Menu

Dark Mode
Dedie Rachim Tinjau Progres Awal Pembangunan Trase Baru Batutulis Pantai Butuh Kepedulian, Bukan Sampah Kisah Pulau Boneka Meksiko, dari Tragedi hingga Wisata Horor Mendunia Kenapa Muncul Rasa Ingin Mengunyah saat Mengantuk? Bestlife Bikin Pabrik AC dan Mesin Cuci Senilai Rp 178 Miliar di Tangerang Nilai Tukar Rupiah Makin Melemah, Indosat Fokus Jaga Stabilitas Bisnis

Headline

Stok Beras Kota Bogor Aman

badge-check


					Wali Kota Bogor Dedie A Rachim didampingi Kepala Bulog Cabang Bogor Ilhamsyah meninjau ketersedian beras di gudang Bulog Dramaga.                    Foto Kominfo Kota Bogor Perbesar

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim didampingi Kepala Bulog Cabang Bogor Ilhamsyah meninjau ketersedian beras di gudang Bulog Dramaga. Foto Kominfo Kota Bogor

Di tengah beredarnya beras oplosan yang sempat heboh di beberapa daerah di Indonesia, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Kota Bogor dan tim pengendali inflasi Kota Bogor langsung bergegas melakukan sidak ke pasar dan mendatangi Komplek Pergudangan Bulog di Dramaga, Kabupaten Bogor, Senin (28/7/2025).

Menurut Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, selain memastikan bahwa di Kota Bogor tidak ditemukan beras oplosan, Pemkot Bogor pun memastikan pasokan beras untuk Kota Bogor aman.

“Hari ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ingin memastikan kesediaan stok pangan terutama untuk bantuan pangan masyarakat Kota Bogor, ada sekitar 800 ton (beras). Beras sudah mulai disalurkan, dan selesai di pertengahan Agustus,” kata Dedie Rachim didampingi Kepala Bulog Cabang Bogor, Ilhamsyah, kepada wartawan di gudang Bulog Dramaga.

Dari hasil kunjungan ini, pihak Bulog menyampaikan bahwa ketersediaan beras untuk Kota Bogor aman hingga enam bulan ke depan.

Sementara, saat ini Pemkot Bogor juga sudah menyiapkan beras premium sebagai cadangan pangan Kota Bogor yang akan digunakan dalam menstabilkan harga ketika ada lonjakan. Pemkot pun masyarakat bisa dipastikan mengkonsumsi beras terjangkau dengan kualitas yang layak dan memenuhi standar.

Dalam kesempatan ini, Pemkot Bogor juga meminta kepada Bulog untuk bisa mendukung keberadaan Koperasi Merah Putih yang baru saja didirikan.

“Jadi (Koperasi Merah Putih yang bergerak dibidang) sembako dikerjasamakan, sehingga meskipun disuplai dari wilayah Kabupaten Bogor, paling tidak menjadi salah satu pemicu pertumbuhan ekonomi juga, ya apalagi tadi yang bisa dijual melalui koperasi beras SPHP, nah ini kelihatannya ke depan akan dimatangkan,” katanya.

Dalam kunjungan ini, Bulog juga menawarkan untuk bekerja sama dengan Pemkot Bogor menggelar pangan murah yang tujuannya untuk menjaga stabilitas harga pangan.

“Upaya menjaga stabilitas harga, memastikan pasokan dan biasanya juga ada pasar murah di setiap kelurahan ini dikerja samakan dengan Bulog,” ujarnya. Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dedie Rachim Tinjau Progres Awal Pembangunan Trase Baru Batutulis

28 May 2026 - 21:33 WIB

Wamenaker: Kerja di Hari Libur Nasional Wajib Bayar Lembur

26 May 2026 - 21:12 WIB

​Wujudkan Kota Tangguh Bencana, BPBD Kota Bogor Rampungkan Dokumen Renkon Banjir dan Gempa Bumi

25 May 2026 - 22:16 WIB

Pengujian Tanah di Jalan Batutulis Selesai, Pengerasan Tanah Dimulai

25 May 2026 - 21:42 WIB

Tersangka Buang Tubuh Wanita dari atas Tol Kayumanis, Karena Sakit Hati

25 May 2026 - 18:50 WIB

Trending on Headline