Menu

Dark Mode
Gara-gara Debu Krakatau, Pelajar di Bogor Belajar Daring Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Lebih Dekat untuk Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan Pekerja PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN 2 Sukaraja Dari Haornas Menuju Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026 Dedie Rachim Bersama DPRD Kota Bogor Serahkan Ijazah bagi Pelajar Prasejahtera ​DPRD Kota Bogor Dukung Inovasi Digitalisasi Adminduk di Gebyar Dukcapil Family Fest 2026

Kabar Lifestyle

Bos Microsoft Terseret dalam Drama Elon Musk vs OpenAI

badge-check


					Bos Microsoft Terseret dalam Drama Elon Musk vs OpenAI (Foto: REUTERS/Brian Snyder) Perbesar

Bos Microsoft Terseret dalam Drama Elon Musk vs OpenAI (Foto: REUTERS/Brian Snyder)

Persidangan terkait gugatan yang dilayangkan Elon Musk kepada OpenAI masih berlanjut. Kali ini giliran CEO Microsoft Satya Nadella yang bersaksi di pengadilan.
Nadella mengakhiri kesaksiannya setelah diinterogasi selama beberapa jam. Ia menjawab pertanyaan tentang hubungan awal Microsoft dengan OpenAI hingga perannya ketika Sam Altman dipecat dari jabatannya sebagai CEO OpenAI.

Microsoft merupakan salah satu pendukung terbesar OpenAI sejak tahun 2019, jauh sebelum popularitasnya meroket sejak peluncuran ChatGPT. Hingga saat ini Microsoft telah berinvestasi lebih dari USD 13 miliar di OpenAI.

Nadella mengaku sangat bangga bahwa Microsoft mengambil risiko untuk berinvestasi di OpenAI ketika tidak ada orang lain yang mau mendukung laboratorium AI yang saat itu masih sangat baru.

Musk menggugat OpenAI, Altman, dan presidennya Greg Brockman dengan tuduhan mereka telah mengingkari janji untuk melindungi struktur perusahaan nirlaba. Microsoft disebut dalam gugatan tersebut karena Musk menuduh raksasa software itu membantu dan mendukung OpenAI melakukan pelanggarannya.

Musk, yang bersaksi pekan lalu, mengatakan investasi USD 10 miliar yang dikucurkan Microsoft untuk OpenAI pada tahun 2023 merupakan titik balik yang membuatnya percaya bahwa OpenAI melanggar misinya sebagai perusahaan nirlaba.

Menurut Nadella, investasi Microsoft di OpenAI bukanlah donasi, dan ada unsur komersial yang jelas dalam kemitraan kedua perusahaan.

Ia menambahkan Microsoft memberikan diskon besar kepada OpenAI untuk menggunakan sumber daya komputasinya, dan Microsoft percaya akan mendapatkan keuntungan dari hal tersebut.

Nadella juga ditanya soal reaksinya terhadap pemecatan Altman dari jabatannya sebagai CEO OpenAI pada November 2023 setelah dewan direksi memutuskan ia tidak konsisten dalam komunikasinya. Altman kemudian kembali menjabat setelah negosiasi yang intens selama beberapa hari.

Nadella mengaku cukup terkejut dengan keputusan dewan direksi, dan prioritasnya adalah bagaimana mencari cara untuk tetap melayani konsumen Microsoft. Setelah Altman dipecat, Nadella mengaku berusaha untuk mencari tahu informasi lebih lanjut, dan menduga ada kecemburuan dan komunikasi buruk di baliknya.

“Setiap kali saya bertanya secara spesifik mengapa Sam dipecat, (dewan direksi) tidak pernah memberikan saya jawaban yang spesifik,” kata Nadella, seperti dikutip dari Financial Times, Selasa (12/5/2026).

“Menurut saya, ini sangat amatir,” imbuhnya.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini

27 August 2026 - 13:23 WIB

Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China

27 August 2026 - 13:19 WIB

Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal

27 August 2026 - 13:15 WIB

Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei

27 August 2026 - 13:11 WIB

Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

27 August 2026 - 13:07 WIB

Trending on Kabar Lifestyle