Menu

Dark Mode
50+ Ucapan Selamat Hari Kartini 2026 untuk WhatsApp Status & IG Story Johny Srouji Jadi Bos Hardware Apple, Peran Makin Besar Pelihara Puluhan Ribu Ular Mematikan, Gadis Ini Dapat Rp 2,5 Miliar Dedie Rachim Usulkan Moratorium Angkot Kabupaten ke Dishub Jabar Penembakan di Papua: Dua Insiden Berbeda, Tidak Saling Berkaitan Jakarta Dorong UMKM Go Digital, Perputaran Ekonomi Capai Rp67,5 Triliun

Feature

Koperasi Kelurahan Merah Putih Bantarjati Jadi Ekosistem Perekonomian

badge-check


					Peresmian Koperasi Merah Putih. (foto: Kominfo Kota Bogor) Perbesar

Peresmian Koperasi Merah Putih. (foto: Kominfo Kota Bogor)

Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, resmi diluncurkan pada Senin (10/11/2025) sore. Diluncurkannya KKMP ini diharapkan menjadi ekosistem perekonomian baru.

KKMP Bantarjati diresmikan langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, bersama Staf Khusus Menteri Koperasi (Stafsus Menkop) Bidang Pembiayaan, Rudi Wijaya, serta para pengurus koperasi dan perangkat daerah terkait.

Jenal Mutaqin mengatakan, ini kali pertama KKMP diluncurkan di Kota Bogor. Dengan kemitraan yang sudah ada dan mumpuni, KKMP Bantarjati diharapkan bisa menjadi contoh bagi wilayah lain.

“Pemkot Bogor melalui dinas siap memfasilitasi koperasi dengan mitra, termasuk bersinergi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG),” kata Jenal Mutaqin.

Pun demikian, KKMP Bantarjati diharapkan bisa menjadi penyemangat bagi wilayah lain untuk menjalin konektivitas dengan para stakeholders. Meskipun masih ada banyak keterbatasan.

“KKMP ini mudah-mudahan bisa menjadi ladang ekosistem perekonomian dan memberikan dampak kesejahteraan bagi warga masyarakat,” sambung Jenal Mutaqin.

Di tempat yang sama, Stafsus Menkop Bidang Pembiayaan, Rudi Wijaya, mengungkapkan, KKMP Bantarjati juga diharapkan bisa menjadi penghubung seluruh koperasi di Kota Bogor.

“Kita butuh semua koperasi yang terdigitalisasi. Kita bisa memantau terkait kebutuhan koperasi, keanggotaan, simpanan, dan kegiatan perekonomian di semua koperasi,” ujarnya.

Tak hanya untuk Kota Bogor, lanjut Rudi Wijaya, KKMP Bantarjati bisa menjadi contoh nasional, terutama terkait inovasi dan kemandirian koperasi yang menjadi program Presiden Prabowo Subianto.

“Jadi semua harus kreatif, dan harapan kita, koperasi ini bisa berjalan dengan baik serta menumbuhkan kesejahteraan bagi masyarakat,” bebernya.

Di dalam KKMP Bantarjati tersedia berbagai kebutuhan pokok yang dijual, jasa simpan pinjam, hingga layanan transaksi yang sudah berbasis digital.

Ketua KKMP Bantarjati, Sopian, mengatakan berdirinya koperasi ini juga untuk memicu minat masyarakat dalam berkoperasi, khususnya di Bantarjati.

“Selama ini mungkin banyak masyarakat yang belum tahu apa keuntungannya berkoperasi. Insyaallah, kami akan membuktikan bahwa masyarakat Bantarjati ingin menjadi anggota koperasi, dengan harapan perekonomian bisa berkembang,” tutupnya. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah

17 April 2026 - 16:36 WIB

Kisah Inspiratif : Rahel, Mitra Ojol Maxim Wanita yang Juga Atlet Tinju Berprestasi

5 March 2026 - 11:55 WIB

Eliminasi TBC 2030 : Kota Bogor Perkuat Deteksi, Pengobatan dan Kolaborasi

27 February 2026 - 14:44 WIB

Menuju Pajak Presisi dan Transparan, Kota Bogor Bangun Ekosistem Geospasial Terpadu

30 January 2026 - 21:04 WIB

Transformasi Digital Desa Wisata Purwabakti

7 January 2026 - 18:55 WIB

Trending on Feature