Menu ✖

Dark Mode
Mentan Amran Puji Produktivitas Kedelai UGM Sosialisasi SPAB, Perkuat Kesiapsiagaan Bencana di Sekolah Pemkot Bogor Cari Solusi Tambahan PAD, Gapensi Siap Kolaborasi Dedie Rachim Apresiasi Program Revitalisasi Sekolah dari Pemerintah Pusat Pemkot Bogor Targetkan Penurunan Kabel Udara Sepanjang 20 Kilometer Pemkot Bogor Tegaskan Komitmen Penataan Kabel Udara di Seluruh Kota

Headline

BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Sinergi, Optimalkan Perlindungan Pekerja

badge-check


					BPJS Ketenagakerjaan dan KEK Industropolis Batang Perkuat Sinergi, Optimalkan Perlindungan Pekerja Perbesar

Batang- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang memperkuat sinergi untuk mengoptimalkan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja di seluruh ekosistem kawasan industri tersebut.

Komitmen ini mengemuka dalam audiensi Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat dengan Direktur Utama KEK Industropolis Batang Marfan Trihartiko di Ruang Rapat Lantai 1 KEK Industropolis Batang, Kamis (8/10).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah langkah strategis, antara lain penyesuaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan berdasarkan wilayah kerja, pengembangan program kesejahteraan pekerja melalui Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA), serta optimalisasi Manfaat Layanan Tambahan (MLT), termasuk fasilitas pembiayaan perumahan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Saiful Hidayat menegaskan bahwa penguatan perlindungan jaminan sosial merupakan langkah penting untuk memastikan pekerja memperoleh perlindungan ketika menghadapi risiko dalam menjalankan aktivitas kerja.

Melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, peserta mendapatkan perlindungan sesuai ketentuan, termasuk manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian.

“Kami mendorong penguatan layanan dan sosialisasi agar manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dapat dirasakan secara lebih luas oleh para pekerja,” ujarnya.

Ia menambahkan, upaya perlindungan perlu dilakukan sebelum risiko terjadi. Karena itu, penguatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) melalui pendekatan promotif dan preventif, pelaporan kejadian secara aktif, serta pelayanan kepesertaan yang proaktif menjadi bagian penting dalam membangun kawasan kerja yang aman dan terlindungi.

Saiful juga mengapresiasi dukungan pengelola KEK Industropolis Batang yang mendorong para tenant untuk memastikan pekerjanya memperoleh perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Dukungan Pemerintah Kabupaten Batang dinilai turut memperkuat upaya mengintegrasikan perlindungan pekerja dengan pertumbuhan kawasan industri.

Melalui Kantor Wilayah Jawa Tengah dan Kantor Cabang Pekalongan, BPJS Ketenagakerjaan akan terus mendampingi perusahaan dan pekerja, mulai dari proses kepesertaan, pelayanan manfaat, hingga pemenuhan kebutuhan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan lainnya.

Ke depan, kolaborasi juga berpeluang diperluas melalui integrasi program PEKA dengan pengembangan program vokasi di kawasan industri. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan kapasitas pekerja sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi mereka.

Selain itu, program PRIMA (Program Resiliensi Industri Masa Depan) yang dikembangkan oleh kawasan industri dapat menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat ketahanan industri sekaligus meningkatkan kesiapan pekerja dalam menghadapi perubahan dan tantangan dunia kerja.

Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jakarta Cilandak, M. Izaddin, menyampaikan bahwa sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan pengelola kawasan industri merupakan langkah strategis untuk memperluas cakupan perlindungan sekaligus meningkatkan kesadaran perusahaan terhadap pentingnya jaminan sosial bagi pekerja.

“Pertumbuhan kawasan industri harus berjalan beriringan dengan peningkatan perlindungan dan kesejahteraan pekerja. Kami berharap sinergi ini dapat mendorong semakin banyak perusahaan untuk memastikan seluruh pekerjanya terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih aman dan tenang. Perlindungan pekerja bukan hanya kewajiban, tetapi juga investasi jangka panjang bagi keberlanjutan perusahaan dan daya saing industri,” ujar Izaddin.

Ia menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan siap terus memperkuat kolaborasi dengan pengelola kawasan industri, perusahaan, dan pemerintah daerah untuk menghadirkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan yang inklusif, berkelanjutan, dan menjangkau seluruh pekerja. Rls

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Mentan Amran Puji Produktivitas Kedelai UGM

15 October 2026 - 22:19 WIB

Pemkot Bogor Cari Solusi Tambahan PAD, Gapensi Siap Kolaborasi

15 October 2026 - 13:46 WIB

Terpangkas Sampai 74 Persen, DPRD DIY Desak Pusat Normalisasi Anggaran Transfer

14 October 2026 - 17:25 WIB

Satu Kelurahan di Sleman Terima 100 Juta

14 October 2026 - 17:19 WIB

Pakar Kehutanan UGM Bongkar Penyebab Karhutla RI Sulit Padam

14 October 2026 - 16:44 WIB

Trending on Headline