Menu ✖

Dark Mode
Kacamata Meta Masuk RI, Awas Privasi Warga Terancam Direkam Diam- Diam Ilmuwan Temukan Sel Darah Dinosaurus di Fosil untuk Pertama Kalinya Demokrat Menang, Ratusan Proyek Data Center AI Terancam Karhutla hingga Banjir Dominasi Bencana Indonesia Sepanjang 2026 Kenapa Hacker Targetkan Kulkas Supermarket di Eropa? Ini Kata Pakar Perjuangan Safiera Ikuti Fast Track Pertama di Kehutanan UGM, Lulus S2 di Usia 22 Tahun, Double Degree di NUS

Kabar Bogor

Proyek Trase Baru Jalan Batutulis Bikin Kotor, DPRD Desak Pemkot Konsisten Awasi Kontraktor

badge-check


					Wali Kota Bogor Dedie A Racihim belum lama ini meninjau progres proyek trase baru jalan batutulis. (foto: kominfo) Perbesar

Wali Kota Bogor Dedie A Racihim belum lama ini meninjau progres proyek trase baru jalan batutulis. (foto: kominfo)

Kota Bogor– Proyek pembangunan trase baru jalan Batutulis disorot anggota DPRD Kota Bogor dari Fraksi PKB Daerah Pemilihan (Dapil) II Bogor Selatan, Edi Kholki Zaelani, akibat banyaknya tanah merah yang berceceran di Jalan Lawang Gintung hingga Batutulis.

Edi Kholki meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memperkuat koordinasi dengan pihak ketiga selaku pelaksana proyek agar dampak negatif terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalisir. Pengawasan terhadap kontraktor harus dilakukan secara konsisten, terutama terkait operasional kendaraan pengangkut material. Truk-truk tersebut kerap meninggalkan ceceran tanah di badan jalan yang berpotensi membahayakan para pengguna jalan.

“Tugas saya hanya mengingatkan Pemerintah Kota Bogor agar terus berkoordinasi dengan pihak ketiga terkait kegiatan tersebut agar kontraktor membersihkan truk pengangkut tanah yang mengakibatkan jalan menjadi kotor,” kata Edi Kholki.

Sebelumnya Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengatakan, Pemkot Bogor tidak akan segan memberikan teguran keras kepada kontraktor apabila tidak menerapkan standar Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) secara maksimal di lokasi proyek. Teguran ini mencuat setelah ditemukannya ceceran tanah di sekitar proyek trase baru Batutulis yang dinilai membahayakan masyarakat, khususnya bagi pengendara sepeda motor.

“Nanti saya tegur kontraktor yang tidak menerapkan K3. Saya saja ke proyek mencontohkan menggunakan helm dan rompi. Masa mereka tidak menerapkan K3,” tegasnya.

Senada, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin juga meminta pekerja proyek untuk lebih memperhatikan material hasil angkutan agar tidak tercecer di jalur publik. Kendati demikian, Jenal menjelaskan bahwa berdasarkan klarifikasi pihak kontraktor, pembersihan jalan utama telah dijadwalkan setiap sore sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP).

“Tadi menurut pihak kontraktor pembersihan tidak dilakukan berulang kali pada siang hari untuk menghindari kemacetan panjang serta genangan air yang dapat mengganggu arus lalu lintas. Oleh karena itu, pembersihan dilakukan setiap sore oleh para petugas yang ditunjuk pihak kontraktor. Setiap sore area disemprot menggunakan alat steam kendaraan. Sudah kami pastikan bahwa proses tersebut terus dilakukan sesuai dengan SOP,” kata Jenal.

Menanggapi hal itu perwakilan PT Promix Prima Karya, pelaksana proyek, Dudung Agus mengklaim bahwa setiap kendaraan proyek yang keluar dari area kerja telah melalui proses pembersihan terlebih dahulu.

“Kami semprot pagi, siang, dan menjelang magrib, Pak,” singkatnya.

Msy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kemenko Kumham Imipas Apresiasi Capaian Reformasi Hukum di Kota Bogor

5 November 2026 - 14:41 WIB

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

DIY Punya 14 Titik Potensi Bencana, DPRD DIY Minta Sistem Peringatan Dini Diperkuat

3 November 2026 - 17:46 WIB

Trending on Kabar Bogor