Menu ✖

Dark Mode
Sumpah Pemuda, Polresta Bogor Kota dan Aliansi Mahasiswa Cipayung Plus Gelar Apel Solidaritas Kemanusian Pemkot Datangi Pedagang Es Jeruk Malioboro yang Nuthuk, Sekda DIY : Yang Wajar – Wajar Aja! Ini Pesan Sri Sultan Hamengkubuwono X Saat Bertemu Pangdam XXVI Mataram Prof Uceng Ikut Aksi Sumpah Pemuda Titik Nol Yogyakarta Cerita Keluarga Wisatawan Asal Tulungagung Terjebak di Tengah Kericuhan di Malioboro  Demo Peringati Sumpah Pemuda di Jogja Pecah, Warga dan Aparat Terluka

Kabar Politik

Ade Yasin : PKL Harus Dapat Ruang

badge-check


					Ade Yasin : PKL Harus Dapat Ruang Perbesar

Sambil menyantap bakso, pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Hj. Ade Yasin – H. Iwan Setiawan (HADIST) menampung aspirasi masyarakat Cibinong khususnya masyarakat Bekang, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Politisi PPP ini berjanji akan memperhatikan nasib pedagang kaki lima (PKL).

Informasi yang dihimpun, bahwa dalam kunjungan kampanye, adik Rahmat Yasin (RY) ini sengaja menggelar makan bakso bareng bersama masyarakat.

Terlihat, Ade Yasin duduk bareng bersama masyarakat Bekang di pinggir jalan sambil menikmati ‎bakso yang disantapnya. Sambil menikmati baksonya, Ade Yasin berbincang-bincang dengan masyarakat soal masalah yang dikeluhkan dan masukan baik ketika kelak Ade Yasin menjadi pemimpin di Kabupaten Bogor.

“Baksonya enak banget, dan tadi saya makan bersama masyarakat. Dengan kampanye lewat silaturahmi ini, banyak aspirasi yang saya dapat,” ujar Ade Yasin, calon Bupati Bogor periode 2018-2023 kepada wartawan, Selasa (13/3).

Dengan menggelar makan bakso bareng masyarakat, kata Ketua DPW PPP Jabar ini, dirinya ingin menunjukkan bahwa yang namanya pedagang bakso dan PKL tersebut harus diperhatikan.

“Mereka (PKL-red) jangan dipandang sebelah mata, tapi juga harus diberi ruang. Salah satunya, harus ada kawasan khusus bagi mereka. Kalau minimarket diberi ruang, kenapa PKL kenapa tidak. Dan ini juga harus diberi ruang atau diperhatikan,” ungkapnya.

Terkait soal bakso yang disantap ini, tambah paslon HADIST, yang terpenting ‎bakso itu harus higienis, tanpa borak, pengawet dan campuran lain.

“Kalau tukang bakso sudah kena isu borak, penawar, atau dicampur daging lain, itu merusak mereka dan tidak laku. Jadi mereka harus higienis, perhatikan kesehatan, enak, murah, dan nantinya akan laku dan laris manis,” tuturnya.

Reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke 62, Golkar Kota Bogor Lebih Dekat dengan Warga

20 October 2026 - 20:38 WIB

Pesan Haedar Nashir di Era Prabowo – Gibran : Perbaiki Kebijakan Jangan Bikin Pemerintah Turun Wibawa

14 October 2026 - 10:37 WIB

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

10 October 2026 - 13:17 WIB

Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

9 October 2026 - 19:59 WIB

Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk

7 October 2026 - 07:52 WIB

Trending on Kabar Politik