Menu

Dark Mode
Urus KTP Makin Mudah, Sempur Gelar Program LSM Berbeda dengan MV Hondius, Ini Jenis Hantavirus yang Ditemukan di RI Begini Cara Kerja Fitur Pendeteksi Risiko Diabetes di Huawei Watch Fit 5 Pro Nilai Tukar Rupiah Sampai Rp 17.500, Pengusaha Satelit RI Kian Tertekan Yamal Tuai Pujian Usai Kibarkan Bendera Palestina di Parade Juara Barca Bos Microsoft Terseret dalam Drama Elon Musk vs OpenAI

Headline

BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Geber Sosialisasi 3 Program

badge-check


					BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebayoran Baru. (foto: ist) Perbesar

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebayoran Baru. (foto: ist)

Jakarta Selatan – Dalam upaya memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan serta meningkatkan pemahaman manfaat program bagi seluruh segmen pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait Manfaat Layanan Tambahan (MLT), Program Sertakan, dan kepesertaan Bukan Penerima Upah (BPU) bagi dokter tidak tetap serta peserta magang di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) Senin, (11/5/2026).

Kegiatan ini berlangsung secara konstruktif bersama jajaran Human Capital (HC) RSPP, diantaranya Hariri selaku Kepala Bidang HC, didampingi tim HC lainnya, Yeyet dan Warsono. Pertemuan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dengan RSPP dalam menghadirkan perlindungan jaminan sosial yang lebih inklusif bagi tenaga kerja non permanen di lingkungan rumah sakit.

Dalam kegiatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru memaparkan manfaat MLT (Manfaat Layanan Tambahan) sebagai salah satu fasilitas bagi peserta aktif berupa akses pembiayaan perumahan, termasuk Kredit Pemilikan Rumah (KPR), pinjaman renovasi perumahan, hingga bantuan uang muka perumahan bagi peserta yang memenuhi persyaratan.

Selain itu, disampaikan pula mengenai Program Sertakan, sebuah gerakan kepedulian sosial yang mengajak badan usaha maupun peserta untuk memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan kepada pekerja rentan di lingkungan sekitar. Program ini diharapkan dapat membangun budaya gotong royong dan kepedulian terhadap pekerja informal maupun kelompok rentan lainnya.

Fokus utama dalam sosialisasi ini juga mencakup optimalisasi kepesertaan segmen BPU bagi dokter tidak tetap dan peserta magang, sebagai bagian dari langkah mitigasi risiko kerja. Dokter tidak tetap maupun peserta magang dinilai memiliki aktivitas kerja dengan risiko tertentu sehingga penting untuk mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebayoran Baru, Rafik Ahmad, menyampaikan bahwa perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan harus mampu menjangkau seluruh pekerja, termasuk tenaga profesional non tetap dan peserta magang.

“Dokter tidak tetap maupun peserta magang memiliki kontribusi penting dalam ekosistem pelayanan kesehatan dan aktivitas operasional rumah sakit. Karena itu, penting bagi kita untuk memastikan mereka juga memiliki perlindungan atas risiko kerja melalui BPJS Ketenagakerjaan. Melalui sosialisasi ini, kami berharap semakin banyak pekerja non permanen yang terlindungi dan memahami manfaat program secara menyeluruh,” ujar Rafik Ahmad.

Ia juga mengapresiasi keterbukaan dan komitmen pihak RSPP dalam membangun diskusi produktif mengenai penguatan perlindungan tenaga kerja. “Kolaborasi yang baik bersama tim HC RSPP menjadi langkah positif dalam menciptakan lingkungan kerja yang semakin aman dan terlindungi, tidak hanya bagi pegawai tetap tetapi juga bagi dokter tidak tetap dan peserta magang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang HC RSPP, Hariri, menyambut baik pelaksanaan sosialisasi tersebut dan menilai program BPJS Ketenagakerjaan memberikan manfaat penting bagi seluruh unsur tenaga kerja di lingkungan rumah sakit. Pihaknya menyambut positif sosialisasi yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru.

Menurutnya, perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi dokter tidak tetap maupun peserta magang merupakan bagian penting dalam menciptakan rasa aman dalam bekerja. “Kami berharap sinergi ini dapat terus berjalan sehingga seluruh tenaga kerja di RSPP memperoleh perlindungan yang optimal, “pungkasnya. M Syahrul

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dukung Indonesia ASRI, PWI Kota Bogor Bareng Kemendagri dan Pemkot Bogor Bebersih Situ Gede

8 May 2026 - 15:18 WIB

Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia

6 May 2026 - 08:29 WIB

Bukti Negara Hadir di Tengah Duka, Bpjs Ketenagkerjaan Serahkan Santunan JKK 494 Juta

5 May 2026 - 08:30 WIB

Menaker Pastikan Hak Jaminan Sosial Korban Kecelakaan KA Bekasi Terpenuhi

4 May 2026 - 22:29 WIB

May Day 2026, BPJS Ketenagakerjaan se-Jakarta Selatan Sebar Ratusan Sembako

1 May 2026 - 11:55 WIB

Trending on Headline