yang telah melakukan operasi pada tahun 2023 dan saat ini masih terus melakukan upaya terapi.

Ibunda Adya, Tria, menceritakan bahwa putra sulungnya didiagnosis menderita kanker ketika anaknya berusia delapan tahun. Semenjak itu, Adya telah menjalani operasi di kepala bagian belakangnya dan saat ini kemampuan kognitifnya menurun.

Tria pun menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang telah diberikan oleh YKI Kota Bogor terhadap kondisi Adya dan penderita kanker lainnya.

“Terima kasih karena sudah repot-repot mau datang ke sini dan melihat Adya. Sebetulnya support itu sudah yang paling utama buat kita untuk tetap semangat dan membawa Adya berobat. Terima kasih juga karena sudah mendoakan Adya, semoga apa yang telah ibu-ibu lakukan dibalas kebaikan oleh Allah,” pungkas Tria. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor