Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Kabar Politik

Bima-Dedie Jajan di Devris, Pedagang Curhat

badge-check


					Bima-Dedie Jajan di Devris, Pedagang Curhat Perbesar

Pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota Bogor 2018-2023 Bima Arya Sugiarto dan Dedie A Rachim yang tengah asyik menikmati  menikmati bubur ayam di Devris, Jembatan Merah di Jalan Veteran, Kelurahan Panaragan, tiba-tiba saja didekati pedagang bubur bernama Dudun (37) yang langsung menyampaikan curhatannya.

Penjual bubur ayam yang merupakan generasi keempat ini menyatakan kedatangan pasangan Bima Arya dan Dedie Rachim diharapkan menjadi bentuk keberpihakannya terhadap pedagang kecil.

bima-dedie“Kami nggak terlalu banyak minta ya. Kami sudah diizinkan berjuakan di sini saya, sudah cukup. Karena ini boleh dibilang kawasan legendaris. Udah jualan mulai dari uyut, kakek, bapak hingga sekarang saya,” kata Dudun.

Dudun juga mengucapkan terimakasih kepada Bima Arya yang pada periode sebelumnya sudah menata jembatan bekas peninggalan Belanda dan menjadu saksi bisu perjuangan pahlawan Kapten Muslihat. “Jembatan sempat di renovasi terus dikasih lampu-lampu. Jadi bagus ya. Kami juga berusaha untuk terus menjaga kebersihan tempat, tapi saya minta untuk menertibkan pengemis dan pengamen yang memaksa kalau minta uang ke pengunjung,” katanya.

Sementara itu Bima Arya mengaku, kawasan Devris merupakan salah satu kawasan tersibuk di Kota Bogor. Aktivitas warga terjadi di kawasan ini berlangsung 24 jam nonstop.

“Pagi hingga malam di kawasan yang dekat dengan Stasiun Bogor ini merupakan pusat niaga. Sedangkan malam hingga pagi, kawasan yang dikenal dengan nama  ini berubah menjadi pusat kuliner yang cukup tersohor di pemburu jajanan malam Nusantara,” kata Bima.

Di Devris ini, lanjut Bima, ada beberapa makanan favorite salahsatunya bubur ayam Pak Kumis.

“Langganan saya sudah lama. Bubur paling enak,” ujar Bima Arya yang diamini oleh Dedie.

Sembari bercengkrama dengan warga yang duduk disebelah mereka, keduanya tampak lahap menghabiskan semangkuk bubur ayam.

“Selain bubur ayam, di Devris ini kuliner yang menjadi favorit adalah doclang. Doclang merupakan makanan tradisional khas Bogor yang berisi potongan lontong, tahu, telur rebus, kentang dan kerupuk. Tak lupa, siraman bumbu kacang membuat doclang semakin gurih dan lezat,” ujar Bima mempromosikan jajan Devris.

Kawasan Devris menjadi pusat kuliner legendaris kota hujan. Jajaran pedagangnya pun sudah ada sejak lama, yakni sekitar tahun 1950-an. Kini selain bubur ayam dan doclang, di tempat ini juga tersedia pedagang martabak, sate, nasi uduk, buah-buahan dan kudapan enak lainnya.

reporterpratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Hut ke 62, Golkar Kota Bogor Lebih Dekat dengan Warga

20 October 2026 - 20:38 WIB

Pesan Haedar Nashir di Era Prabowo – Gibran : Perbaiki Kebijakan Jangan Bikin Pemerintah Turun Wibawa

14 October 2026 - 10:37 WIB

Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda

10 October 2026 - 13:17 WIB

Hadiri Talkshow Perlindungan Anak, Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Sinergi Menuju Indonesia Emas 2045

9 October 2026 - 19:59 WIB

Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk

7 October 2026 - 07:52 WIB

Trending on Kabar Politik