Menu

Dark Mode
BMKG Sebut Asap Karhutla Kalbar Berpotensi Menyeberang ke Malaysia Agen AI Anthropic dan OpenAI Lepas Kendali saat Diuji Penangkap Lele Jumbo Meresahkan akan Dikasih Duit Pemerintah Unik! Hotel Ini Dirancang ‘Menghilang’ di Gurun Namibia 3 Sosok Genius di Balik Ledakan AI China, Silicon Valley Ketar-ketir Misteri Sedikit Ular Bisa Menguasai Seluruh Pulau Guam

Kabar Bogor

Pj Wali Kota Bogor Paparkan Pertanggungjawaban Triwulan I ke Kemendagri

badge-check


					Pj Wali Kota Bogor Paparkan Pertanggungjawaban Triwulan I ke Kemendagri Perbesar

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari menyampaikan laporan Pertanggungjawaban Pj Wali Kota Triwulan I dihadapan belasan Evaluator Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI di Aula Rapat Itjen Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Senin (29/7/2024).

Pada penyampaian evaluasi kinerja, Hery memaparkan 10 indikator utama dan 106 indikator Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor selama tiga bulan memimpin Kota Bogor.

Hery mengatakan, selama tiga bulan kepemimpinannya 10 indikator utama dan 106 indikator mengalami peningkatan yang cukup bagus. Mulai dari stunting, inflasi, penyerapan anggaran, pelayanan publik, kesehatan dan pendidikan. Kendati, evaluator tetap memberikan beberapa catatan kecil untuk dilakukan perbaikan yakni melengkapi data penyajiannya agar lebih detail.

“Secara umum tadi lancar dan banyak masukan bagus dalam rangka pelaksanaan kinerja Penjabat Wali Kota yang di monitor setiap tiga bulan. Evaluasi ini menjadi pedoman atau patokan untuk melaksanakan tugas Pj sampai akhir masa jabatan,” ujar Hery.

Hery menambahkan, tiga bulan kedepan semua indikator akan ditingkatkan termasuk menambahkan saran dari evaluator. Program-program yang sudah baik akan semakin dikembangkan, termasuk perencanaan atau inisiasi di triwulan pertama yang baru akan dieksekusi di triwulan kedua dan ketiga.

“Semua inspektur memberikan masukan dan catatan dalam hal kelengkapan datanya saja. Setelah catatan dari evaluator diperbaiki, rabu akan keluar nilainya. Jadi, setiap indikator ada bobot nilainya,” kata Hery.

Di tempat yang sama, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperinda) Kota Bogor, Rudy Mashudi mengatakan, 10 indikator utama terdiri dari aspek inflasi, stunting, BUMD, layanan publik, aspek pengangguran, aspek kemiskinan ekstrem, kesehatan, penyerapan anggaran, kegiatan unggulan dan aspek perizinan.

Rudy mengatakan ada beberapa yang diapresiasi dan ada beberapa yang harus ditambahkan datanya untuk melengkapi data-data yang sudah disampaikan.

“Secara umum Pemkot Bogor sudah merealisasikan langkah-langkah capaian triwulan I dengan cukup baik. Targetnya semoga Pemkot Bogor dalam hal ini Pj Wali Kota Bogor mendapatkan nilai tinggi dari Kemendagri,” ucap Rudy. KMF

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor