Menu

Dark Mode
Urus KTP Makin Mudah, Sempur Gelar Program LSM Berbeda dengan MV Hondius, Ini Jenis Hantavirus yang Ditemukan di RI Begini Cara Kerja Fitur Pendeteksi Risiko Diabetes di Huawei Watch Fit 5 Pro Nilai Tukar Rupiah Sampai Rp 17.500, Pengusaha Satelit RI Kian Tertekan Yamal Tuai Pujian Usai Kibarkan Bendera Palestina di Parade Juara Barca Bos Microsoft Terseret dalam Drama Elon Musk vs OpenAI

Headline

Ekonomi Turun Akibat Permainan Konglomerat

badge-check


					Ekonomi Turun Akibat Permainan Konglomerat Perbesar

image

Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika yang telah berlangsung selama beberapa waktu ini, disinyalir sebagai permainan dari para konglomerat dan pemodal besar.

Hal itu disampaikan mahasiswa paska sarjana jurusan ekonomi islam Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor Adha Saputra kepada kabaronline, di sela berlangsungnya International Seminar on Islamic Economics, Sabtu (02/10/15).

“Sebagaimana yang kita lihat saat ini, bahwa perekonomian sedang turun. Tapi, ini bukan hanya di Indonesia saja. Karena, di negara lain pun. Ini karena permainan para konglomerat,” tegas Adha.

Sebab, katanya, mereka mempermainkan kondisi ini dalam sistem riba yang pada akhirnya membuat kesenjangan sosial semakin tajam.

“Maka, dengan ekonomi Islam ini diupayakan pemerataan ekonomi. Dimana yang kaya memberikan subsidi untuk yang miskin,” terangnya.

Oleh sebab itu, Adha menghimbau masyarakat agar jangan menyimpan uangnya di bank-bank konvensional. “Lebih baik di syariah atau dialokasikan ke sektor riil,” imbuhnya.(d.raditya)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Geber Sosialisasi 3 Program

11 May 2026 - 21:30 WIB

Dukung Indonesia ASRI, PWI Kota Bogor Bareng Kemendagri dan Pemkot Bogor Bebersih Situ Gede

8 May 2026 - 15:18 WIB

Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia

6 May 2026 - 08:29 WIB

Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

5 May 2026 - 08:30 WIB

Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

4 May 2026 - 22:29 WIB

Trending on Headline