Menu

Dark Mode
Kisah Penangkapan Lele Raksasa Sebesar Beruang Ritual Seram ‘Sunjang’ di Korea Kuno Tumbalkan Seluruh Keluarga Pesaing Starlink dari Amazon Akan Beroperasi Tahun Ini Bocoran GTA 6! Punya Misi Rahasia dengan Rapper Terkenal Gara-gara AI, 2 Miliar Pengguna Gmail Dalam Ancaman Besar MacBook Neo Segera Masuk RI, Sudah Kantongi Restu Komdigi

Bogoh Ka Bogor

Stok Beras Kota Bogor Aman

badge-check


					Wali Kota Bogor Dedie A Rachim didampingi Kepala Bulog Cabang Bogor Ilhamsyah meninjau ketersedian beras di gudang Bulog Dramaga.                    Foto Kominfo Kota Bogor Perbesar

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim didampingi Kepala Bulog Cabang Bogor Ilhamsyah meninjau ketersedian beras di gudang Bulog Dramaga. Foto Kominfo Kota Bogor

Di tengah beredarnya beras oplosan yang sempat heboh di beberapa daerah di Indonesia, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Kota Bogor dan tim pengendali inflasi Kota Bogor langsung bergegas melakukan sidak ke pasar dan mendatangi Komplek Pergudangan Bulog di Dramaga, Kabupaten Bogor, Senin (28/7/2025).

Menurut Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, selain memastikan bahwa di Kota Bogor tidak ditemukan beras oplosan, Pemkot Bogor pun memastikan pasokan beras untuk Kota Bogor aman.

“Hari ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ingin memastikan kesediaan stok pangan terutama untuk bantuan pangan masyarakat Kota Bogor, ada sekitar 800 ton (beras). Beras sudah mulai disalurkan, dan selesai di pertengahan Agustus,” kata Dedie Rachim didampingi Kepala Bulog Cabang Bogor, Ilhamsyah, kepada wartawan di gudang Bulog Dramaga.

Dari hasil kunjungan ini, pihak Bulog menyampaikan bahwa ketersediaan beras untuk Kota Bogor aman hingga enam bulan ke depan.

Sementara, saat ini Pemkot Bogor juga sudah menyiapkan beras premium sebagai cadangan pangan Kota Bogor yang akan digunakan dalam menstabilkan harga ketika ada lonjakan. Pemkot pun masyarakat bisa dipastikan mengkonsumsi beras terjangkau dengan kualitas yang layak dan memenuhi standar.

Dalam kesempatan ini, Pemkot Bogor juga meminta kepada Bulog untuk bisa mendukung keberadaan Koperasi Merah Putih yang baru saja didirikan.

“Jadi (Koperasi Merah Putih yang bergerak dibidang) sembako dikerjasamakan, sehingga meskipun disuplai dari wilayah Kabupaten Bogor, paling tidak menjadi salah satu pemicu pertumbuhan ekonomi juga, ya apalagi tadi yang bisa dijual melalui koperasi beras SPHP, nah ini kelihatannya ke depan akan dimatangkan,” katanya.

Dalam kunjungan ini, Bulog juga menawarkan untuk bekerja sama dengan Pemkot Bogor menggelar pangan murah yang tujuannya untuk menjaga stabilitas harga pangan.

“Upaya menjaga stabilitas harga, memastikan pasokan dan biasanya juga ada pasar murah di setiap kelurahan ini dikerja samakan dengan Bulog,” ujarnya. Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Wali Kota Bogor Ajak PKL Naik Kelas, Didukung KUR BJB Rp12 Miliar

12 April 2026 - 17:48 WIB

Buka Rekrutmen Karyawan, BPJS Ketenagakerjaan Siap Perkuat Layanan dan Perluas Cakupan Kepesertaan

11 April 2026 - 19:22 WIB

Wujudkan Kota Tertib dan Bersih, Pemkot Bogor Gencarkan Penataan

9 April 2026 - 17:49 WIB

Griya Pekerja Batam Curhat ke Direksi BPJS Ketenagakerjaan 

8 April 2026 - 14:34 WIB

Pemkot Ajak Konsistensi Jaga Kebersihan Kota Bogor

7 April 2026 - 19:48 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor