Ekonomi Turun Akibat Permainan Konglomerat

image

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika yang telah berlangsung selama beberapa waktu ini, disinyalir sebagai permainan dari para konglomerat dan pemodal besar.

Hal itu disampaikan mahasiswa paska sarjana jurusan ekonomi islam Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor Adha Saputra kepada kabaronline, di sela berlangsungnya International Seminar on Islamic Economics, Sabtu (02/10/15).

“Sebagaimana yang kita lihat saat ini, bahwa perekonomian sedang turun. Tapi, ini bukan hanya di Indonesia saja. Karena, di negara lain pun. Ini karena permainan para konglomerat,” tegas Adha.

Sebab, katanya, mereka mempermainkan kondisi ini dalam sistem riba yang pada akhirnya membuat kesenjangan sosial semakin tajam.

“Maka, dengan ekonomi Islam ini diupayakan pemerataan ekonomi. Dimana yang kaya memberikan subsidi untuk yang miskin,” terangnya.

Oleh sebab itu, Adha menghimbau masyarakat agar jangan menyimpan uangnya di bank-bank konvensional. “Lebih baik di syariah atau dialokasikan ke sektor riil,” imbuhnya.(d.raditya)

print

You may also like...