Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Headline

Kasus Omicron di DKI Naik, Ganjil Genap di Bogor Diberlakukan Lagi

badge-check


					apel-siaga-covid Perbesar

apel-siaga-covid

Penambahan kasus Covid-19 varian omicron di DKI Jakarta, membuat semua wilayah siaga. Di Kota Bogor mulai akhir pekan ini, Satgas Covid-19 Kota Bogor akan kembali menerapkan rekayasa lalu lintas di titik-titik yang kerap terjadi kepadatan. Langkah ini diambil untuk mengurangi mobilitas warga.

Bukan hanya ganjil genap, sejumlah recana lain yang akan diterapkan secara situasional di lapangan akan diterapkan. Seperti crowd free road hingga pengalihan arus.

Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, sejauh ini kasus Covid-19 di kota hujan memang masih landai. Tercatat hanya ada 9 pasien yang masih dirawat. “Tapi tetap harus waspada. Tinggal tunggu waktu pertambahan ini akan naik lagi karena Omicron di Jakarta sudah naik. Semoga tidak naik. Karena itu kami Satgas di Kota Bogor semaksimal mungkin berikhtiar untuk menahan laju itu,” kata Bima  usai apel kesiapan petugas di Balaikota Bogor, Jumat (14/1/2022).

Ia menambahkan, kebijakan ini diharapkan menjadi pesan yang kuat kepada warga Kota Bogor maupun warga lain yang hendak mengunjungi Kota Bogor untuk tetap waspada karena Covid-19 belum usai.

“Pak Kapolres dan jajaran akan melakukan langkah-langkah untuk mencegah terjadinya penularan melalui rekayasa lalu lintas dan sebagainya. Jadi, ganjil genap ini bukan fokus untuk mengurangi kemacetan tapi untuk mengurangi mobilitas warga dan mengantisipasi omicron,” ujar Bima.

Di tempat yang sama, Kapolresta Bogor Kota Kombes Susatyo Purnomo Condro mengatakan, kebijakan ini merupakan gerakan disiplin menahan diri sehingga masyarakat masih diperbolehkan beraktivitas namun dengan pembatasan mobilitas. “Artinya kami tetap memperhatikan dimensi ekonomi bagi masyarakat Kota Bogor,” kata Kapolresta.

Petugas, lanjutnya, akan menerapkan kombinasi antara ganjil genap atau pun bebas kerumunan. “Jadi dua metode akan kami laksanakan karena evaluasi kami dua minggu terakhir itu cukup banyak kendaraan-kendaraan, cukup padat di sentra-sentra di Kota Bogor,” ujarnya.

“Sehingga minggu ini perlu kami melakukan dan mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa kita tidak sedang baik-baik saja, kita harus bersama-sama kembali menguatkan prokes, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” tambah Kapolresta.

Susatyo mengatakan, ada enam titik check point yang disiapkan, seperti Bundaran Air Mancur, RM Bumi Aki Pajajaran, Simpang Baranangsiang, Simpang Irama Nusantara atau Jembatan Merah, SPBU Veteran dan Simpang Batutulis.

“Namun pola penempatan titiknya akan disesuaikan dengan dinamika di lapangan, termasuk soal jamnya. Kita lihat nanti perkembangannya, kalau kemarin kita lihat kepadatan di jam 11 siang, jam 1 siang. Kita harus antisipasi. Termasuk ruas tol, pintu tol dan sebagainya kita akan evaluasi mana yang perlu kita kurangi mobilitasnya. Ingat tidak membatasi total, bukan penyekatan tetapi ini adalah penerapan untuk menyeleksi, selektif ganjil genap. Ini sudah ada aturannya sesuai level Kota Bogor saat ini, level 2,” pungkasnya.

Penulis Pratama/rls

Editor Aldho Herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemkot Bogor Gandeng Kementerian ATR/BPN Replikasi Peta Digital Tangsel demi Optimalisasi PAD

21 September 2026 - 17:39 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Peran PMI dalam Bidang Kesehatan

20 September 2026 - 11:39 WIB

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Petugas Gabungan di Bogor Terus Berjibaku Padamkan 8 Lahan Sampah Terbakar

14 September 2026 - 19:36 WIB

67 Tahun Pelopor, Momentum Evaluasi dan Perkuat Pengabdian kepada Masyarakat

14 September 2026 - 19:32 WIB

Trending on Kabar Bogor