Menu

Dark Mode
Fakta-fakta dan Spesifikasi Lampung-1, Satelit AI Pertama Indonesia Daftar Inovasi BRIN Dipamerkan ke Prabowo: Genteng Hingga Nuklir Pertama di Dunia: Ilmuwan Ciptakan Virus Pakai AI Ahli Ungkap Penampakan Permukaan Matahari Terbaru, Begini Bentuknya Basmi 96 Ular Piton, Pemburu Ini Bawa Pulang Rp 179 Juta AI Permudah Hacker Cari Celah Keamanan, Begini Cara Melawannya

Kabar Bogor

Dua Program Pemkot Bandung Masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik

badge-check


					Dua Program Pemkot Bandung Masuk Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Perbesar

“E-Satria, ini sebuah inovasi untuk mempermudah wajib pajak dalam membayar kewajibannya tanpa harus mendatangi kantor BPPD”.

Dua inovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, E-SATRIA (Self Assessment Tax Reporting Application) dan program Mini Lab Food Security berhasil masuk TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik tahun 2018 Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB). Setelah masuk TOP 99, kini Kemenpan-RB menguji dua inovasi tersebut untuk masuk TOP 40.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melakukan presentasi dan wawancara kompetensi inovasi pelayanan publik tahun 2018 di lingkungan Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN dan BUMD di Kantor Kemenpan-RB, Jakarta, Senin (16/7).

Di hadapan dewan penguji, pria yang akrab disapa Emil inu memaparkan, dua inovasi yang merupakan bagian dari komitmen Kota Bandung dalam pengembangan kota pintar.

Baginya, dalam membangun Kota Bandung harus memiliki tiga azas. Ketiga azas tersebut, yaitu, inovasi, desentralisasi dan kolaborasi.

“Kami memiliki tiga azas dalam membangun Kota Bandung, salah satunya inovasi. Kami perintahkan para kepala dinas untuk belajar dari masalah lalu mencari solusinya. Maka setiap tahun kami berinovasi karena kebutuhan bukan dalam rangka perlombaan,” ujar Emil dalam siaran persnya, Selasa (17/7).

Emil mengungkapkan, Kota Bandung memiliki banyak inovasi di antaranya aplikasi E-Satria. Apalikasi ini bisa mempermudah segala urusan pembayaran pajak dengan memutus sistem transaksi tatap muka. Sehingga wajib pajak dengan pegawai yang kerap menjadi celah pungli tidak saling bertemu. Kedua yaitu kedua Mini Lab Food Security yang bisa menjamin keamanan pangan.

“E-Satria, ini sebuah inovasi untuk mempermudah wajib pajak dalam membayar kewajibannya tanpa harus mendatangi kantor BPPD. Selanjutnya yaitu inovasi Mini Lab Food Security, dengan ini untuk menguji keamanan pangan cukup satu menit. Sebelumnya, membutuhkan waktu sampai empat hari,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pelayanan dan Pendapatan (BPPD) Daerah Kota Bandung Ema Sumarna menjelaskan, E-Satria diluncurkan pada tahun 2016. Hasilnya, berdampak positif terhadap pendapatan daerah Kota Bandung.

“E-Satria ini aplikasi fase keempat, dan alhamdulillah efeknya sangat positif,” tutur Ema.

Menurutnya, melalui aplikasi ini, wajib pajak hanya perlu teregristrasi terlebih dahulu. Setelah itu, bisa langsung membayar pajak secara online (dalam jaringan).

“Aplikasi ini akan mengubah kultur atau kebiasaan dari yang biasanya ada interaksi wajib pajak dengan para petugas. Sekarang dengan teknologi tidak akan ada lagi komunikasi dan interaksi antara wajib pajak dengan petugas,” kata Ema.

Aplikasi E-Satria dikhususkan untuk wajib pajak ‘Self Assessment’ di antaranya restauran, hotel, tempat hiburan, parkir dan pajak penerangan jalan.

Selain aplikasi E-Satria, ada inovasi Mini Lab Food Security dari Dinas Pengan dan Pertanian Kota Bandung. Ini merupakan inovasi untuk memberikan keamanan dan kenyamanan konsumen dalam mengkonsumsi bahan pangan segar.

Terkait program Mini Lab Food Security, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung, Elly Wasliah menjelaskan, inovasi tersebut dapat memfilter secara langsung pangan yang akan dibeli oleh konsumen sehingga terjaga kemurniannya.

“Inovasi ini akan sangat berguna bagi masyarakat. Sebagai kota yang memiliki tingkat konsumsi cukup tinggi, Kota Bandung memerlukan pengawasan dan pemeriksaan pangan yang lebih intensif dan secara langsung,” jelas Elly.

Sumber : Merdeka.com

Foto : Wali Kota Bandung Ridwan Kamil . ©2018 Merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Bupati Bogor Ajak Jadikan Malasari Titik Awal Kebangkitan Bogor, PPLI Perkuat Komitmen Lestarikan Alam dan Warisan Sejarah

28 July 2026 - 14:02 WIB

Dedie Rachim Apresiasi Wakaf Warga Sukadamai untuk Kepentingan Masyarakat

27 July 2026 - 09:46 WIB

TIngkatkan Efisiensi dan Efektivitas, Kendaraan Operasional Disperumkim Dipasangi GPS dan Fuel Sensor

22 July 2026 - 10:20 WIB

Pemkot Bogor Gencarkan Razia Angkot Tua

21 July 2026 - 22:12 WIB

Dedie-Jenal Perkuat Pelestarian Sejarah, Seni, dan Budaya melalui Berbagai Terobosan

20 July 2026 - 22:08 WIB

Trending on Kabar Bogor