Jumlah Kasus Kekerasan Anak di Kota Bogor Meningkat

DPRD SEPAKAT TERBITKAN PERDA KOTA LAYAK ANAK

Anak sebagai potensi bangsa harus dijamin kehidupannya, sehingga terdapat rasa aman dan nyaman, terlindungi dari perlakuan diskriminasi dan kekerasan serta mampu mengembangkan dirinya melalui kebijakan yang berpihak pada kepentingan anak. Demikian ungkapan yang disampaikan Ketua Panitia khusus (Pansus) Raperda tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak, H.Najamudin, M Pd.I ketika ia mengawali membacakan laporan Pansus Raperda Penyelenggaraan Kota Layak Anak, pada Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor yang dipimpin Ketua DPRD Untung W Maryono, SE, Rabu 9 Nopember 2016 lalu.

Perda tentang Penyelenggaraan Kota Layak Anak, merupaka perda yang diperlukan untuk mengawal sekaligus menjadi dasar hukum bagi usaha-usaha mewujudkan Kota Bogor sebagai Kota yang ramah bagi anak.Kota Layak Anak pada dasarnya merupakan kota yang pemerintahnya bersama masyarakat yang terdiri dari keluarga serta kalangan swasta berkomitmen untuk memperhatikan kepentingan, kebutuhan dan hak-hak anak di dalam membangun dan mengelola kota.

Kebijakan dan perencanaan pembangunan serta pengelolaan kehidupan masyarakat perlu disusun berbasis pada kepentingan menjamin terpenuhinya hak-hak anak serta memprioritaskan kepentingan-kepentingan serta kebutuhan-kebutuhan anak. Sebab, faktanya kehidupan anak-anak hingga saat ini masih dihadapkan pada perbagai persoalan yang muncul akibat adanya pengabaian atau bahkan pelanggaran terhadap hak-hak anak.

klik halaman selanjutnya

print

You may also like...