Menu ✖

Dark Mode
Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana LPS Beberkan Tantangan Baru Stabilitas Sistem Keuangan di Era M-Banking Mulyani Dukung Deteksi Dini Kanker Serviks, Apresiasi Gerakan Perempuan Sadar Sehat di Pasir Kuda Matahari Buatan China Segera Terwujud, Bakal Menyala 2027 Modal Bot dan AI, Pria Ini Raup Ratusan Miliar dari Spotify Lalu Dipenjara AI Anthropic Bikin Geger, Kirim Laporan Pembunuhan Palsu ke Polisi

Headline

Stok Beras Kota Bogor Aman

badge-check


					Wali Kota Bogor Dedie A Rachim didampingi Kepala Bulog Cabang Bogor Ilhamsyah meninjau ketersedian beras di gudang Bulog Dramaga.                    Foto Kominfo Kota Bogor Perbesar

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim didampingi Kepala Bulog Cabang Bogor Ilhamsyah meninjau ketersedian beras di gudang Bulog Dramaga. Foto Kominfo Kota Bogor

Di tengah beredarnya beras oplosan yang sempat heboh di beberapa daerah di Indonesia, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Sekretaris Daerah (Sekda), Kota Bogor dan tim pengendali inflasi Kota Bogor langsung bergegas melakukan sidak ke pasar dan mendatangi Komplek Pergudangan Bulog di Dramaga, Kabupaten Bogor, Senin (28/7/2025).

Menurut Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, selain memastikan bahwa di Kota Bogor tidak ditemukan beras oplosan, Pemkot Bogor pun memastikan pasokan beras untuk Kota Bogor aman.

“Hari ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor ingin memastikan kesediaan stok pangan terutama untuk bantuan pangan masyarakat Kota Bogor, ada sekitar 800 ton (beras). Beras sudah mulai disalurkan, dan selesai di pertengahan Agustus,” kata Dedie Rachim didampingi Kepala Bulog Cabang Bogor, Ilhamsyah, kepada wartawan di gudang Bulog Dramaga.

Dari hasil kunjungan ini, pihak Bulog menyampaikan bahwa ketersediaan beras untuk Kota Bogor aman hingga enam bulan ke depan.

Sementara, saat ini Pemkot Bogor juga sudah menyiapkan beras premium sebagai cadangan pangan Kota Bogor yang akan digunakan dalam menstabilkan harga ketika ada lonjakan. Pemkot pun masyarakat bisa dipastikan mengkonsumsi beras terjangkau dengan kualitas yang layak dan memenuhi standar.

Dalam kesempatan ini, Pemkot Bogor juga meminta kepada Bulog untuk bisa mendukung keberadaan Koperasi Merah Putih yang baru saja didirikan.

“Jadi (Koperasi Merah Putih yang bergerak dibidang) sembako dikerjasamakan, sehingga meskipun disuplai dari wilayah Kabupaten Bogor, paling tidak menjadi salah satu pemicu pertumbuhan ekonomi juga, ya apalagi tadi yang bisa dijual melalui koperasi beras SPHP, nah ini kelihatannya ke depan akan dimatangkan,” katanya.

Dalam kunjungan ini, Bulog juga menawarkan untuk bekerja sama dengan Pemkot Bogor menggelar pangan murah yang tujuannya untuk menjaga stabilitas harga pangan.

“Upaya menjaga stabilitas harga, memastikan pasokan dan biasanya juga ada pasar murah di setiap kelurahan ini dikerja samakan dengan Bulog,” ujarnya. Saefulloh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Kader PKK Kota Bogor Dilatih Tanggap dan Tangguh Bencana

10 October 2026 - 18:50 WIB

Pakar UGM Minta RI Contoh Trik Singapura Sulap Sungai Kering Jadi Wisata Cuan

9 October 2026 - 20:30 WIB

Dilantik Jadi Kapolda DIY, Ini yang Akan Dilakukan Langgeng Soal Karhutla

9 October 2026 - 20:22 WIB

DIY Dilanda Kemarau Panjang, ini Pesan Pakar UGM

9 October 2026 - 20:09 WIB

Evaluasi HUT Ke-270 Kota Jogja, DPRD DIY Minta Anggaran 2027 Harus Berpihak Rakyat

8 October 2026 - 21:17 WIB

Trending on Headline