Kota Bogor – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor mengapresiasi dan mendukung penuh arahan Presiden Republik Indonesia terkait penanganan darurat sampah nasional. Sebagai bentuk komitmen nyata, PWI Kota Bogor bersinergi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar gerakan aksi nyata lingkungan dalam gerakan bertajuk “Indonesia ASRI” di kawasan wisata alam Situ Gede, Kecamatan Bogor Barat, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, aparatur sipil negara, serikat buruh dan awak media yang bahu-membahu membersihkan area situ dari sampah plastik maupun limbah organik. Langkah ini diambil guna memastikan ekosistem perairan tetap terjaga sekaligus mengedukasi masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah dari hulu.
Ketua PWI Kota Bogor, Aldho Herman Indrabudi, menegaskan bahwa keterlibatan organisasi profesi wartawan dalam isu lingkungan merupakan sebuah keharusan. Menurutnya, pers tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga harus menjadi motor penggerak perubahan positif di tengah masyarakat.
“Kami di PWI Kota Bogor sepenuhnya mendukung instruksi Bapak Presiden mengenai darurat sampah. Lewat gerakan ‘Indonesia ASRI’ ini, kami ingin menunjukkan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan media adalah kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Kang Aldho di sela-sela kegiatan, Jum’at (8/5).
Lebih lanjut, Kang Aldo menjelaskan bahwa keterlibatan PWI dalam aksi lingkungan di Kota Hujan bukanlah hal baru.

Ia menyebutkan bahwa organisasi wartawan tertua di Indonesia ini sudah berulang kali menjalin kolaborasi strategis, baik dengan Pemkot Bogor maupun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), demi memastikan Bogor tetap menjadi kota yang nyaman dan bersih.
Selain melakukan aksi fisik di lapangan, Kang Aldo berharap peran media ke depannya dapat lebih masif dalam menyosialisasikan gaya hidup minim sampah. Ia menilai, edukasi melalui pemberitaan yang konsisten akan membantu masyarakat memahami dampak buruk sampah bagi masa depan lingkungan.
Kegiatan bersih-bersih di Situ Gede ini diakhiri dengan pengumpulan sampah yang kemudian dipilah untuk diproses lebih lanjut oleh dinas terkait. Tak kurang dari 2 ton sampah bisa dikumpulkan dan diangkut oleh dinas terkait.
Rheynaldhi















