Jelang Sekolah Tatap Muka, PGRI Usulkan Guru Divaksinasi

Jelang dibukanya kembali pelaksanaan sekolah tatap muka Januari 2021, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bogor menyarankan pemerintah untuk memvaksinasi Covid-19 para guru sebelum sekolah digelar.

“Kami berharap sebelum pembelajaran tatap muka guru divaksin dulu. Jadi, jangan terburu-buru karena guru belum disiapkan, karena mereka rentan,” kata Wakil Ketua PGRI Kota Bogor, Muhammad Usman Tonda, Rabu (9/12/2020).

Usman mengapresiasi Pemerintah Kota Bogor yang cepat dan responsif menanggapi berbagai persoalan selama pembelajaran jarak jauh dilaksanakan selama pandemi, mulai dari keterbatasan kuota internet, gawai, dan jaringan Wifi.

“Karena ini situasi first mayor. Kita dihadapkan pada persoalan yang tiba-tiba. Saya salut dengan Pak Wali yang responnya cepat,” kata Usman.

Sementara itu sebelumnya Wali Kota Bogor Bima Arya menyatakan, Kota Bogor telah ditunjuk Presiden sebagai lokasi simulasi vaksinasi Covid-19, dan rencananya pelaksanaan vaksinasi dilaksanakan secara bertahap dan mendahulukan kelompok prioritas dengan pertimbangan risiko kesehatan lebih tinggi.

“Jumlah penduduk Kota Bogor 1,1 juta jiwa, sasarannya orang yang produktif berusia 18-59 tahun atau ada 60 persen, karena keterbatasan dan perlu tahapan diprioritaskan 20% atau sekitar 130 ribu jiwa,” katanya.

Salah satu yang prioritas, lanjut Bima,  tenaga kesehatan, tenaga pelayanan publik termasuk guru, TNI, Polri, dan yang lainnya.

“Saat ini kita sedang menyusun daftarnya semua, kalau vaksin lancar bulan Januari kita siap. Kita siapkan 25 puskesmas untuk pelaksanaannya. Jadi saya juga banyak permintaan, jangan dulu dibuka sebelum di vaksin,” katanya.

penulis pratama

editor herman

print

You may also like...