Menu

Dark Mode
Printer 3D Bambu Lab Resmi Masuk Indonesia Vidi Aldiano Meninggal, Netizen Berduka Cita Senjata AI Ini Jadi Kunci Serangan AS ke Iran, Bisa Hantam 1000 Target AS-Iran Ribut Soal Nuklir, Bill Gates Malah Bangun Reaktor Aturan Turunan PP Tunas Disahkan, Akun Medsos Anak Bakal Ditutup Tantang Kreativitas dan Inovasi Anggota Muda, Pramuka SMKN 1 Bogor Siap Gelar Tunas 14

Headline

Ekonomi Turun Akibat Permainan Konglomerat

badge-check


					Ekonomi Turun Akibat Permainan Konglomerat Perbesar

image

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika yang telah berlangsung selama beberapa waktu ini, disinyalir sebagai permainan dari para konglomerat dan pemodal besar.

Hal itu disampaikan mahasiswa paska sarjana jurusan ekonomi islam Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor Adha Saputra kepada kabaronline, di sela berlangsungnya International Seminar on Islamic Economics, Sabtu (02/10/15).

“Sebagaimana yang kita lihat saat ini, bahwa perekonomian sedang turun. Tapi, ini bukan hanya di Indonesia saja. Karena, di negara lain pun. Ini karena permainan para konglomerat,” tegas Adha.

Sebab, katanya, mereka mempermainkan kondisi ini dalam sistem riba yang pada akhirnya membuat kesenjangan sosial semakin tajam.

“Maka, dengan ekonomi Islam ini diupayakan pemerataan ekonomi. Dimana yang kaya memberikan subsidi untuk yang miskin,” terangnya.

Oleh sebab itu, Adha menghimbau masyarakat agar jangan menyimpan uangnya di bank-bank konvensional. “Lebih baik di syariah atau dialokasikan ke sektor riil,” imbuhnya.(d.raditya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Komitmen Serap Tenaga Kerja Lokal, Eiger Adventure Land Buka Rekrutmen Massal

6 March 2026 - 23:32 WIB

 BPJS Ketenagakerjaan dan Disnakertransgi DKI Jakarta Perkuat Kepatuhan Kepesertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

5 March 2026 - 12:06 WIB

Menaker: THR Tak Bisa Dicicil, Wajib Dibayar Penuh

5 March 2026 - 11:50 WIB

GAMKI Sumut Apresiasi Kinerja dan Program Strategis Pemprov Sumatera Utara

1 March 2026 - 22:48 WIB

Wamenaker: Audit K3 Tak Boleh Ditawar, Ini Soal Nyawa dan Nasib Usaha

28 February 2026 - 22:48 WIB

Trending on Headline