Ditunjuk Jadi Tempat Uji Coba Vaksin, Ini Yang Dilakukan Pemkot Bogor

Wakil Wali Kota bogor Dedie A Rachim saat jumpa pers terkait covid 19, beberapa waktu lalu.

Tiga puskesmas di Indonesia ditunjuk Pemerintah Pusat sebagai tempat uji coba vaksin covid 19, yakni Puskesmas Abiansemal Kabupaten Badung dan Denpasar, dan Puskesmas tanah Sareal Kota Bogor. Penetapan tersebut terungkap dalam rakor Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan dan Menkes Terawan Agus Putranto, Menlu Retno Marsudi serta Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Penunjukan tersebut direspon positif Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, dengan mempersiapkan tempat ujicoba di  Puskesmas Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal.

Menurut Wakil Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor, Dedie A Rachim jelang dilaksanakannya uji coba vaksin, pihaknya melakukan pengecekan persiapan Puskesmas Tanah Sareal. Selain itu juga Pemkot Bogor harus memastikan siapa saja yang bakal mendapatkan ujicoba vaksin, termasuk metode pemberian vaksinnya.

“Apakah vaksin diberikan ke kelurahan atau Pemkot yang melakukan, atau ada metode lain. Itu kita masih menunggu informasi selanjutnya dari pusat. Mengenai penunjukan tersebut, memang belum ada secara tertulis. Namun dalam rapat disebutkan, dan kita sebagai penyangga ibukota akan memfasilitasi kebutuhan Pemerintah Pusat,” kata Dedie.

Sementara itu Kepala Puskesmas Tanah Sareal drg Masayu Rubianti menambahkan, Puskesmas Tanah Sareal memiliki beberapa kelebihan, seperti  bangunan dan lahan yang luas.

Dari 25 Puskesmas yang ada di Kota Bogor, Puskesmas Tanah Sareal paling luas yakni mencapai 1.390 meter. Mungkin itu salah satu pertimbangan pusat sehingga menunjuk Puskesmas Tanah Sareal,” kata drg Masayu.

Masayu menambahkan, Puskesmas Tanah Sareal memiliki layanan ponet 24 jam, instalasi gawat darurat (IGD), laboratorium hingga rawat inap dengan 42 tenaga kesehatan (Nakes).

“Ruangan bed rawat inap Tanah Sareal ada 12, ponet 3 bed dan IGD 3 bed. Kami juga memiliki tim survilance yang bekerjasama dengan kelurahan dan RW Siaga, untuk memantau pasien terkonfirmasi covid-19 yang isolasi mandiri di rumah. Kita punya tim covid sendiri, yang di SK-kan ada enam, tapi seluruh tenaga kesehatan di Puskesmas ini menjadi tim juga,” kata Masayu.

penulis/editor herman

print

You may also like...