Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Headline

Gelar Konfrensi Perubahan Iklim COP30, Hanif Faisol Apresiasi Brasil

badge-check


					Mentri LH Hanif faisol. (foto: ist) Perbesar

Mentri LH Hanif faisol. (foto: ist)

Brasil – Penyelenggaraan Konferensi Perubahan Iklim COP30 yang berlangsung di Brasil diapresiasi Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (LH/BPLH), Hanif Faisol. Hanif menilai pertemuan tersebut sangat penting, terutama karena menandai satu dekade implementasi Perjanjian Paris, Selasa (18/11/2025).

“Atas nama rakyat Indonesia, kami menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Pemerintah dan rakyat Brasil, khususnya Presiden Luiz Inácio Lula da Silva, atas penyelenggaraan konferensi perubahan iklim yang sangat penting ini,” ujar Hanif.

Hanif mengungkapkan bahwa Indonesia hadir di Belém dengan komitmen kuat terhadap Perjanjian Paris, termasuk target net-zero emissions pada 2060 atau lebih awal.

“Komitmen ini, telah ditegaskan kembali oleh Presiden Indonesia dalam Sidang Umum PBB serta Utusan Khusus Indonesia pada Belém Climate Summit 2025,” katanya.

Sebagai bentuk keseriusan, lanjut Hanif, Indonesia telah menyerahkan NDC (Nationally Determined Contribution) Kedua pada Oktober 2025 serta Rencana Adaptasi Nasional pada November 2025.

Dalam kerangka tersebut, Indonesia menetapkan target emisi 1,2–1,5 GtCO₂e pada 2035, meningkatkan bauran energi terbarukan hingga 23 persen pada 2030, serta mengembangkan berbagai teknologi bersih.

Dikatakan Hanif, program FoLU Net Sink 2030 tetap menjadi program kunci dengan target pengurangan bersih CO₂ sebesar 92–118 juta ton pada 2030.

“Untuk mendukungnya, pemerintah juga memperkenalkan sejumlah instrumen regulasi, termasuk Perpres Nomor 109 tentang Waste-to-Energy dan Perpres Nomor 110 tentang Carbon Pricing yang menjadi bagian penting dalam kerangka pendanaan dekarbonisasi dan pengendalian emisi gas rumah kaca nasional,” jelasnya.

Indonesia turut memberikan dukungan terhadap inisiatif Brasil bertajuk “Tropical Forests Forever Facility”. Untuk itu, Hanif menegaskan bahwa Indonesia berhasil menurunkan angka deforestasi hingga 75 persen sejak 2019, serta terus berinvestasi dalam konservasi, keanekaragaman hayati, dan program pemberdayaan komunitas lokal.

“Pemerintah juga menjanjikan alokasi 1,4 juta hektare hutan adat serta komitmen untuk memulihkan 12 juta hektare lahan terdegradasi,” ucapnya. Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

22 Ribu BPJS PBI Warga Sleman Mendadak Nonaktif, Pasien Gagal Ginjal Terancam Tak Bisa Berobat

3 November 2026 - 17:43 WIB

DPRD DIY Sayangkan 0 Persen Anggaran untuk Warga Pinggiran Code-Winongo

3 November 2026 - 14:35 WIB

Lahan Pertanian Susut 200 Hektare Pertahun, DPRD DIY Desak Audit Pemilik Bangunan Pelanggar

2 November 2026 - 16:57 WIB

Trending on Headline