Menu

Dark Mode
Eropa Dihantam Gelombang Panas, Apakah Indonesia Bisa Kena? Kena Serangan Siber, Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web Gerhana Matahari Terlama Abad Ini Ubah Siang Jadi Malam, Kapan? Foto Awan Badai dari ISS Bikin Takjub, Ini Penjelasan Sainsnya Spam Komentar Judol Makin Marak di Medsos, Pakar Desak Platform Bertindak Komisi Eropa Pilih Netral dalam Perdebatan Sengit Soal AC

Kabar Lifestyle

Komisi Eropa Pilih Netral dalam Perdebatan Sengit Soal AC

badge-check


					Komisi Eropa Pilih Netral dalam Perdebatan Sengit Soal AC
(Foto: Getty Images/salihkilic)
Perbesar

Komisi Eropa Pilih Netral dalam Perdebatan Sengit Soal AC (Foto: Getty Images/salihkilic)

Seiring AC menjadi subjek perdebatan politik di beberapa negara Eropa, Komisi Eropa mengambil langkah hati-hati untuk mempertahankan sikap netralnya. Mereka menyatakan bukan wewenang eksekutif Uni Eropa untuk mendikte pilihan konsumen.

Hanya ekitar 20% rumah tangga di Eropa memiliki unit AC, dibandingkan dengan 90% atau lebih di Amerika Serikat, Jepang, dan Korea Selatan. Kurangnya sistem pendingin ini telah menjadi isu politik yang memicu kontroversi, setelah gelombang panas brutal menewaskan sedikitnya 1.300 orang Eropa.

“Kami tahu sebagian besar bangunan tempat tinggal dan apartemen di Uni Eropa tidak memiliki pendingin ruangan. AC bukanlah sesuatu yang secara tradisional sudah terpasang bawaan, terutama mengingat sebagian besar bangunan kita sebenarnya cukup tua,” ujar Anna Kaisa Itkonen, juru bicara Komisi Eropa untuk urusan iklim.

“Apakah kami punya posisi pro atau kontra terkait AC? Sebenarnya tidak ada. Namun kami menangani isu ini sebagai salah satu area kebijakan terkait dengan renovasi dan efisiensi energi bangunan serta apartemen tempat tinggal dan juga sebagai bagian dari strategi perumahan kami,” cetusnya, dikutip dari detikINET.

“Ini adalah sesuatu yang juga perlu kami lihat sesuai dengan batas kewenangan, sejauh mana Komisi akan mendikte warga tentang apa yang harus atau tidak boleh mereka lakukan?. Namun pada akhirnya, mengenai unit AC di rumah tangga pribadi, ini adalah masalah di mana Komisi takkan mengatur secara mikro bagaimana masyarakat harus menyikapinya,” imbuhnya.

Sistem AC secara historis memang selalu kontroversial bagi warga Eropa. Kritikus mengatakan AC membebani listrik, melepas panas ke atmosfer, dan gagal mengatasi akar krisis iklim. Sebaliknya,pendukung mengatakan AC adalah instrumen tepat untuk memastikan kondisi hidup layak dan menjaga produktivitas kerja di tengah suhu membara.

Di Prancis, partai National Rally (NR) sayap kanan, yang memimpin jajak pendapat menjelang pemilihan presiden tahun depan, mengusulkan peluncuran subsidi massal untuk sistem AC. Bahkan pemimpin Partai Hijau, Marine Tondelier, mengakui bahwa AC mulai menjadi suatu kebutuhan di negaranya.

Sumber: detik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Eropa Dihantam Gelombang Panas, Apakah Indonesia Bisa Kena?

1 July 2026 - 14:50 WIB

Kena Serangan Siber, Rahasia iPhone 18 Pro Bocor di Dark Web

1 July 2026 - 14:45 WIB

Gerhana Matahari Terlama Abad Ini Ubah Siang Jadi Malam, Kapan?

1 July 2026 - 14:41 WIB

Foto Awan Badai dari ISS Bikin Takjub, Ini Penjelasan Sainsnya

1 July 2026 - 14:37 WIB

Spam Komentar Judol Makin Marak di Medsos, Pakar Desak Platform Bertindak

1 July 2026 - 14:32 WIB

Trending on Kabar Lifestyle