Menu ✖

Dark Mode
Perkuat Kolaborasi, TP PKK Kota Makassar Lakukan Studi Tiru ke Kota Bogor Zuckerberg Menyerah Setelah Kacamatanya Dihujat Habis-Habisan Sam Altman Desak Dewan Keamanan PBB Adopsi Standar AI Internasional Inggris Sebut Krisis Iklim Ancam Pertahanan Banyak Negara Mantan Bos Keamanan Google: AI Lebih Membahayakan untuk Anak daripada Medsos Agen AI OpenAI Retas Situs Kesehatan Pemerintah Australia: PM Albanese Geram

Kabar Lifestyle

PT Astra International Tbk Perkuat Desa Sejahtera Astra Desa Les

badge-check


					Petani garam di Desa Sejahtera Astra Desa Les mempertahankan metode produksi garam tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun. (foto: astra) Perbesar

Petani garam di Desa Sejahtera Astra Desa Les mempertahankan metode produksi garam tradisional yang telah diwariskan secara turun-temurun. (foto: astra)

Bali- Pembangunan sering kali dihadapkan pada pilihan antara mengejar pertumbuhan atau menjaga kelestarian alam dan budaya. Namun, Desa Sejahtera Astra Desa Les di Kabupaten Buleleng, Bali, menunjukkan bahwa keduanya dapat tumbuh beriringan. Berbekal potensi alam, tradisi, dan semangat gotong royong masyarakat, desa ini berkembang menjadi contoh bagaimana pelestarian lingkungan dan budaya mampu menjadi fondasi bagi kesejahteraan masyarakat.
Terletak di pesisir utara Pulau Bali, Desa Sejahtera Astra Desa Les memiliki keindahan alam yang membentang dari kawasan perbukitan hingga garis pantai. Kekayaan alam tersebut selama bertahun-tahun menjadi sumber penghidupan masyarakat melalui sektor pertanian, perikanan, serta produksi garam tradisional yang masih dipertahankan hingga kini. Di sisi lain, kehidupan masyarakat yang masih lekat dengan budaya lokal juga berkembang menjadi daya tarik wisata berbasis masyarakat yang memberikan pengalaman autentik bagi para wisatawan.
Sejak bergabung dalam program Desa Sejahtera Astra pada tahun 2024, PT Astra International Tbk (Astra) bersama masyarakat terus mengembangkan potensi tersebut melalui berbagai program yang tidak hanya bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga menjaga keberlanjutan alam dan budaya desa. Berbagai inisiatif tersebut telah menjangkau lebih dari 800 masyarakat, mendorong peningkatan pendapatan masyarakat sebesar 25%, menciptakan lapangan kerja baru, serta memperluas akses pasar bagi produk lokal hingga terserap seluruhnya.
“Melalui Desa Sejahtera Astra, kami percaya bahwa pembangunan desa tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana menjaga keseimbangan antara kemajuan, kelestarian lingkungan, serta identitas budaya yang dimiliki masyarakat. Astra berharap kolaborasi yang dijalankan melalui Desa Sejahtera Astra tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, tetapi juga menjaga keseimbangan antara kemajuan, pelestarian lingkungan, dan identitas budaya desa agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto.
Pengembangan Desa Sejahtera Astra Desa Les dilakukan secara menyeluruh melalui empat bidang kontribusi sosial Astra. Pada bidang kesehatan, Astra bersama masyarakat memperkuat layanan kesehatan dasar melalui Posyandu, edukasi kesehatan ibu dan anak, serta pemberian makanan tambahan bagi anak stunting dan gizi buruk. Sementara itu, di bidang pendidikan, generasi muda didorong mengenali sekaligus mengembangkan potensi desanya melalui kelas bahasa Inggris dan penguatan kapasitas pariwisata untuk mempersiapkan local guide bagi wisatawan mancanegara.
Komitmen terhadap keberlanjutan juga diwujudkan melalui berbagai upaya pelestarian lingkungan. Masyarakat Desa Sejahtera Astra Desa Les aktif melakukan konservasi dan transplantasi terumbu karang, mengembangkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui program Les Grow, serta mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos yang dimanfaatkan untuk kebun terpadu milik Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Inisiatif tersebut tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan pesisir, tetapi juga memberikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat.
Pelestarian budaya juga berjalan beriringan dengan penguatan ekonomi masyarakat. Tradisi pembuatan garam secara alami yang diwariskan secara turun-temurun tetap dipertahankan sebagai bagian dari identitas Desa Sejahtera Astra Desa Les. Saat ini masyarakat mampu menghasilkan sekitar dua hingga tiga ton garam setiap musim panen yang dipasarkan ke berbagai daerah di Indonesia. Pengembangan potensi tersebut semakin diperkuat melalui kolaborasi dengan BUMDes Giri Segara dalam pemasaran produk unggulan desa dan pengembangan UMKM lokal, termasuk kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Bali yang membuka peluang pemasaran garam hingga sekitar satu ton per bulan atau setara kurang lebih Rp25 juta per bulan.
Pendekatan pembangunan yang bertumpu pada pelestarian alam, budaya, dan pemberdayaan masyarakat tersebut turut mengantarkan Desa Sejahtera Astra Desa Les meraih Juara Umum Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024 dari Kementerian Pariwisata. Penghargaan tersebut menjadi salah satu bukti bahwa potensi lokal yang dikelola secara berkelanjutan mampu memberikan manfaat sosial, ekonomi, maupun lingkungan bagi masyarakat desa.
Semangat Astra untuk terus berkolaborasi dengan masyarakat seperti di Desa Sejahtera Astra Desa Les sejalan dengan cita-cita Astra untuk sejahtera bersama bangsa dan mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia. rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Zuckerberg Menyerah Setelah Kacamatanya Dihujat Habis-Habisan

24 September 2026 - 19:38 WIB

Sam Altman Desak Dewan Keamanan PBB Adopsi Standar AI Internasional

24 September 2026 - 19:31 WIB

Inggris Sebut Krisis Iklim Ancam Pertahanan Banyak Negara

24 September 2026 - 19:26 WIB

Mantan Bos Keamanan Google: AI Lebih Membahayakan untuk Anak daripada Medsos

24 September 2026 - 19:20 WIB

Agen AI OpenAI Retas Situs Kesehatan Pemerintah Australia: PM Albanese Geram

24 September 2026 - 19:13 WIB

Trending on Kabar Lifestyle