Menu

Dark Mode
Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026 Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya Yantie Rachim Serukan Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi kepada Anak Yatim Program Kerja 2026 Ditetapkan, Pramuka Kota Bogor Makin Tancap Gas

Headline

Lomba Mulung Sampah Ciliwung Dimulai

badge-check

Kemeriahan jelang puncak Hari Jadi Bogor ke-533, pada Sabtu (30/5) diawali dengan pembukaan lomba mulung runtah Ciliwung yang ke-7 di Plasa Balaikota. Ratusan orang yang sebagian besar berasal dari relawan Komunitas Peduli Ciliwung dan perwakilan peserta dari 13 kelurahan, hadir pada kesempatan ini. Walikota Bogor, Bima Arya, dan Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat pun hadir secara khusus untuk memberikan dukungan terhadap lomba mulung sampah Ciliwung ini.

“Saya mengapreasi kegiatan ini. Karena diharapkan kegiatan ini mampu mendorong kesadaran kolektif masyarakat terutama warga yang ada di pinggir Sungai Ciliwung untuk mencintai sungainya dengan tidak lagi membuang sampah ke sungai,” ujar Bima.

Ia pun menggambarkan betapa kontrasnya perbedaan kondisi sungai di luar negeri dan di dalam negeri. “Di luar negeri, termasuk ketika saya berkesempatan hadir di forum ICLEI di Swiss, sungai-sungai dalam kondisi yang bersih dan bisa dijadikan obyek wisata karena bisa dijadikan jalur transportasi. Sedangkan kondisi sebaliknya banyak kita temui di sungai-sungai yang mengaliri banyak kota di Indonesia, termasuk di Bogor,” ucap Bima.

Oleh karena itu, Bima berharap, lomba mulung sampah yang sudah masuk penyelenggaraan ke tujuh ini, mampu menjadi starting point, yang akan mengubah kultur masyarakat, terutama menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai.

Sementara itu, menurut koordinator lomba tahun ini, Muhammad Muslich, selama enam kali penyelenggaraan lomba mulung, ribuan warga kota Bogor telah mengangkat sampah sebanyak 11.435 karung ukuran 25-50 kg. “Pada penyelenggaraan tahun 2014, 1987 warga mengangkat 2089 karung berisi sampah anorganik dari Ciliwung,” ujar Muslich. Lani/Tria (ARW)

 

[su_custom_gallery source=”media: 3076,3075,3074″ limit=”4″ link=”image” target=”blank” width=”200″ height=”180″ title=”never”]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan

15 March 2026 - 18:46 WIB

Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

15 March 2026 - 15:16 WIB

Banu Bagaskara: Kebijakan THR PPPK Paruh Waktu Tidak Adil

14 March 2026 - 11:23 WIB

Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

14 March 2026 - 10:15 WIB

Yantie Rachim Serukan Masyarakat Perkuat Semangat Berbagi kepada Anak Yatim

13 March 2026 - 09:55 WIB

Trending on Kabar Bogor