Menu

Dark Mode
Jelang Laga Persib, Dandim Minta Bobotoh Jaga Keamanan Kota Bogor Kinerja BKPSDM Kota Bogor Tahun 2025 Dokter Jelaskan Alasan Diabetes Bisa Bikin Katarak Lebih Cepat Muncul 5 Tanda Burnout yang Sering Tak Disadari 8,1 Juta Keluarga RI Berisiko Stunting, Sanitasi Jadi Sorotan Hajar Aswad Dipotret Super Detail, Keajaibannya Terungkap

Headline

Gerakan RT/RW dan Rumah Ibadah Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

badge-check


					Gerakan RT/RW dan Rumah Ibadah Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Perbesar

Jakarta – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebayoran Baru melaksanakan kegiatan Sosialisasi Gerakan RT/RW dan Rumah Ibadah Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di wilayah Kelurahan Petogogan  Selasa (12/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas cakupan perlindungan pekerja, khususnya bagi pekerja sektor informal, pekerja rentan, serta masyarakat yang memiliki aktivitas ekonomi di lingkungan RT/RW maupun rumah ibadah. Sosialisasi dihadiri oleh perangkat kelurahan, pengurus RT/RW, tokoh masyarakat, serta pengurus rumah ibadah di wilayah Kelurahan Petogogan.

Melalui program ini, BPJS Ketenagakerjaan mendorong terciptanya ekosistem lingkungan masyarakat yang sadar akan pentingnya perlindungan sosial ketenagakerjaan, sehingga para pekerja dapat bekerja dengan lebih aman dan terlindungi dari risiko kecelakaan kerja maupun risiko sosial ekonomi lainnya.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru, Rafik Ahmad, dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa peran RT/RW dan rumah ibadah sangat strategis dalam menyebarluaskan pemahaman mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat.

“Gerakan RT/RW dan Rumah Ibadah Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan merupakan langkah nyata untuk menghadirkan perlindungan hingga ke lingkungan terkecil masyarakat. Kami berharap para pengurus wilayah dan tokoh agama dapat menjadi agen literasi yang membantu mengedukasi masyarakat agar semakin memahami pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Rafik Ahmad.

Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa perlindungan jaminan sosial tidak hanya diperuntukkan bagi pekerja formal, tetapi juga pekerja mandiri, pedagang, pengurus rumah ibadah, pekerja harian, hingga masyarakat pekerja informal lainnya melalui segmen Bukan Penerima Upah (BPU).

Melalui sosialisasi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat Kelurahan Petogogan yang memahami manfaat program BPJS Ketenagakerjaan dan terdorong untuk menjadi peserta aktif, sehingga tercipta lingkungan masyarakat yang lebih tangguh, terlindungi, dan sejahtera.

BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kebayoran Baru akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah wilayah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen komunitas untuk memastikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat dirasakan secara luas oleh seluruh lapisan masyarakat. Rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Prabowo Resmikan Museum Marsinah

16 May 2026 - 11:32 WIB

Pengerjaan Trase Baru Batutulis Segera Dimulai, Malam Ini Alat Berat Masuk

15 May 2026 - 21:32 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Geber Sosialisasi 3 Program

11 May 2026 - 21:30 WIB

Dukung Indonesia ASRI, PWI Kota Bogor Bareng Kemendagri dan Pemkot Bogor Bebersih Situ Gede

8 May 2026 - 15:18 WIB

Dari Perlindungan hingga Kepedulian: Bukti Nyata Negara Hadir untuk Pekerja Indonesia

6 May 2026 - 08:29 WIB

Trending on Headline