Menu

Dark Mode
Dollar Tembus Rp 18 Ribu, Masyarakat Bersuara: Udah 18K! Norwegia Negara Paling Makmur di Dunia, Singapura Terkaya di Asia Bikin Penasaran! Alat Pembasmi Nyamuk Berbasis Laser Kreator Konten Disebut Ejek Kaum Disabilitas, Pahami Apa itu Ableism Sony Kasih Gratis 3 Game PS4 dan PS5, Tapi… Scammer Eks Artis Fabiola Incar Warga AS, Eits Jangan Tenang Dulu

Kabar Politik

Ade Yasin : PKL Harus Dapat Ruang

badge-check


					Ade Yasin : PKL Harus Dapat Ruang Perbesar

Sambil menyantap bakso, pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Hj. Ade Yasin – H. Iwan Setiawan (HADIST) menampung aspirasi masyarakat Cibinong khususnya masyarakat Bekang, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Politisi PPP ini berjanji akan memperhatikan nasib pedagang kaki lima (PKL).

Informasi yang dihimpun, bahwa dalam kunjungan kampanye, adik Rahmat Yasin (RY) ini sengaja menggelar makan bakso bareng bersama masyarakat.

Terlihat, Ade Yasin duduk bareng bersama masyarakat Bekang di pinggir jalan sambil menikmati ‎bakso yang disantapnya. Sambil menikmati baksonya, Ade Yasin berbincang-bincang dengan masyarakat soal masalah yang dikeluhkan dan masukan baik ketika kelak Ade Yasin menjadi pemimpin di Kabupaten Bogor.

“Baksonya enak banget, dan tadi saya makan bersama masyarakat. Dengan kampanye lewat silaturahmi ini, banyak aspirasi yang saya dapat,” ujar Ade Yasin, calon Bupati Bogor periode 2018-2023 kepada wartawan, Selasa (13/3).

Dengan menggelar makan bakso bareng masyarakat, kata Ketua DPW PPP Jabar ini, dirinya ingin menunjukkan bahwa yang namanya pedagang bakso dan PKL tersebut harus diperhatikan.

“Mereka (PKL-red) jangan dipandang sebelah mata, tapi juga harus diberi ruang. Salah satunya, harus ada kawasan khusus bagi mereka. Kalau minimarket diberi ruang, kenapa PKL kenapa tidak. Dan ini juga harus diberi ruang atau diperhatikan,” ungkapnya.

Terkait soal bakso yang disantap ini, tambah paslon HADIST, yang terpenting ‎bakso itu harus higienis, tanpa borak, pengawet dan campuran lain.

“Kalau tukang bakso sudah kena isu borak, penawar, atau dicampur daging lain, itu merusak mereka dan tidak laku. Jadi mereka harus higienis, perhatikan kesehatan, enak, murah, dan nantinya akan laku dan laris manis,” tuturnya.

Reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Jadi Khotib Idul Adha 1447 H, Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Jamaah Teladani Nabi Ibrahim AS

27 May 2026 - 20:35 WIB

Dikomplain Warga, Komisi lll Sidak Proyek Hotel Prima

19 May 2026 - 08:04 WIB

Ketua DPRD Kota Bogor Tekankan Pentingnya ‘Listening Skill’ dalam Kepemimpinan

11 May 2026 - 10:25 WIB

Perlindungan Masyarakat Adat hingga Evaluasi Kinerja Bupati Jadi Fokus DPRD Kabupaten Bogor

6 May 2026 - 21:53 WIB

Kejar Target 30 Persen RTH, DPRD dan Pemkot Bogor Godok Aturan Sanksi Tegas bagi Pelanggar

5 May 2026 - 16:12 WIB

Trending on Kabar Politik