Segera Dibongkar

Paska ditemukan coran beton yang turun dan retak saat sidak Komisi C DPRD Kota Bogor ke proyek pengecoran jalan Empang-Pancasan-Pasirkuda dua hari lalu, Walikota Bogor Bima Arya langsung mengintruksikan agar coran jalan yang kondisinya buruk segera dibongkar.

“Saya sudah perintahkan Kepala Dinas PUPR Kota Bogor agar pihak pelaksana bertanggungjawab. Harus dibongkar segera titik yang rusaknya untuk diperbaiki. Ada laporan masuk, jadi setelah dibangun, langsung digunakan oleh pengguna jalan jadi cepat rusak,” kata Bima.

Menurut Bima, pembongkaran harus dilakukan sepanjang 40 meter di beberapa. “Semestinya jalan beton itu digunakan setelah 7 hari, namun kabarnya baru tiga hari dicor sudah dibuka karena ada iring-iringan kendaraan yang melalui jalur itu,” jelas Bima.

Sebelumnya Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor Lania Sari mengaku geram dengan hasil proyek rigid beton di sepanjang jalan Empang-Pancasan-Pasirkuda yang menelan biaya miliaran tersebut. Hal itu lantaran di beberapa titik terdapat coran beton yang rusak (retak) bahkan ada yang mengalami penurunan ketinggian.

“Kami mengecek langsung ke lokasi pekerjaan, di sana kami menemukan rigid beton yang rusak bahkan coran turun sehingga tingginya berbeda. Padahal sejak awal kami sudah mengingatkan agar pekerjaan rigid beton ini dikerjakan dengan kualitas yang baik sehingga hasilnya sesuai. Kalau melihat hasil seperti ini, jelas mengecewakan. Kami kecewa,” kata Lania, seraya menambahkan di lokasi beton yang rusak ternyata sudah diserahterimakan ke Pemkot Bogor.

reporterpratama

baca juga berita terkait:

http://kabaronline.co.id/komisi-c-rigid-jalan-empang-pancasan-mengecewakan

print

You may also like...