Menu

Dark Mode
Mitos dan Fakta Ikan Oarfish yang Kerap Dikaitkan dengan Bencana Komdigi Panggil Meta Buntut Peretasan dan Suspend Massal Akun WhatsApp AI Grok Bicara dengan Kalimat Aneh, Bikin Pengguna X Geger Kabel Laut Bertambah, Harga Internet RI Bisa Makin Murah? AI Bikin Kebutuhan Data Center RI Melonjak, Telkom Genjot Capex Lupakan Mars, Venus Justru Bisa Jadi Tujuan Manusia

Kabar Bogor

Wujudkan Kota Tertib dan Bersih, Pemkot Bogor Gencarkan Penataan

badge-check


					wali kota bogor dedie a rachim. (foto: kominfo) Perbesar

wali kota bogor dedie a rachim. (foto: kominfo)

Kota Bogor- Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk melakukan pembenahan menyeluruh di berbagai sektor, termasuk kebersihan lingkungan lewat program ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah). Menurut Presiden, Indonesia harus berani melakukan perbaikan mulai dari tingkat desa hingga ibu kota.

Di Kota Bogor, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus berkomitmen melakukan pembenahan di seluruh wilayah yang tersebar di enam kecamatan.

Bangunan liar yang memakan badan jalan dibenahi. PKL yang menutupi saluran air dan berdampak pada tumpukan sampah hingga menyebabkan air meluap ke badan jalan terus ditertibkan. Pedagang kaki lima yang berjualan di atas trotoar atau pedestrian dan menyebabkan timbulan sampah direlokasi ke Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong Sukasari.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan bahwa rencana penertiban di Kota Bogor tidak akan berhenti.

“Ini akan dilanjutkan ke titik lain yang dirasa perlu kita berikan sentuhan. Karena masih banyak yang belum memahami bahwa saat ini sedang dilakukan langkah untuk mengembalikan ketertiban, kebersihan, dan keindahan Kota Bogor sebagaimana yang diharapkan seluruh masyarakat,” ujar Dedie A. Rachim, Kamis (9/4/2026), saat melakukan sidak monitoring situasi dan kondisi di kawasan Alun-alun Kota Bogor.

Angkutan sayur dan buah yang biasa menyuplai para PKL yang berjualan di pedestrian dan badan jalan di kawasan Jalan Roda, Pedati, Lawang Surya Kencana, terus ditertibkan. Kegiatan bongkar muat dan distribusi barang diarahkan ke pasar-pasar resmi.

Atas langkah tersebut, timbulan sampah yang semula mencapai 20 hingga 30 ton per hari berkurang menjadi sekitar 10 ton atau setengah dari jumlah saat aktivitas PKL masih berlangsung.

“Ini menjadi perhatian kita untuk hadir menyelesaikan permasalahan yang menyangkut ketertiban Kota Bogor,” ujar Dedie Rachim.

Untuk meningkatkan ketegasan dan efektivitas petugas di lapangan, program ASRI juga dilakukan dengan pendekatan dari hulu hingga hilir. Dengan demikian, tidak ada lagi praktik ‘kucing-kucingan’ antara petugas dan pedagang yang melanggar ketertiban serta kebersihan.

“Sejak awal Pak Wakil menemukan listrik ilegal di Jalan Mayor Oking, itu langsung kita putus. Kemudian masalah suplai logistik. Jadi, listrik ilegal dan suplai barang ke PKL ini menjadi titik awal yang terus disisir agar keberadaan petugas lebih efektif. Kita sisir sumbernya agar lebih cepat tertib, resik, dan indah,” ucapnya. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Penataan Angkot Capai 50,2 Persen, Targetkan Penertiban Tuntas Akhir Tahun

26 August 2026 - 14:51 WIB

Wujudkan Generasi Sehat Kota Bogor, Pemkot Bogor Gelar Aksi Bergizi dan Cek Kesehatan Gratis di Sekolah

26 August 2026 - 13:44 WIB

Ratusan Ummat Islam Ikuti Maulid Nabi di Mesjid Agung

26 August 2026 - 13:33 WIB

Halte Air Alam, Upaya Pemkot Bogor Percantik Kota Tanpa APBD

23 August 2026 - 14:23 WIB

Kopi Jadi Bagian Identitas Kota, Bogor Perkuat Cita Rasa Gastronomi

21 August 2026 - 10:14 WIB

Trending on Kabar Bogor