Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Headline

Longsor di Dekat Stasiun Batutulis, Warga Dihimbau Cari Jalan Alternatif 

badge-check


					Longsor di Dekat Stasiun Batutulis, Warga Dihimbau Cari Jalan Alternatif  Perbesar

Longsor yang mengikis bahu Jalan R Saleh Danasasmita yang berlokasi di dekat Stasiun Batutulis, saat ini tengah diperbaiki pelaksana proyek underpass Kementerian Perhubungan. Namun, rekayasa lalulintas berupa buka tutup jalan, bakal terus diterapkan hingga proses perbaikan usai. Warga pengguna jalan ke arah kawasan Cipaku dan sebaliknya, dihimbau menggunakan jalur alternatif. 

“Longsoran terjadi akibat intensitas hujan yang meningkat belakangan ini. Selain itu, di lokasi memang sedang ada kegiatan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) oleh pelaksana proyek underpass. Paska kejadian, langsung dilakukan upaya-upaya perbaikan. Salah satunya dengan pengerasan, untuk mengindari longsor susulan,” ujar Camat Bogor Selatan, Abdurrachman kepada kabaronline.co.id, tadi malam. 

Kondisi tanah di lokasi, lanjutnya, memang labil dan sedang dalam perbaikan pelaksana proyek underpass yakni PT Yasapola. “Kejadiannya jam 9 pagi. Tanah merosot. Tidak ada korban jiwa maupun barang yang tertimbun,” jelasnya.  

Jalan tersebut, kata Abdurrachman, memang kerap1 dipadati kendaraan, lantaran menjadi jalur alternatif kendaraan yang mengarah ke Sukabumi, menyusul adanya longsor Jembatan Cikreteg. “Tidak ada longsor saja memang belakangan ini padat, karena kan kendaraan ke arah Sukabumi memang menggunakan akses itu,” tandasnya. 

Abdurrachman juga mengatakan, agar tidak terjadi penumpukan kendaraan di dua arah, warga dihimbau agar menggunakan jalur alternatif, sampai upaya perbaikan selesai dilakukan. “Kami himbau warga Bogor Selatan yang menggunakan jalur tersebut agar mencari jalan alternatif dulu sampai perbaikan selesai,” katanya. 

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas menegaskan, saat ini, pihak pelaksana PT Yasapola sedang berupaya percepatan perbaikan lokasi yang longsor dengan mendatangkan alat berat. “Jadi TPT yang sedang dikerjakan itu belum kering, diguyur hujan deras kemarin, ditambah getaran lalu lalang kendaraan sehingga longsor,” kata Teofilo kepada wartawan.

Di sekitar lokasi, kata Teofilo, juga terjadi buka tutup jalan, akibat area jalan menyempit. “Hal itu dilakukan untuk mencegah beban berat pada jalan yang dikawatirkan akan menyebabkan longsor susulan. Mudah-mudahan malam ini juga alat berat datang dan besok bisa langsung melakukan berbagai upaya percepatan perbaikan,” paparnya.

Di lokasi longsoran, kata Teofilo, juga terdapat pipa PDAM dan kabel milik PLN. “Imbasnya juga mempengaruhi pelayanan air bersih ke wilayah Bogor Barat dan kabel milik PLN. Sehingga penanganannya harus cepat,” pungkasnya. (Rb. Adhiyaksa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Tantan Sodorkan Program Creative Hub Hingga 1.000 UKW Gratis

3 August 2026 - 20:49 WIB

Parkir Badan Jalan, Dishub Kota Bogor Soroti Valet Parkir Aroem Resto dan Cafe Bogor

27 July 2026 - 09:36 WIB

Empat Isu Strategis Jadi Bahasan di Rakorkomwil III Apeksi

23 July 2026 - 22:01 WIB

Tingkatkan Keandalan Listrik Lewat Inovasi Digital, PLN UPT Cirebon Kembangkan Ekosistem TRION

15 July 2026 - 16:05 WIB

Lagi, BPJS Ketenagakerjaan Raih Gold Awar

15 July 2026 - 12:27 WIB

Trending on Headline