Menu

Dark Mode
Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil Magelang Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru Komitmen Pemkot Bogor dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Lewat Kolaborasi Kisah Penangkapan Lele Raksasa Sebesar Beruang Ritual Seram ‘Sunjang’ di Korea Kuno Tumbalkan Seluruh Keluarga Pesaing Starlink dari Amazon Akan Beroperasi Tahun Ini

Bogoh Ka Bogor

Yantie Rachim Jenguk Korban Kebakaran Tegallega, Pastikan Pendampingan dan Perawatan

badge-check


					Yantie Rachim Jenguk Korban Kebakaran Tegallega, Pastikan Pendampingan dan Perawatan. (foto: kominfo) Perbesar

Yantie Rachim Jenguk Korban Kebakaran Tegallega, Pastikan Pendampingan dan Perawatan. (foto: kominfo)

Kota Bogor-Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor, Yantie Rachim, menjenguk dua orang korban kebakaran yang masih dirawat intensif di Rumah Sakit (RS) PMI Kota Bogor, Jumat (6/3/2026).

Peristiwa kebakaran yang diduga akibat kebocoran gas tersebut terjadi pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 19.25 WIB di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Tegallega, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Akibat kebakaran itu, satu orang anak berusia 8 tahun dan seorang nenek mengalami luka bakar, sementara satu orang balita berusia 1,4 tahun meninggal dunia.

Saat kejadian, seorang ibu korban yang juga penghuni rumah tersebut selamat karena sedang bekerja. Kepada keluarga korban, Yantie Rachim menyampaikan belasungkawa atas peristiwa yang terjadi.

“Saya mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya balita akibat kebakaran ini. Kepada korban yang masih dirawat kami akan melakukan pendampingan. Kondisi korban juga akan terus diobservasi oleh dokter-dokter dari PMI. Kemungkinan akan ada tindakan operasi dan nenek juga harus dirujuk ke Jakarta,” ujar Yantie Rachim kepada awak media.

Dalam kunjungan tersebut, Yantie Rachim juga membawa bantuan untuk para korban serta santunan duka cita. Dirinya meyakinkan bahwa para korban akan dicarikan tempat hunian sementara setelah dinyatakan sembuh.

Melihat peristiwa ini, Yantie Rachim mengimbau warga Kota Bogor untuk selalu berhati-hati terhadap barang yang berisiko tinggi di dalam rumah, seperti gas, listrik, maupun peralatan elektronik lainnya.

Sementara itu, terkait pembiayaan, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, Erna Nuraena, mengatakan bahwa seluruh proses administrasi telah diselesaikan dan korban yang masih menjalani perawatan seluruhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Awalnya pasien ini merupakan peserta BPJS mandiri. Namun karena terjadi peristiwa kebakaran dengan tingkat layanan tertentu, alhamdulillah hari ini seluruh administrasi sudah kita selesaikan. Jadi seluruh proses pembiayaan, baik pasien anak yang dirawat di PMI maupun nenek yang akan dirujuk ke Jakarta, sudah dijamin oleh BPJS,” ujarnya.

Di samping penanganan medis, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor juga memastikan adanya pendampingan untuk memperhatikan kondisi psikologis keluarga yang selamat maupun korban yang masih dalam perawatan.

“Nanti selain penanganan pasien di rumah sakit, kami juga akan memperhatikan kondisi psikologis ibunya dengan pendampingan dari puskesmas,” ujar Erna.

Direktur Pelayanan Medis RS PMI Kota Bogor, Firmansyah Abdi, mengatakan bahwa saat ini kondisi nenek yang masih dalam perawatan mengalami luka bakar derajat dua dengan luas luka sekitar 80 persen.

Akibat kondisi tersebut, korban juga mengalami trauma serta cedera pada saluran napas, sehingga perawatan terbaik bagi pasien berada di rumah sakit tipe A.

“Rumah sakit tipe A di Bogor memang belum ada. Karena itu kami sudah berkoordinasi dan menghubungi beberapa rumah sakit besar di Jakarta yang dapat menangani pasien ini,” ujar Firmansyah.

Sementara itu, untuk sang anak direncanakan akan dilakukan tindakan bedah plastik berupa pembersihan luka. Namun sebelum itu dilakukan, kondisi pasien harus terlebih dahulu pulih dari mineral-mineral yang hilang akibat luka bakar.

Ia berharap dengan tindakan dan perawatan yang dilakukan, kondisi anak dan sang nenek dapat terus membaik. kmf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Komitmen Pemkot Bogor dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Lewat Kolaborasi

15 April 2026 - 08:37 WIB

Wali Kota Bogor Ajak PKL Naik Kelas, Didukung KUR BJB Rp12 Miliar

12 April 2026 - 17:48 WIB

Wujudkan Kota Tertib dan Bersih, Pemkot Bogor Gencarkan Penataan

9 April 2026 - 17:49 WIB

Pemkot Ajak Konsistensi Jaga Kebersihan Kota Bogor

7 April 2026 - 19:48 WIB

Wali Kota Bogor Buka Bimbingan Manasik Haji, Ingatkan Pentingnya Kesehatan Jamaah

2 April 2026 - 21:17 WIB

Trending on Bogoh Ka Bogor