Menu

Dark Mode
Pasar Jambu 2 Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Kota Bogor Alun-alun Empang Bogor Mulai Ditata Manohara Bongkar Dampak Lingkungan Rusak ke Masyarakat Adat Pantau Bencana, China dan Negara Asia Tengah Bangun Konstelasi Satelit Pendiri Stripe: Gen Z Perlu Punya 2 Ijazah untuk Survive di Era AI Robot Humanoid China Diramal Makin Laris dan Kuasai Dunia

Kabar Bogor

Pasar Jambu 2 Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Kota Bogor

badge-check


					Pasar Jambu 2 Jadi Pusat Kuliner Terbesar di Kota Bogor Perbesar

KOTA BOGOR– Upaya Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) menyulap lantai 2 Pasar Jambu Dua menjadi sentra kuliner baru dengan mayoritas pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) kota hujan, diapresiasi Wali Kota Bogor Dedie A Rachim. Apresiasi disampaikan Wali Kota usai berwisata kulinet di apasar Jambu Dua bersama Wakilnya Jenal Mutaqin, Sekda Kota Bogor Denny Mulyadi serta jajaran pimpinan perangkat daerah, Senin (29/6/2026).

Langkah ini merupakan inovasi dari PT Bogor Artha Makmur (BAM) dan Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) Kota Bogor untuk menjadikan pasar yang sudah mengantongi sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI) ini menjadi ikon kuliner UMKM di dekat pusat kota.

“Alhamdulillah perkembangan yang positif. Para pelaku usaha kuliner di level UMKM ternyata sangat antusiasmenyewa kios dan lapak di Pasar Jambu Dua. Bahkan dari laporan yang kami terima, ternyata demandnya lebih banyak dibanding supplynya. Artinya memang masyarakat sekarang ini ingin berusaha, tetapi dengan harga kios yang memadai dan terjangkau,” ungkap Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim.

Dedie memaparkan, Pasar Jambu Dua mampu menghadirkan sebuah lokasi usaha yang affordable, yang harganya sangat terjangkau. Dirinta pesan juga kepada PT BAM dan juga Perumda PPJ, kalaupun nanti ada penyesuaian harga harus perlahan. Buat UMKM kuliner ini stabil berdagang dahulu, para pengunjungnya banyak dulu dan baru nanti dipikirkan bagaimana kemudian menyelaraskan dengan harga dan sebagainya.

“Total pedagang yang belum terakomodir ada 211. Untuk jumlah kios sekitar 600 dan sebetulnya demandnya ada 800. Sekitar 200 ini lagi masih nunggu nih atau waiting list. Ini luar biasa. Mudah-mudahan ini betul-betul menggerakkan ekonomi kerakyatan, masyarakat punya alternatif untuk belanja kuliner dan meneguhkan komitmen Kota Bogor untuk menjadi Kota Gastronomi,” terangnya.

Dedie menjelaskan, sentra kuliner ini sebagai gimik dan daya tarik di pasar ini. Selain menikmati kulineran, masyarakat pasti ada juga kebutuhan-kebutuhan lain. Pasar Jambu Dua ini sini ada fashion, ada toko emas kan, cincin batu akik dan sebagainya. Ada juga foto booth dan bisa jadi orang-orang datang ke sini, ternyata ada foto booth.

“Dan foto booth-nya tadi murah banget, Rp40 ribu untuk dua sheet atau dua lembar. Jadi itu kan sebagai salah satu daya tarik bagi pengunjung yang datang ke sini. Bisa dilihat lihat tuh rame banget tuh,” pungkasnya.

Smeentara itu Direktur Utama PT BAM, MH. Ages memaparkan, pihaknya memberikan harga khusus kepada UMKM kuliner, selama 3 bulan itu hanya bayar Rp1 juta untuk kios dan los. Untuk 3 bulan ini dilakukan uji coba, apabila UMKM meminta penambahan, pihaknya akan tambah kembali.

“Dan satu hal, kami membangun 1.141 kios dan los. Pada lantai atas ini ada 600 jumlah kios dan los. Dan di bawah bisa menampung untuk para PKL 300 kios. Total yang masih kosong 900 kios maupun los di Pasar Jambu Dua ini,” ungkap Ages.

Ages memaparkan, jadi pasar ini terbesar untuk pasar kuliner di Kota Bogor dan kios los untuk kuliner sudah sold out atau sudah terisi semua. Namun, masih ada waiting list 200 orang. Yang sudah mendapatkan kios maupun los, dalam satu minggu ini belum terisi, maka akan diberikan kepada yang baru.

“Ini yang mengisi hampir 90% UMKM, mereka melihat dari media massa dan sosial media. Karena ada yang dari Jakarta, dari Jawa Tengah dan beberapa daerah sekitar Bogor,” paparnya.

“Kami menampung photo booth, karena mereka lihat dari konten, sehingga dia datangnya ke sini. Kami berikan harga juga sama, diberikan harga sewanya Rp1 juta itu untuk 3 bulan,” tambah Ages.

Di tempat yang sama, Direktur Utama Perumda PPJ, Kenal Abidin memaparkan, Pasar Jambu Dua ini sudah hampir dua tahun beroperasional, berbagai macam dirancang dan diterapkan. Tapi sesuai arahan pimpinan diterapkan konsep sebagai pusat kuliner UMKM Kota Bogor.

“Kami terapkan sesuai arahan pimpinan kami semua. Rekan-rekan pimpinan perangkat daerah juga mensupport dengan berwisata kuliner di sini. Alhamdulillah mereka suka dengan harga murah tapi rasanya mantap. Kami mohon doa dan dukungannya dari masyarakat Kota Bogor,” terangnya.

MSy

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Alun-alun Empang Bogor Mulai Ditata

28 June 2026 - 23:16 WIB

Pemkot Bogor Mulai Tata Kawasan Pintu Masuk Kota di Cimahpar

25 June 2026 - 08:16 WIB

Si Cerdik Balita Perkuat Peran Orang Tua dalam Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak

22 June 2026 - 21:49 WIB

Jenal Mutaqin Apresiasi Peran HMI MPO di Bidang Pendidikan dan Lingkungan

20 June 2026 - 13:57 WIB

Ini Langkah Awal Arwinsyah Putra Usai Terpilih Jadi Ketua Kadin

18 June 2026 - 15:15 WIB

Trending on Kabar Bogor