Reza Direhabilitasi Sebagai Wujud Penyelamatan

Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Komjen Budi Waseso menyatakan upaya rehabilitasi penyanyi Reza Artamevia adalah upaya kemanusiaan dalam bentuk penyelamatan. Demikian dituturkan Buwas –sapaan akrab Budi Waseso- menanggapi perihal tertangkapnya Reza dalam kasus narkoba beberapa waktu lalu dan dikabulkannya permohonan rehabilitasi.

“Kami telah menggandeng para penggiat artis lainnya untuk memerangi peredaran narkoba di kalangan selebriti. Proses rehabilitasi penyanyi Reza dilakukan di BNN adalah bentuk sudut kemanusiaan sebagai pengguna narkoba,” kata Buwas disela-sela acara Safari Buru Perbakin di Balaikota Bogor, Jumat (2/9/2016).

Namun, lanjut Buwas, nanti petugas akan menelusuri bagaimana cara Reza dalam mendapatkan narkoba tersebut. Sejauh ini menurut Buwas, maraknya artis yang menjadi pengguna narkoba karena kehidupannya yang rentan dalam penyalahgunaan.

“Permasalahan narkoba tidak hanya menjadi tugas Kepolisian dan BNN saja, tetapi semua pihak memiliki peran untuk melakukan pencegahan bersama. Semua punya peran, jangan serahkan semua ke Polisi, BNN atau BNNK saja. Guru, sekolah, orang tua, lingkungan sekolah, termasuk sesama murid, jika semua bergerak, persoalan narkoba akan selesai,” tegasnya.

Penanganan narkoba lanjutnya, tidak harus menunggu terbentuknya Badan Narkotika Nasional Kota/Kabupaten atau BNNK, karena terbatasnya kemampuan negara dalam hal anggaran maupun infrastruktur.

“Kami terus berupaya agar BNNK di wilayah dapat terbentuk, termasuk di Kota Bogor. Dalam penanganan narkoba upaya pencegah penting. Salah satunya melalui sosialisasi dan kampanye anti narkoba, seperti yang dilakukan Safari Buru Perbakin Kota Bogor ini,” katanya.

Sementara itu Kapolres Bogor Kota AKBP M Darwis mengatakan, salah satu upaya mencegah maraknya peredaran narkoba di Kota Bogor adalah dengan gencar kampanye jauhi narkoba dan terbentuknya BNNK.

“Kita sama-sama perangi narkoba dengan kampanye di setiap ada kesempatan,” katanya.

Seperti diberitakan Reza Artamevia diamankan bersama Gatot Brajamusti cs di kamar Hotel Golden Tulip, Mataram, Minggu, (28/8/2016). Mereka diduga hendak berpesta narkoba.

#pratama

print

You may also like...