Apresiasi Pejuang Kemanusiaan, PWI Kota Bogor Berikan Award

Kisah-kisah heriok dan humanis tentang pengorbanan dan perjuangan seorang manusia menolong manusia lainnya di tengah pandemi covid yang melanda dunia, termasuk Indonesia. Menarik untuk diikuti, terlebih lagi mereka berkorban tanpa memperhitungnya resiko kehilangan nyawanya sendiri.

Sebagai bentuk apresiasi atas pengorbanan dan perjuangan mereka, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor akan menganugerahi para pejuang kemanusian tersebut dengan penghargaan.

“Pandemi Covid -19 ini banyak sekali memunculkan orang-orang yang rela berkorban demi menolong orang lain yang membutuhkan, sebagai contohnya para tenaga kesehatan (Nakes), selama pandemi ini mereka berjibaku menyelamatkan mereka yang terancam nyawanya lantaran terpapar Covid -19,”kata Ketua Panitia Anugerah PWI Kota Bogor untuk pejuang Covid -19, Tegar Bagja Anugerah, Minggu (08/11/2020).

Anugerah bagi para pejuang Covid-19 rencananya akan diberikan pada  Jumát 11 Desember 2020 mendatang  di Museum PETA, Jalan Jenderal Soedirman, Kota Bogor.

“Anugerah PWI untuk pejuang Covid -19 rencana awal digelar November ini bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, namun diundur menjadi 11 Desember. Namun hal itu tak mengurangi nilai penghargaan kami atas jasa-jasa mereka,” ujarnya.

Menurut Tegar, 11 Desember dipilih  karena di bulan penutup tahun itu, tepatnya di tanggal 20 ada satu hari yang diperingati secara nasional untuk menggugah sisi kemanusian manusia menolong sesama yang membutuhkan.

“Anugerah PWI untuk pejuang Covid -19 kami jadikan momen untuk membumikan kesetiakawanan sosial dan gotong royong yang menjadi ciri khas Bangsa Indonesia,” katanya.

Lebih lanjut Tegar menambahkan, anugerah PWI ini tak sebatas kepada Nakes saja, tapi mereka-mereka dengan keahlian masing-masing, tanpa lelah dan mengharap pamrih berjuang bersama elemen masyarakat lainnya melawan pandemic Covid -19.

“Makanya, kita berharap masyarakat Kota Bogor, bisa ikut berperan aktif dengan mengusulkan nama-nama calon penerima anugerah PWI yang selama delapan bulanan ini masih berjuang melawan pandemi yang dilandasi keikhlasan, tanpa mengharap balas dari siapa pun,” jelasnya.

Sementara itu Ketua PWI Kota Bogor Arihta Utama Surbakti mengatakan, anugerah PWI Kota Bogor untuk para pejuang Covid -19, tujuannya hanya satu, yakni untuk mengapresiasi mereka-mereka yang berjuang tanpa lelah selama pandemi ini. “Anugerah PWI untuk pejuang Covid-19 ini tercetus dari obrolan teman-teman pengurus, alhamudililah rencana kami ini banyak mendapatkan respon salah satunya dari Wali Kota Pak Bima Arya dan Wakil Wali Kota Pak Dedie A. Rachim yang merangkat Kasatgas Percepatan Penanganan Covid -19 Kota Bogor,” ujarnya.

Arihta berharap, anugerah PWI bisa memotivasi seluruh elemen masyarakat Kota Bogor khususnya untuk bersama-sama melawan pandemi Covid -19 agar cepat berakhir dan kehidupan masyarakat kembali normal. “Penanganan pandemi ini kan bukan tugas pemerintah samata, tapi butuh dukungan masyarakat, caranya dengan menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di masa pandemi untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” tutupnya.

Anugerah PWI Award ini digelar untuk kali kedua, setelah sebelumnya 2 tahun lalu sejumlah tokoh menerima PWI Award.

editor herman

print

You may also like...