Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Headline

Lomba Mulung Sampah Ciliwung Dimulai

badge-check

Kemeriahan jelang puncak Hari Jadi Bogor ke-533, pada Sabtu (30/5) diawali dengan pembukaan lomba mulung runtah Ciliwung yang ke-7 di Plasa Balaikota. Ratusan orang yang sebagian besar berasal dari relawan Komunitas Peduli Ciliwung dan perwakilan peserta dari 13 kelurahan, hadir pada kesempatan ini. Walikota Bogor, Bima Arya, dan Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat pun hadir secara khusus untuk memberikan dukungan terhadap lomba mulung sampah Ciliwung ini.

“Saya mengapreasi kegiatan ini. Karena diharapkan kegiatan ini mampu mendorong kesadaran kolektif masyarakat terutama warga yang ada di pinggir Sungai Ciliwung untuk mencintai sungainya dengan tidak lagi membuang sampah ke sungai,” ujar Bima.

Ia pun menggambarkan betapa kontrasnya perbedaan kondisi sungai di luar negeri dan di dalam negeri. “Di luar negeri, termasuk ketika saya berkesempatan hadir di forum ICLEI di Swiss, sungai-sungai dalam kondisi yang bersih dan bisa dijadikan obyek wisata karena bisa dijadikan jalur transportasi. Sedangkan kondisi sebaliknya banyak kita temui di sungai-sungai yang mengaliri banyak kota di Indonesia, termasuk di Bogor,” ucap Bima.

Oleh karena itu, Bima berharap, lomba mulung sampah yang sudah masuk penyelenggaraan ke tujuh ini, mampu menjadi starting point, yang akan mengubah kultur masyarakat, terutama menghentikan kebiasaan membuang sampah ke sungai.

Sementara itu, menurut koordinator lomba tahun ini, Muhammad Muslich, selama enam kali penyelenggaraan lomba mulung, ribuan warga kota Bogor telah mengangkat sampah sebanyak 11.435 karung ukuran 25-50 kg. “Pada penyelenggaraan tahun 2014, 1987 warga mengangkat 2089 karung berisi sampah anorganik dari Ciliwung,” ujar Muslich. Lani/Tria (ARW)

 

[su_custom_gallery source=”media: 3076,3075,3074″ limit=”4″ link=”image” target=”blank” width=”200″ height=”180″ title=”never”]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

43 Pejabat Dikukuhkan, Denny Mulyadi Minta Pelayanan RSUD Terus Ditingkatkan

4 November 2026 - 14:51 WIB

Ketua Kontingen Kota Bogor Beri Dukungan kepada Atlet Pencak Silat

4 November 2026 - 14:48 WIB

Dedie Rachim: Kendaraan Listrik Jadi Peluang Besar Dukung Kota Ramah Lingkungan

3 November 2026 - 18:43 WIB

Trending on Kabar Bogor