Menu

Dark Mode
Manohara Bongkar Dampak Lingkungan Rusak ke Masyarakat Adat Pantau Bencana, China dan Negara Asia Tengah Bangun Konstelasi Satelit Pendiri Stripe: Gen Z Perlu Punya 2 Ijazah untuk Survive di Era AI Robot Humanoid China Diramal Makin Laris dan Kuasai Dunia Kenapa Data Wajah Jauh Lebih Berbahaya Jika Bocor Dibanding Password? Hot51 Terseret Kasus Judol dan Porno, Apa Sebenarnya Aplikasi Ini?

Kabar Lifestyle

Pantau Bencana, China dan Negara Asia Tengah Bangun Konstelasi Satelit

badge-check


					Ilustrasi. China dan sejumlah negara Asia Tengah menandatangani perjanjian 
kerja sama pembuatan konstelasi satelit untuk memantau bencana. (Foto: 
AFP PHOTO / CNES) Perbesar

Ilustrasi. China dan sejumlah negara Asia Tengah menandatangani perjanjian kerja sama pembuatan konstelasi satelit untuk memantau bencana. (Foto: AFP PHOTO / CNES)

China bersama sejumlah negara Asia Tengah menandatangani perjanjian kerja sama teknologi. Hal ini dilakukan untuk mengembangkan konstelasi satelit berupa jaringan pemantauan berbasis ruang angkasa guna berbagi data penginderaan jauh.

Salah satu kegunaannya, untuk menangani berbagai ancaman geologis yang sama-sama dialami, seperti gempa bumi, hama pertanian, hingga banjir akibat pencairan gletser.

Kesepakatan itu ditandatangani pada Kamis (25/6) dalam gelaran China-Eurasia Expo ke-9 yang sedang berlangsung di Urumqi, Ibu Kota Daerah Otonom Uygur Xinjiang di China bagian barat laut, seperti dilaporkan Anadolu Agency.

Sejumlah ilmuwan dari Kazakhstan, Uzbekistan, dan Tajikistan hadir dalam upacara penandatanganan tersebut. Mereka menyatakan optimisme bahwa proyek bersama ini akan membawa manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.

Jaringan pemantauan berbasis ruang angkasa itu diberi nama “Tianwu Constellation” dan akan dimulai dengan sistem awal yang terdiri atas lima satelit.

Kesepakatan itu ditandatangani pada Kamis (25/6) dalam gelaran China-Eurasia Expo ke-9 yang sedang berlangsung di Urumqi, Ibu Kota Daerah Otonom Uygur Xinjiang di China bagian barat laut, seperti dilaporkan Anadolu Agency.

Sejumlah ilmuwan dari Kazakhstan, Uzbekistan, dan Tajikistan hadir dalam upacara penandatanganan tersebut. Mereka menyatakan optimisme bahwa proyek bersama ini akan membawa manfaat bagi seluruh pihak yang terlibat.

Jaringan pemantauan berbasis ruang angkasa itu diberi nama “Tianwu Constellation” dan akan dimulai dengan sistem awal yang terdiri atas lima satelit.

Sumber: cnnindonesia.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Manohara Bongkar Dampak Lingkungan Rusak ke Masyarakat Adat

28 June 2026 - 16:03 WIB

Pendiri Stripe: Gen Z Perlu Punya 2 Ijazah untuk Survive di Era AI

28 June 2026 - 15:57 WIB

Robot Humanoid China Diramal Makin Laris dan Kuasai Dunia

28 June 2026 - 15:54 WIB

Kenapa Data Wajah Jauh Lebih Berbahaya Jika Bocor Dibanding Password?

28 June 2026 - 15:51 WIB

Hot51 Terseret Kasus Judol dan Porno, Apa Sebenarnya Aplikasi Ini?

27 June 2026 - 11:39 WIB

Trending on Kabar Lifestyle