Menu

Dark Mode
Kenapa Chat WhatsApp Tidak Masuk Kalau Tidak Dibuka? Komdigi Temukan Masih Banyak Anak Palsukan Umur untuk Akses Medsos TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar Hebat, Apa Pemicunya? Ribuan Mutiara Gua Langka Ditemukan di Vietnam Suhu Permukaan Laut Global Capai Titik Terpanas, Ini Dampaknya Ilmuwan Ciptakan Kecoa Cyborg yang Bisa Menyelam 3 Jam

Kabar Bogor

Urban Farming Diminati Selama Pandemi

badge-check


					Seorang ibu memetik bayam di kampung iurban farming warban Perbesar

Seorang ibu memetik bayam di kampung iurban farming warban

Selain tanaman hias dan ikan hias yang mulai menjadi hoby baru masyarakat selama pandemi covid yang sudah berlangsung berbulan-bulan ini, kini urban farming atau menanam tanaman sayuran organik (khususnya) menjadi pilihan baru masyarakat. Bahkan di Kelurahan Bondongan Kota Bogor, tepatnya di Kampung Warban (Warung Bandrek) ada sekitar 200 meter tanah yang dimanfaatkan untuk urban farming.

Puluhan ikat sayur bayam hasil panen Urban Farming Kampung Warung Bandrek (Warban) RT 05 RW 05, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, di petik langsung Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Jumat (18/12/2020). Panen sayur kali kedua sejak dimulainya Urban Farming di Kampung Warban ini hanya memanfaatkan lahan terbatas berupa tembok pembatas rumah sepanjang kurang lebih 200 meter. Meski begitu, hasil panen sayur bayam organik ini dapat dirasakan masyarakat karena dibagikan gratis.

“Hari ini panen sayur bayam dari kegiatan Bogor Berkebun bekerjasama dengan Grup Astra Bogor,” ujar Dedie.

Dedie mengatakan, lewat Urban Farming di Warban ini pihaknya melihat bagaimana masyarakat bisa mengolah dan memanfaatkan lahan yang terbatas yang hasilnya bisa dinikmati masyarakat.


Baca juga: Pasar Tanaman Hias Jadi Objek Wisata Baru di Tengah Pandemi


“Di masa Pandemi Covid-19 yang penuh tantangan dan kesulitan ekonomi, hasil panen ini bisa membantu suplai makanan bergizi bagi warga .Ini juga bisa memotivasi yang lain untuk melakukan kegiatan serupa tanpa menunggu uluran tangan CSR. Intinya ini sebagai contoh bagaimana pemanfaatan lahan sempit bisa menghasilkan. Saya ucapkan terima kasih kepada Grup Astra Bogor yang sudah ikut serta turun tangan,” jelasnya.

Koordinator Grup Astra Bogor, Ekki Primanda Ramadhan mengatakan, Kampung Berseri Astra (KBA) merupakan program Astra Internasional yang komitmennya bersinergi dengan pemerintah, termasuk di Kampung Warban.

Sejak memulai kerja sama Oktober lalu, pihaknya melakukan pendampingan kepada warga, termasuk membantu kebutuhan warga di Urban Farming ini. Mulai polybag, rak, bibit hingga pengairan.

“Semua biayanya kami anggarkan tapi utamanya melakukan pendampingan karena yang penting urban farming ini ada manfaatnya buat warga. Kami tidak mengharapkan feedback apapun, karena ini merupakan visi misi Astra berkembang bersama di areanya. Sebaliknya, pihaknya akan menjadikan Warban sebagai kampung produktif atau wisata agar mempunyai nilai ekonomis dan bisa menambah pendapatan warga. Program ini timeline-nya sampai lima tahun, jadi setelah lima tahun harapannya Kampung Warban menjadi kampung mandiri,” imbuhnya.

penulis pratama

editor herman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

KADIN dan PWI Kota Bogor Siap Kolaborasi Majukan UMKM

3 July 2026 - 14:10 WIB

Hari Bhayangkara Ke-80, Dedie Rachim Apresiasi Polresta Bogor Kota

1 July 2026 - 23:00 WIB

Cek Progres Jembatan Paledang–Pasir Jaya, JM: Pembangunan Berjalan Positif

1 July 2026 - 22:42 WIB

Denny Mulyadi Bahas Perencanaan dan Pengawasan Anggaran Bareng DPRD Lampung Utara

30 June 2026 - 22:09 WIB

Pegawai Kecelakaan Kerja, Dinas PUPR Tuturkan Kronologis

29 June 2026 - 20:38 WIB

Trending on Kabar Bogor