Menu

Dark Mode
Donald Trump Malah Mau Bikin Pasukan AI Padahal Ilmuwan Minta Setop SpaceX Target Starship Meluncur ke Orbit 28 September Donald Trump Mau Ubah Istilah AI, Siapkan Tiga Usulan Mahasiswa Undip Ciptakan ‘Kecoak Hybrid’, Bisa Cari Korban Bencana Alasan Kenapa Handphone yang Tethering Nyala Jangan Disimpan dalam Tas Data Center AI Meta Diduga Bocorkan Bakteri Mematikan ke Air untuk Irigasi Kota

Headline

Pelaku Bom Samarinda Diduga Tinggal di Bogor

badge-check


					Pelaku Bom Samarinda Diduga Tinggal di Bogor Perbesar

Pelaku Diduga Orang Bogor

Kepolisian Resor Bogor Kabupaten, Polda Jawa Barat, melakukan konfirmasi terkait identitas pelaku bom molotov di Samarinda, Kalimantan Timur, guna memastikan kebenaran informasi tersebut.

“Kami telah mengkonfirmasi dengan kepolisian setempat terkait identitas pelaku, benar tidaknya warga Bogor, tetapi belum ada jawaban. Kemungkinan di sana masih sibuk jadi kami masih menunggu informasi jelasnya,” kata Kapolres Bogor, AKBP Andi Moch Dicky, Ahad (13/11).

Sebelumnya, kepolisian setempat mengatakan bahwa pelaku pengeboman itu diduga berdomisili di Bogor. Dicky mengaku belum mendapat konfirmasi terkait identitas pelaku bom molotov di Gereja Oikemene tetapi telah melakukan upaya kesiapsiagaan dan kewaspadaan anggota untuk ditingkatkan. “Pengaman sudah rutin kami lakukan terutama di gereja, apalagi setiap Sabtu dan Minggu merupakan hari ibadah umat Kristiani, hanya kesiapsiagaan anggota kami tingkatkan,” katanya.

Terkait kemungkinan ada pergerakan-pergerakan di masyarakat yang terlibat tindakan teroris di wilayah Bogor, menurut Dicky, kecil kemungkinan hal tersebut terjadi mengingat keberadaan personel di wilayah telah menjangkau seluruh kawasan Kabupaten Bogor. “Kami memiliki anggota Polsek di lapangan, program rutin Jumling di setiap wilayah, aparat ngariung bareng, salah satu program untuk menjangkau informasi dari seluruh wilayah,” katanya.

Dicky mengimbau masyarakat wilayah Bogor untuk tidak panik dengan informasi yang saat ini beredar di masyarakat dan diminta kerja samanya untuk segera melaporkan kepada aparat kepolisian apabila di wilayahnya terjadi kegiatan-kegiatan yang mencurigakan. “Masyarakat diharapkan jangan resah, pihak kepolisian sudah meningkatkan kesiapsiagaan dan silahkan menguhubungi polisi jika ada hal-hal yang mencurigakan,” katanya.

Sementara itu Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan Polda Jawa Barat telah menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi kejadian serupa. “Kasus bom molotov di Kalimantan telah diambil alih oleh Polda Kalimantan dan dibantu oleh Polri. Pelaku sudah ditangkap, informasinya masuk jaringan teroris bom buku tempo dulu,” kata Yusri.

Menurut Yusri, aparat kepolisian setempat sudah mengetahui identitas pelaku, tetapi belum ada perintah resmi dari Mabes Polri untuk melakukan tindakan di lapangan. Sebuah ledakan diduga bom terjadi di depan Gereja Oikumene di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo, Samarinda, Kalimantan Timur, Ahad siang, mengakibatkan sedikitnya empat orang terluka. Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.30 WITA. Ledakan itu berasal dari sebuah tas diduga berisi bom molotov yang dilempar pelaku yang kini sudah diamankan di Markas Kepolisian Resor Kota Samarinda.

[sumber antara]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Pemerintah Tetapkan 18 Hari Libur Nasional dan 8 Hari Cuti Bersama Tahun 2027

15 September 2026 - 20:36 WIB

Abu Vulkanik Menyebar, Kalbe Consumer Health dan PWI Kota Bogor Bagikan Masker 

9 September 2026 - 18:42 WIB

Galuga Kebakaran, Pemkot Bogor Gercep Padamkan

8 September 2026 - 21:24 WIB

Kopi Darat Bersama KGMP, BPJS Ketenagakerjaan Kebayoran Baru Perkuat Sinergi dan Perlindungan bagi Mitra Gojek

8 September 2026 - 10:03 WIB

Sinergi BPJS Ketenagakerjaan dan DMI Kebayoran Baru, Dorong Perlindungan Jaminan Sosial bagi Seluruh Perangkat Masjid

7 September 2026 - 10:18 WIB

Trending on Headline