Menu

Dark Mode
PLN UPT Cirebon dan YBM PLN Gelar Berbagi Berkah Ramadhan Tim PDKB PLN UPT Cirebon Tuntaskan Perbaikan Hot Spot di GI Kamojang Jaga Keandalan Pasokan Listrik di Wilayah Garut, PLN UPT Cirebon Tetap Laksanakan Sweeping Layangan Libur Lebaran 1447 H, Ini Layanan Dinkes Kota Bogor Hanif Faisol: Stasiun dan Terminal Harus Miliki Dokumen Persetujuan Lingkungan Mudik Tenang! BPJS Kesehatan Siagakan Layanan JKN Selama Libur Lebaran 2026

Bogoh Ka Bogor

Bima : TOD Upaya Akselerasi Penanggulangan Transportasi

badge-check


					Bima : TOD Upaya Akselerasi Penanggulangan Transportasi Perbesar

Dibangunnya Transit Oriented Development (TOD) kawasan Stasiun Bogor serta halte dan stabling di Kelurahan Sukaresmi, Tanah Sareal, Kota Bogor adalah sebagai upaya akselerasi penanggulangan masalah transportasi di Kota Bogor.

Wali Kota Bogor Bima Arya menegaskan hal tersebut usai acara penandatanganan nota kesepahaman sinergi Transit Oriented Development (TOD) kawasan Stasiun Bogor dan rencana pembangunan halte dan stabling Kelurahan Sukaresmi di Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (11/09/2017).

Sebab, dijelaskan Bima, jika kedua rencana pembangunan fasilitas publik penunjang transportasi tersebut tidak dilakukan Pemerintah Kota Bogor akan terjadi penumpukan konsentrasi penumpang di pusat Kota Bogor.

“Ini mengingat Bogor juga menjadi salah satu pusat aktivitas pemerintahan yang dibarengi dengan makin meningkatnya jumlah penumpang dan arus komuter yang semakin tinggi. Nah, ini juga kalau tidak dilakukan dan tidak ditata menjadi percuma,” tuturnya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pun, lanjutnya, telah melakukan banyak kegiatan untuk melakukan penataan di kawasan Stasiun Bogor yang masuk prioritas utama termasuk untuk di Sukaresmi dengan telah dilaksanakannya pembebasan lahan.

“Jadi Pemerintah Kota Bogor ini sudah sangat siap. Tinggal bagaimana dengan kementerian dan PT. Waskita untuk mengaturnya, dan MoU ini menjadi dasarnya,” kata Bima.

Dilakukannya penataan kawasan Stasiun Bogor dan pembangunan halte serta stabling di Sukaresmi, menurut Bima, untuk mengurangi penumpukan penumpang dan komuter di Stasiun Bogor. Oleh sebab itu, sambungnya, diambil langkah akselerasi tersebut untuk mengurai kepadatan di pusat kota.

sumberkotabogor.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Danantara Tunjuk Investor Tiongkok untuk Proyek PSEL Bogor Raya

14 March 2026 - 10:15 WIB

63 Tenant UMKM Ramaikan Balkot Ramadan Festival 2026

12 March 2026 - 10:21 WIB

Pemkot Bogor Perkuat Integritas ASN Lewat Forum Penguatan Integritas

12 March 2026 - 10:21 WIB

DPR RI Puji Kebersihan dan Kualitas Pangan di Pasar Jambu Dua

11 March 2026 - 10:36 WIB

Yantie Rachim Jenguk Korban Kebakaran Tegallega, Pastikan Pendampingan dan Perawatan

6 March 2026 - 23:42 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor