Menu

Dark Mode
Menguak Taktik Canggih Iran untuk Mengacak-acak Starlink ‘Manusia Pertama’ Homo Habilis Wujudnya Beda Jauh dengan Kita Krisis Bayi Korsel Makin Ngeri, Musk: Korut Bisa Menang Tanpa Perang Internet RI Makin Ngebut, Triasmitra Gelar Kabel Laut 400 Tbps Inikah Sapi Terpintar di Dunia? Ilmuwan Kaget dengan Kemampuannya Tegas, Pemkot Konsisten Implemantasikan Batas Angkot Usia 20 Tahun

Bogoh Ka Bogor

Pemkot Bogor Dorong Optimalisasi Pertanian Kota

badge-check


					Pemkot Bogor Dorong Optimalisasi Pertanian Kota Perbesar

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Hanafi, menekankan pentingnya memaksimalkan pemanfaatan lahan pertanian yang tersisa di Kota Bogor sebagai upaya menjaga keberlanjutan pangan lokal sekaligus memperkuat ketahanan wilayah.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Panen Raya Perdana hasil pertanian hortikultura di lahan demplot Training and Teaching Site (TTS) di Taman Tanah Sareal, Jalan Sholeh Iskandar, Kota Bogor, Rabu (23/4/2025).

Hanafi mengungkapkan bahwa luas lahan pertanian di Kota Bogor saat ini hanya sekitar 10 persen dari total wilayah. Ia menyebut keberadaan lahan pertanian di tengah kota sebagai “surga yang tersisa” yang harus dijaga.

Oleh karena itu, ia menyoroti pentingnya mempertahankan lahan pertanian berkelanjutan.

Ia juga mengapresiasi Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) yang telah menjadikan lahan ini sebagai percontohan sekaligus tempat edukasi pertanian bagi masyarakat. 

“Lahan pertanian di Kota Bogor memang terbatas, namun justru karena itu perlu dimanfaatkan semaksimal mungkin. IWAPI telah memberikan contoh bahwa lahan terbatas pun bisa memberi manfaat besar jika dikelola dengan baik dan konsisten,” ujar Hanafi.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan organisasi masyarakat sangat penting dalam memperkuat ketahanan pangan.

Terlebih, selama masa pandemi, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah mendorong gerakan urban farming dan pemanfaatan pekarangan rumah sebagai bentuk ketahanan pangan keluarga.

“Kami berharap gerakan ini terus ditiru oleh masyarakat. Lahan sekecil apa pun bisa dimanfaatkan, minimal untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Bidang Pertanian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IWAPI, Susi Andrianis, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan pertanian, tetapi juga simbol harapan menuju pembangunan pertanian yang mandiri, inklusif, dan berkelanjutan, khususnya bagi perempuan pelaku usaha dan petani.

“Panen ini adalah bukti nyata bahwa kemajuan pertanian harus didorong secara kolaboratif. Tidak bisa hanya satu pihak. Kita harus bergerak bersama,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, IWAPI juga menandatangani kontrak payung kemitraan benih pertanian dengan PT BISI International Tbk, serta memulai kerja sama strategis dengan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Bidang Pertanian dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.

Kegiatan ditutup dengan panen hasil pertanian hortikultura yang menjadi simbol keberhasilan kolaborasi antara IWAPI dan Pemkot Bogor dalam memberdayakan lahan pertanian di kawasan perkotaan.  KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tegas, Pemkot Konsisten Implemantasikan Batas Angkot Usia 20 Tahun

20 January 2026 - 20:13 WIB

Lokasi Sekolah Rakyat di Rancamaya di Bogor Ditinjau Kemensos

20 January 2026 - 20:02 WIB

12 Pejabat Dilantik, Ini Pesan Wali Kota Bogor

15 January 2026 - 22:44 WIB

Bhakti Lintas Agama Kota Bogor, Wujud Komitmen Merawat Kebhinekaan

12 January 2026 - 22:24 WIB

Dedie Rachim Lantik 26 Pejabat

23 December 2025 - 10:23 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor