Menu ✖

Dark Mode
Partai Donald Trump Kalah Telak, Donasi Elon Musk Gagal Total Ilmuwan Temukan Mineral Mirip Kryptonite Superman, Ini Faktanya HP China Sudah Tidak Laku, Ramai-Ramai Beralih ke iPhone Karyawan Terancam Dipenjara Usai Sadap Ucapan Bos Saat Rapat Teleskop Antariksa NASA Jatuh ke Bumi Hari Ini, Apa Berbahaya? Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

Headline

Walikota Bogor Dinilai Langgar Sumpah Jabatan

badge-check


					Walikota Bogor Dinilai Langgar Sumpah Jabatan Perbesar

image

Sejumlah elemen masyarakat menilai Walikota Bogor Bima Arya telah melanggar sumpah jabatan yang telah diambilnya. Salah satunya yaitu dengan memenuhi undangan acara peresmian Kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) beberapa waktu lalu.

Sebab, elemen masyarakat itu menilai HTI merupakan lembaga yang bertentangan dengan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

Ketua Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bogor Rachmat Imron Hidayat menegaskan hal itu saat digelarnya konferensi pers Gerakan Rakyat Untuk Pancasila (GRUP) di Taman Topi, Jalan Kapten Muslihat, Bogor Tengah, Kamis (11/02/16).

“Walikota datang atas undangan HTI, dengan dalih apapun tetap saja itu berarti telah mencederai dan mengingkari jabatan serta kewenangannya. Kami menuntut supaya walikota segera mencabut peresmian sekretariat HTI dan tidak mengijinkan HTI untuk berkembang di Kota Bogor serta menyampaikannya secara terbuka baik melalui media cetak maupun elektronik,” tegas Romi sapaannya.

Jika walikota tidak bersedia, maka katanya, diminta untuk segera mundur secara terhormat dari jabatannya karena sudah melanggar sumpah jabatan dan gagal faham.

Atas dasar itu pula, lanjut Romi, mereka yang tergabung dalam GRUP akan mendesak DPRD Kota Bogor untuk menggunakan hak angket lantaran walikota telah menyalahgunakan wewenangnya sebagai kepala daerah dan melanggar konstitusi.

“Kita akan segera bergerak ke DPRD agar para wakil rakyat segera bertindak,” tandasnya.

Sekadar informasi, elemen masyarakat yang bergabung dalam GRUP ini adalah GP Ansor, DPD KNPI Kota Bogor, KPTB, IPNU-IPPNU, Prodem, DPD Mapacas, GMNI Bogor Raya, PMII Pakuan, BEM FH Unida, serta masih banyak lagi elemen lainnya. #D. Raditya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Read More

Sultan HB X Sentil Hasyim Wacana Pajaki Tukang Cukur: “Usung Kursi Mengko dipajaki, Kayak VOC Wae”

4 November 2026 - 15:40 WIB

Nazmi, Pesilat Kota Bogor Lolos ke Perempat Final

4 November 2026 - 15:12 WIB

22 Ribu BPJS PBI Warga Sleman Mendadak Nonaktif, Pasien Gagal Ginjal Terancam Tak Bisa Berobat

3 November 2026 - 17:43 WIB

DPRD DIY Sayangkan 0 Persen Anggaran untuk Warga Pinggiran Code-Winongo

3 November 2026 - 14:35 WIB

Lahan Pertanian Susut 200 Hektare Pertahun, DPRD DIY Desak Audit Pemilik Bangunan Pelanggar

2 November 2026 - 16:57 WIB

Trending on Headline