Menu

Dark Mode
Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Hadir Lebih Dekat untuk Melayani, Melindungi, dan Memberdayakan Pekerja PWI Jabar Kecam Oknum Wartawan Ngamuk di SDN 2 Sukaraja Dari Haornas Menuju Tuan Rumah Porprov XV Jabar 2026 Dedie Rachim Bersama DPRD Kota Bogor Serahkan Ijazah bagi Pelajar Prasejahtera ​DPRD Kota Bogor Dukung Inovasi Digitalisasi Adminduk di Gebyar Dukcapil Family Fest 2026 YKI Kota Bogor Gaungkan Kepedulian Bersama dan Rencana Pembangunan Rumah Sahabat Kanker

Kabar Lifestyle

Kabel Laut Bertambah, Harga Internet RI Bisa Makin Murah?

badge-check


					Kabel Laut Bertambah, Harga Internet RI Bisa Makin Murah?
Ilustrasi (Foto: Defense.gov)
Perbesar

Kabel Laut Bertambah, Harga Internet RI Bisa Makin Murah? Ilustrasi (Foto: Defense.gov)

Pembangunan infrastruktur kabel laut internasional dinilai ikut berperan menekan harga internet di Indonesia. Semakin banyak jalur konektivitas yang tersedia, semakin besar pula pilihan kapasitas dan rute untuk membawa trafik internet.

Director of Wholesale & International Service Telkom Indonesia Budi Satria Dharma Purba mengatakan kondisi internet Indonesia saat ini jauh berbeda dibandingkan sekitar 10 tahun lalu, ketika konektivitas internasional masih sangat bergantung pada Singapura.

“Kalau kita lihat coba 10 tahun yang lalu, berapa harga internet kita? Karena dulu kita hanya terbatas kabel lautnya. Semua infrastruktur, traffic internet itu kita bawa ke Singapura,” ujar Budi usai press conference Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 di Nusa Dua, Bali, Selasa (26/8).

Menurutnya, keterbatasan pilihan kabel laut saat itu ikut membuat biaya konektivitas lebih tinggi. Kondisinya kini berubah seiring bertambahnya pembangunan infrastruktur.

“Sekarang penurunannya sudah banyak. Mungkin Indonesia adalah salah satu negara yang cukup affordable dari sisi internetnya. Itu karena didukung oleh infrastruktur yang kita bangun,” katanya.

Tak Hanya Bertumpu di Batam
Budi mengatakan Telkom Group tidak hanya melihat berapa banyak infrastruktur yang dibangun, tetapi juga lokasi pembangunannya.

Selama ini, konektivitas global Indonesia banyak bertumpu di Batam. Kawasan tersebut tetap penting karena pertumbuhan pusat data juga tinggi, tetapi Telkom menilai Indonesia membutuhkan titik konektivitas lain.

“Kalau selama ini kita untuk konektivitas global itu banyak bertumpu di Batam. Semua orang membangunnya ke Batam,” kata Budi.

Untuk memperkuat kawasan timur, Telin telah mengembangkan gateway baru di Manado dalam sekitar tiga tahun terakhir. Sejumlah kabel internasional juga sudah hadir di wilayah tersebut. Langkah itu diharapkan membuat kualitas konektivitas di Indonesia timur semakin baik.

Kabel Lintas Batas ke Papua Nugini
Telkom juga menginisiasi konektivitas kabel lintas batas dengan Papua Nugini. Budi mengakui pembangunan semacam itu belum tentu langsung menarik secara ekonomi, tetapi dinilai penting untuk membuka akses.

“Mungkin secara ekonomik itu nggak terlalu viable. Tapi untuk negara ini bisa terhubung itu menjadi sangat penting,” ujarnya.

Menurut Budi, pembangunan infrastruktur digital menghadapi persoalan seperti ayam dan telur. Aktivitas bisnis digital bisa jadi belum tumbuh karena infrastrukturnya belum tersedia. Karena itu, pembangunan konektivitas perlu melihat kebutuhan jangka panjang.

“Mungkin bisnis itu tidak terjadi, bisnis digitalnya tidak terjadi karena infrastrukturnya belum ada,” katanya.

Dengan semakin tersebarnya jalur konektivitas internasional, Telkom berharap aktivitas digital dan bisnis baru ikut tumbuh. Dalam jangka panjang, peningkatan infrastruktur tersebut berpotensi membuat konektivitas internet di Indonesia semakin kompetitif.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Netizen Soroti Jalanan Jakarta Sepi Hari Ini

27 August 2026 - 13:23 WIB

Banjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek ChinaBanjir Seram Nepal, Pakar Soroti Potensi ‘Bom Air’ dari Proyek China

27 August 2026 - 13:19 WIB

Demo 27 Agustus Ramai di Jagat Maya, Netizen Soroti Beragam Hal

27 August 2026 - 13:15 WIB

Mengenal Fitur Telepon AI Hasil Kerja Sama Indosat dan Huawei

27 August 2026 - 13:11 WIB

Demo 27 Agustus, Komdigi Ingatkan Warga Tidak Sebar Kebencian di Medsos

27 August 2026 - 13:07 WIB

Trending on Kabar Lifestyle