Menu

Dark Mode
Dedie Rachim Tinjau Progres Awal Pembangunan Trase Baru Batutulis Pantai Butuh Kepedulian, Bukan Sampah Kisah Pulau Boneka Meksiko, dari Tragedi hingga Wisata Horor Mendunia Kenapa Muncul Rasa Ingin Mengunyah saat Mengantuk? Bestlife Bikin Pabrik AC dan Mesin Cuci Senilai Rp 178 Miliar di Tangerang Nilai Tukar Rupiah Makin Melemah, Indosat Fokus Jaga Stabilitas Bisnis

Kabar Bogor

Komisioner Banzas Kota Bogor di Tangan Kemenag

badge-check


					Komisioner Banzas Kota Bogor di Tangan Kemenag Perbesar

Sepertinya bursa Calon komisioner Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor lebih menarik dibandingkan dengan calon Direksi PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Buktinya hanya dalam 4 hari sejak dibuka pendaftaran yakni 10 Oktober-14 Oktober 2016, sudah tercatat ada sekitar 13 orang calon komisioner Baznas Kota Bogor.

“Alhamdulilah sejak dibuka pendaftaran sampai penutupan, ada sekitar 13 orang calon komisioner Baznas Kota Bogor yang mendaftarkan diri. Ini menandakan banyaknya orang yang peduli terhadap pengelolaan Baznas Kota Bogor,” kata Ketua Pansel Komisioner Baznas Kota Bogor Ade Sarmili kepada kabaronline.

Ade menambahkan, ke-13 calon komisioner tersebut akan mengikuti sejumlah rangkain test. Mulai dari test tertulis, test uji makalah, dan test pisikologi.

“Sesuai dengan Undang-undang no 23 tahun 2011 tentang undang-undang penyelenggaran zakat, ada sejumlah pesyaratan yang harus ditaati. Yakni persyaratan formatif dan persyaratan terukur. Persyaratan terukur seperti, berusia  minimal 40 tahun, tidak tercatat dalam pengurusan partai, tidak mendapatkan honor dari kenegaraan seperti pns dll, e-ktp,” jelas Ade.

Setelah dinyatakan lulus, pansel akan mengirimkan 10 nama sesuai rangking yang telah ditetapkan Baznas Kota Bogor ke Baznas Provinsi untuk dipertimbangkan dan diverifikasi.

“Jika Baznas Provinsi sudah mempertimbangkan dan diverifikasi, maka Baznas Kota Bogor akan mengusulkan 5 nama ke walikota untuk ditetapkan. 5 Nama itu akan mengisi posisi Ketua Baznas dan 4 Wakil Ketua,” katanya.

Lebih lanjut Ade menjelaskan, dalam pemilihan komisioner Baznas Kota Bogor terbebas dari intervensi pihak manapun, karena yang menetapkan Komisioner terpilih adalah Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Bogor via pansel.

“Pintu gerbangnya di pansel, Walikota tidak bisa mengutak atik rangking calon komisioner. Jika walikota memaksakan, akan kita tanya apa alasannya. Intinya keputusan di tangan Kemenag,” tegasnya.

Bergantinya komisioner Baznas juga berimbas kepada penggantian pegawai sekretariat Baznas Kota Bogor. Dalam surat yang dikirim dari Baznas pusat, pegawai sekretariat harus pns.

Berikut nama calon komisioner Baznas Kota Bogor yang sudah mendaftarkan diri di pansel. Rusli Saimun, Syarifuddin, Husen, Iskandar Zulkarnaen, Bambang Saputro, Ahmad Choliq Hafidz, Mas’ud, Jejen, Chotib Malik, Agus Aminsyah, Anto Apriyanto, Kundan Du’ali dan Khotimi.

#pratama

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Dedie Rachim Tinjau Progres Awal Pembangunan Trase Baru Batutulis

28 May 2026 - 21:33 WIB

​Wujudkan Kota Tangguh Bencana, BPBD Kota Bogor Rampungkan Dokumen Renkon Banjir dan Gempa Bumi

25 May 2026 - 22:16 WIB

Pengujian Tanah di Jalan Batutulis Selesai, Pengerasan Tanah Dimulai

25 May 2026 - 21:42 WIB

Pemkot Bogor Siapkan Normalisasi Drainase di Sejumlah Titik Rawan Banjir

24 May 2026 - 23:15 WIB

Yus: Akhiri Polemik, Mukota Kadin Kota Bogor Sudah Tepat

23 May 2026 - 20:12 WIB

Trending on Kabar Bogor