Menu

Dark Mode
Eropa Dihantam Gelombang Panas, Apakah Indonesia Bisa Kena? Kena Serangan Siber, Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web Gerhana Matahari Terlama Abad Ini Ubah Siang Jadi Malam, Kapan? Foto Awan Badai dari ISS Bikin Takjub, Ini Penjelasan Sainsnya Spam Komentar Judol Makin Marak di Medsos, Pakar Desak Platform Bertindak Komisi Eropa Pilih Netral dalam Perdebatan Sengit Soal AC

Kabar Bogor

Pelantikan Pengawas TPS Kota Bogor, Sekda Tekankan Netralitas

badge-check


					Pelantikan Pengawas TPS Kota Bogor, Sekda Tekankan Netralitas Perbesar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Pengawas TPS se-Kecamatan Bogor Tengah serta menyaksikan penandatanganan Pakta Integritas yang dilaksanakan di The Mirah Hotel Bogor, Minggu (3/11/2024).

Di hadapan 156 Pengawas TPS se-Kecamatan Bogor Tengah, Syarifah menitipkan harapan akan kesuksesan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 di Kota Bogor untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor serta Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.

“Kami dari Pemkot mempersiapkan ini dengan sebaik-baiknya. Selanjutnya, dalam pelaksanaan ini, kami, ASN dan pegawai honorer yang berjumlah kurang lebih 12.000 orang, mengupayakan semua harus netral,” ujar Syarifah.

Syarifah menegaskan, netralitas tidak bisa dianggap main-main karena apabila ada informasi dan terbukti ada ASN ataupun honorer yang tidak netral, maka kami sudah menyiapkan tim untuk mengambil langkah tindakan.

“Jadi, sama seperti pengawas TPS, kami di pemerintah, semua perangkat daerah harus menandatangani pakta integritas,” ucapnya.

Pengawas TPS juga diharapkan dapat berperan sebagai pengawas, seperti wasit yang harus mengawal jalannya pertandingan sesuai tugas dan tanggung jawab.

“Pengawas ini sebagai tonggak keadilan di ujung pelaksanaan Pilkada harus bisa tegak lurus, setia kepada Tuhan Yang Maha Esa, kepada negara, pada undang-undang, dan janji. Jadi, kita harapkan rangkaian kegiatan yang dilakukan bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Divisi Penanganan Pelanggaran Data dan Informasi Bawaslu Kota Bogor, Supriantona Siburian, yang mengingatkan para pengawas agar tidak melihat tugas ini hanya sebagai pekerjaan selama satu bulan, tetapi sebagai tugas yang berdampak untuk lima tahun ke depan.

“Karena satu hari pencoblosan itu, siapapun yang menang bukanlah kepentingan Bawaslu atau KPU, tetapi kepentingan rakyat Kota Bogor. Karena dalam pencoblosan itu kita mengenal prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil,” ujarnya.

Ketua Panwascam Bogor Tengah, Andry Yusri Rizal Simorangkir, menambahkan bahwa para petugas ini adalah garda terdepan yang akan menjadi wajah Bawaslu. Dalam menjalankan tugas dan fungsi, mereka harus bertanggung jawab menjaga netralitas, profesionalitas, dan integritas yang menjadi kunci kesuksesan demokrasi.

“Jadi tindak tanduk pengawas ini sebagai representasi dari Bawaslu ujung tombak pengawasan akan disorot masyarakat. Jadi jangan bimbang, lurus aja jalani tugas, kita mengawal amanat rakyat tidak boleh memihak,”ucapnya.

Selanjutnya para petugas ini akan diberikan materi pembekalan, pemahaman dan bimbingan teknis dalam menjalankan tugas dan kewajiban serta wewenangnya. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Denny Mulyadi Bahas Perencanaan dan Pengawasan Anggaran Bareng DPRD Lampung Utara

30 June 2026 - 22:09 WIB

Pegawai Kecelakaan Kerja, Dinas PUPR Tuturkan Kronologis

29 June 2026 - 20:38 WIB

Pasar Jambu 2 Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Kota Bogor

29 June 2026 - 17:13 WIB

Alun-alun Empang Bogor Mulai Ditata

28 June 2026 - 23:16 WIB

Helaran Pajajaran, Dedie Rachim Ingatkan Falsafah Hidup Masyarakat Sunda

27 June 2026 - 22:04 WIB

Trending on Kabar Bogor