Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Bogor

Imbas Kasus Covid 19, 4 Puskesmas dan 1 Kelurahan di Kota Bogor Tutup Sementara

badge-check


					Empat puskesmas dan satu kantor Kelurahan di Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor terpaksa selama 3 hari, paska adanya petugas puskesmas, lurah dan sekretaris lurah yang terpapar Covid-19. Perbesar

Empat puskesmas dan satu kantor Kelurahan di Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor terpaksa selama 3 hari, paska adanya petugas puskesmas, lurah dan sekretaris lurah yang terpapar Covid-19.

Empat puskesmas dan satu kantor Kelurahan di Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor terpaksa selama 3 hari, paska adanya petugas puskesmas, lurah dan sekretaris lurah yang terpapar Covid-19.

Menurut Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bogor, Dedie Rachim, penutupan sementara akan dilakukan selama 3 hari kedepan, mulai Rabu (12/8/2020) hingga Jumat (14/8/2020).

“Selama ditutup empat puskesmas dan kantor kelurahan tersebut akan dilakukan disinfektasi,” kata Dedie kepada kabaronline.

Keempat puskesmas yang ditutup sementara diantaranya puskesmas Gang Aut, Puskesmas Cipaku, Puskesmas Bogor Utara dan Puskesmas Mekarwangi.

“Selain itu, dua puskesmas lainnya, yaitu puskesmas Sindangbarang hanya menutup fasilitas KIA dan Poned. Puskesmas Merdeka menutup layanan lab.Puskesmas buka kembali 15 Agustus nanti dengan sistem buka parsial oleh petugas yang hasil swabnya negatif,” katanya.

Namaun demikian lanjut Dedie, fungsi pelayanan puskesmas dialihkan, seperti PKM Gang Aut dialihkan ke PKM Belong, PKM cipaku ke pkm bosel, PKM Bogor Utara ke PKM tegal gundil dan PKM mekarwangi ke kedung badak.

“Kantor kelurahan yang lurah dan seklurnya positif akan ditutup sementara, namun tetap ada petugas yang piket,” ujarnya.

Dedie menjelaskan, penutupan ini dilakukan pasca keluarnya hasil swab dari nakes yang ada di Kota Bogor. Dari 972 orang yang diswab, diketahui 27 diantaranya terkonfirmasi positif dari 8 Puskesmas, yaitu POM Gang aut, PKM Cipaku, PKM Bogor Utara, PKM Sindan barang, PKM Tanah sareal, PKM Merdeka, PKM Mekarwangi dan PKM Semplak.

“Dari 27 orang yang terkonfirmasi positif, 13 orang merupakan petugas pelayanan langsung, 3 petugas penunjang, 3 petugas pelayanan tidak langsung dan 8 petugas administrasi. Semua karyawan yang positif sudah dirawat dan diisolasi, lalu saat ini kami juga tengah melakukan tracing dan orang-orang yang melakukan kontak erat sudah melakukan swab dan sedang diisolasi sambil menunggu hasilnya keluar,” jelas Dedie.

Reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor