Menu

Dark Mode
Langgar Aturan Perlindungan Anak, Meta Terancam Denda Rp25 Kuadriliun Bos OpenAI Sebut Kuliah 4 Tahun Terlalu Lama, Ungkap Alasannya Apa Itu Hornet, Aplikasi yang Diminta Komdigi Dihapus dari App Store? Warga Malaysia Ditanya yang Bikin Iri dari Indonesia, Bikin Haru Kenapa Luar Angkasa Gelap Padahal Ada Sinar Matahari? 1.426 Penerima Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Ikuti PEKA

Kabar Bogor

Pemkot Bogor Dorong Optimalisasi Pertanian Kota

badge-check


					Pemkot Bogor Dorong Optimalisasi Pertanian Kota Perbesar

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, menekankan pentingnya memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang tersisa di Kota Bogor sebagai upaya menjaga keberlanjutan pangan lokal sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Panen Raya Perdana hasil pertanian hortikultura di lahan demplot Training and Teaching Site (TTS) di Taman Tanah Sareal, Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Rabu (23/4/2025).

Hanafi mengungkapkan bahwa luas lahan pertanian di Kota Bogor saat ini hanya sekitar 10 persen dari total wilayah. Ia menyebut keberadaan lahan pertanian di tengah kota sebagai “surga yang tersisa” yang harus dijaga.

Oleh karena itu, ia menyoroti pentingnya mempertahankan lahan pertanian berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) yang telah menjadikan lahan ini sebagai percontohan sekaligus tempat edukasi pertanian bagi masyarakat. 

“Lahan pertanian di Kota Bogor memang terbatas, namun justru karena itu perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin. IWAPI telah memberikan contoh bahwa lahan terbatas pun bisa memberi manfaat besar jika dikelola dengan baik dan konsisten,” ujar Hanafi.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan.

Terlebih, selama masa pandemi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah mendorong gerakan urban farming dan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai bentuk ketahanan pangan keluarga.

“Kami berharap gerakan ini terus ditiru oleh masyarakat. Lahan sekecil apa pun bisa dimanfaatkan, minimal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pertanian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IWAPI, Susi Andrianis, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan pertanian, tetapi juga simbol harapan menuju pembangunan pertanian yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi perempuan pelaku usaha dan petani.

“Panen ini adalah bukti nyata bahwa kemajuan pertanian harus didorong secara kolaboratif. Tidak bisa hanya satu pihak. Kita harus bergerak bersama,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, IWAPI juga menandatangani kontrak payung kemitraan benih pertanian dengan PT BISI International Tbk, serta memulai kerja sama strategis dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Pertanian dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kegiatan ditutup dengan panen hasil pertanian hortikultura yang menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara IWAPI dan Pemkot Bogor dalam memberdayakan lahan pertanian di kawasan perkotaan.  KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Datangi Mapolresta, Kabag Hukum dan HAM Pemkot Bogor Adukan Dugaan Pencemaran Nama Baik

9 August 2026 - 22:54 WIB

Launching Layanan Fertilitas Embria, Pemkot Bogor Dorong Pengembangan Teknologi Kesehatan

9 August 2026 - 19:27 WIB

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Trending on Kabar Bogor